
Di lorong Gua, dengan jarak yang cukup jauh dari lokasi para Giant Cyclops, Unseen bersiap untuk menghabisi satu-satunya Giant Cyclops yang mencoba keluar dari Gua.
Unseen tak lupa menyusun rencana untuk membunuh Giant Cyclops.
Kemudian Unseen melihat sebuah bayangan batu yang menutupi jalan. Ini adalah lokasi yang diharapkan Unseen untuk membunuh Giant Cyclops.
Unseen bergerak menuju bayangan batu tersebut dan memasuki bayangan tersebut. Kemudian Unseen mulai mengaktifkan salah satu skill baru yang ia peroleh.
"Shadow Trap."
Setelah Channeling sekitar 3 detik, skillnya akhirnya siap digunakan. Pas banget Giant Cyclops tinggal beberapa langkah menuju bayangan batu tempat Unseen berada.
Kemudian Unseen keluar dari bayangan batu tersebut lalu bersembunyi tidak jauh dari sana. Sedangkan Giant Cyclops, ia tidak merasakan ada yang aneh di sekitarnya. Ia tetap melangkah maju keluar dari Gua.
Kaki kanannya melangkah dan menginjak bayangan batu tersebut, tiba-tiba kaki kanannya tenggelam setinggi tulang kering ke dalam bayangan tersebut.
"Um.. Argh... Rarrr~"
Giant Cyclops terkejut, kemudian Ia berusaha untuk mengeluarkan kaki kanannya dari dalam bayangan tersebut. Namun bukannya keluar, semakin ia mencoba mengeluarkannya, kaki kanannya semakin terperosok ke dalam bayangan tersebut.
Kini kaki kanannya sudah tenggelam setinggi lututnya.
Perbedaan pijakan diantara kedua kakinya, membuat Giant Cyclops kehilangan keseimbangan dan terjatuh.
"Yeah! Berhasil."
Ini adalah efek dari skill Shadow Trap. Dimana makhluk hidup yang menginjak bayangan ini, akan terperangkap di dalamnya. Efek skill ini mirip seperti pasir hisap, Semakin banyak tenaga yang dikerahkan untuk mencoba keluar, maka akan semakin terperosok ke dalam.
Efek skill ini hanya berlangsung selama 30 detik, walaupun tergolong singkat, namun 30 detik di dalam pertempuran bukanlah hal yang singkat. 30 detik itu bisa saja mengubah si pertempuran, mengubah keunggulan menjadi kekalahan.
Meskipun terlihat cukup overpower, skill ini bisa dibatalkan dengan cara menggunkan skill Blink atau transfer ruang angkasa, dan juga skill ini bisa dihilangkan dengan menggunakan Skill Anti-debuff.
Bisa juga menghindari skill ini dengan memotong kaki atau bagian tubuh yang terperangkap, dengan premis akan kehilangan sejumlah kekuatan tempur, kecuali memiliki skill regenerasi yang cukup cepat.
Unseen tidak akan membiarkan 30 detik dari efek skill 'Shadow Trap' terbuang sia-sia. Ia segera mendekati Giant Cyclops yang mencoba berdiri dan mengeluarkan skill-skill lainnya.
"Shadow Bind."
Giant Cyclops yang mencoba berdiri, tiba-tiba beberapa bayangan mulai melilit tubuh Giant Cyclops yang membuatnya tidak bisa bergerak sedikitpun.
"Shadow Thorn."
Bayangan yang berada di bawah tubuh Giant Cyclops dan bayangan yang melilit tubuhnya mulai memuncullan duri tajam yang menusuk tubuh Giant Cyclops cukup dalam.
__ADS_1
"GRAAAA~"
Giant Cyclops berteriak kesakitan.
Jika Shadow Trap dan Shadow Bind adalah Skill Crowd Control, maka Shadow Thorn adalah Skill Damage.
Shadow Thorn adalah Skill serangan dimana bayangan disekitar (terdekat) mengeluarkan duri dan menusuk target yang ditunjuk. Biasanya hanya bayangan dibawah kaki target yang mengeluarkan duri.
Namun Unseen mengkombo skill ini dengan skill Shadow Bind, dimana bayangan mengikat tubuh target. Dengan banyaknya bayangan terdekat, maka jumlah duri yang muncul dan menyerang target akan semakin banyak.
"Scythe~"
Bilah sabit Unseen yang melengkung mulai mengumpulkan Aura bayangan, kemudian Unseen mulai memberikan tebasan dari jarak jauh.
Hujan tebasan bayang mulai Unseen keluarkan dan terfokus mengarah kepada leher Giant Cyclops. Serangannya terfokus pada satu titik, guna melakukan sayatan terus-menerus dengan tujuan memotong leher Giant Cyclops.
"GRAAAA~"
Terkena tebasan demi tebasan Unseen tanpa bisa menghindar, Giant Cyclops hanya bisa berteriak kesakitan.
Tubuhnya terkena dua skill Crowd Control yang membuatnya tidak bisa melawan, ia hanya bisa pasrah dan berharap pada daya tahan tubuhnya yang rapuh, atau keajaiban yang mungkin saja terjadi.
Namun sayang, tidak ada keajaiban yang terjadi. Tubuhnya yang rapuh tidak bisa menahan serangan demi serangan Unseen. Meskipun efek dari kedua skill Crowd Control sudah berakhir, Giant Cyclops tidak bisa berbuat apa-apa.
Hingga akhirnya, Giant Cyclops mati kehabisan darah, dan Unseen memenangkan pertempuran.
Meskipun begitu, Unseen menang bukan tanpa kekurangan. Ia hampir menghabiskan semua Aura yang ada ditubuhnya.
Ketiga skill pertama ia gunakan melebihi setengah dari cadangan Aura di dalam tubuhnya. Ditambah sayatan bertubi-tubi yang dilapisi oleh Aura bayangan, menghabiskan Aura miliknya sedikit demi sedikit.
Sudah 3 dari 4 skill baru yang Unseen gunakan, serta peningkatan skill sayatannya. Yang sebelumnya hanya Aura bayangan yang melilit kedua sabit tangannya hanya untuk penguatan serangan, tanpa bisa digunakan untuk serangan jarak jauh, kini bisa digunakan untuk sarana serangan jarak jauh.
Pertarungan ini cukup melelahkan bagi Unseen, untung saja ia memiliki Skill CC dan serangan yang cukup berguna untuk situasi seperti ini.
Untuk skill keempat yang belum ditunjukkan Unseen, saat ini hanya akan menjadi misteri untuk sementara waktu.
Unseen menyeret tubuhnya yang kelelahan, untuk mulai melakukan pembongkaran terhadap mayat Giant Cyclops yang dikalahkannya.
Setidaknya Ia harus mendapatkan manfaat dari pertarungan sebelumnya.
...****************...
Beralih ke sisi Shiro.
__ADS_1
Setelah memperoleh Orb dengan percuma dari One-Horned Giant Cyclops, Shiro langsung menyimpan Orb tersebut ke dalam ruang penyimpanannya.
Ia tidak ingin Orb yang susah payah ia dapatkan, terjatuh begitu saja ketika ia bergerak.
"GRAAA~"
Sebuah rauangan kecil terdengar dari luar Gua. Membuat One-Horned Giant Cyclops terbangun dan keempat pengawalnya waspada.
Shiro tidak terlalu mengharapkan hal ini terjadi, namun ia juga siap dengan kondisi seperti ini.
Raungan tersebut berasal dari Giant Cyclops yang dilawan Unseen. Jika berada di alam liar, dengan jarak sejauh itu, raungan tersebut tidak akan terdengar sampai kesini.
Namun sayangnya mereka berada di dalam Gua, dimana suara yang sedikit keras, bisa menggema cukup jauh, gelombang suaranya menjalar sampai ke ujung Gua.
Shiro kemudian memandang ke lorong Gua tempat Unseen pergi mengikuti salah satu Giant Cyclops.
Kemudian Shiro membatalkan efek Stealth, dan berteriak kepada para Giant Cyclops yang perhatiannya teralihkan ke lorong menuju ke luar Gua.
"Hei, apa yang kalian lihat ?"
Suara Shiro terdengar oleh mereka, membuat mereka semua melirik ke arah Shiro secara bersamaan.
Sengaja Shiro mengalihkan perhatian mereka, agar fokus mereka berubah, yang awalnya ke rekan mereka yang keluar Gua, kini fokus menatap Shiro.
"GRAAA~"
"ARRGGGH~"
Keempat penjaga meraung ke arah Shiro, namun Shiro tidak takut sedikutpun.
One-Horned Giant Cyclops kemudian berdiri dan menatap Shiro dengan ganas. Kemudian sebuah bola jatuh menggelinding dari pangkuannya.
Melihat bola tersebut, One-Horned Giant Cyclops tertegun sejenak, kemudian Ia mulai panik memeriksa celana tarzannya.
Ia tidak menemukan apa yang ia cari, kemudian One-Horned Giant Cyclops menatap Shiro dengan mata merah yang cukup ganas.
Kemudian One-Horned Giant Cyclops menginjak material berbentuk bola yang ditukar Shiro dengan Orb tersebut.
"Sayang sekali, material tersebut jika dijual, masih cukup berharga. Mungkin bisa dapat 10 sampai 30 Gold." Shiro mendesah ringan.
Lalu One-Horned Giant Cyclops menghentakkan kakinya beberapa kali, dan mulai meraung dengan keras ke arah Shiro.
"GRAAAAAAAA~"
__ADS_1