Shiro : The Secret Hero

Shiro : The Secret Hero
129. Berakhir


__ADS_3

Setelah Shiro melemparkan Twin White Tiger ke dalam tubuh Undead Dragon untuk membantu Unseen dalam menghadapi hambatan.


Memasuki tubuh Undead Dragon, Twin White Tiger bertransformasi menjadi Roh Harimau Putih.


Transformasi Roh berbeda dengan transformasi wujud. Dalam transformasi wujud, Twin White Tiger benar-benar berubah menjadi sosok Harimau Putih.


Sedangkan transformasi Roh hanya menambah Roh pada Twin White Tiger. Anggap saja sebagai visual efek pada senjata, wujud aslinya masih berupa Senjata Kerambit yang terbang menghindari target, namun serangannya masih berupa tusukan atau sayatan.


Transformasi Roh Harimau Putih memiliki keuntungan yaitu Roh tersebut dapat menghindari dan menembus target, namun tidak dengan senjatanya. Senjatanya hanya bisa menghindar, bukan menembus.


Di dalam tubuh Undead Dragon ternyata tidak bolong sepenuhnya atau hanya ada Kerangka luar. Pemikiran tersebut ternyata salah.


Di dalam tubuh Undead Dragon ternyata masih banyak tulang yang terjalin yang membuatnya seperti berada di dalam labirin. Mungkin hal ini juga karena bentuk tubuh Undead Dragon yang besar, dan juga sarana perlindungan diri. Jadi ini adalah hal yang wajar.


Twin White Tiger tampak terus terbang mencari keberadaan Unseen di tengah labirin tulang.


Dalam bentuk Roh, kemampuan persepsi, pendengaran, ataupun penciumannya berkurang setengahnya. Jadi walaupun bentuk Roh memiliki kelebihan, namun memiliki kelemahan juga.


Meskipun begitu, naluri binatang buasnya masih belum berkurang sedikitpun. Melalui instingnya, Twin White Tiger terus terbang mencari keberadaan Unseen.


Setelah beberapa menit berlalu, akhirnya Twin White Tiger mendengar suara benturan yang cukup keras. Ia yakin kalau suara tersebut adalah suara Unseen.


Twin White Tiger mengikuti asal suara tersebut, dan akhirnya melihat keberadaan Unseen.


Terlihat Unseen sedang mencoba menyayat bola tulang hitam dengan sabit tangannya. Namun serangannya hanya menimbulkan goresan Putih kecil, yang langsung pulih kembali.


Unseen menoleh kebelakang karena merasakan kedatangan sesuatu, ia pun melihat Twin White Tiger yang terbang ke arahnya.


"Kiek~"


Unseen berbicara kepada Twin White Tiger. Mungkin karena sesama jenis hewan, Twin White Tiger mengerti ucapan Unseen untuk membantunya menghancurkan Bola Tulang Hitam yang diserang Unseen sebelumnya.


Twin White Tiger membalas ucapan Unseen dengan tindakan. Toh dalam wujud Roh, Twin White Tiger tidak bisa bicara, ia hanya bisa mendengar dan mengerti ucapan Unseen.


Twin White Tiger mulai menusuk secara bergantian, Twin White Tiger memfokuskan serangannya pada satu titik.


Crack~


Bola Tulang Hitam terlihat berlubang oleh tusukan Twin White Tiger secara bertubi-tubi. Dari lubang yang dibuat, Unseen dan Twin White Tiger melihat sebuah Orb.


Belum sempat menyerang Orb tersebut, Bola Tulang Hitam mulai beregenerasi. Lubang yang telah dibuat sebelumnya, kini kembali terisi seperti sedia kala.


"Kiek~"

__ADS_1


Unseen mengajak Twin White Tiger untuk bekerja sama menyerang secara bergantian. Jangan sampai serangan mereka terhenti oleh kemampuan regenerasi lawan.


Keduanya mulai menyerang secara bertubi-tubi untuk menghancurkan Bola Tulang Hitam dan juga menghancurkan Orb yang dilindunginya.


Bahkan Unseen juga mulai mengerahkan semua kemampuan yang dimilikinya untuk menghancurkan Bola Tulang Hitam dan Orb yang ada di dalamnya.


...****************...


Di sisi lainnya.


Mencoba mengukur waktu, Shiro bersikap offensive dan terus menyerang Undead Dragon tanpa diberi napas sedikitpun.


Undead Dragon hanya bisa bertahan oleh gempuran serangan Shiro tanpa bisa melawan sedikitpun.


Para pahlawan lainnya pun ikut membamtu menyerang Undead Dragon dari kejauhan.


Walaupun serangan mereka tidak berpengaruh banyak, namun Undead Dragon kesal dengan serangan semut-semut itu. Ia ingin sekali melawan, namun Shiro tidak memberinya kesempatan sedikitpun.


Undead Dragon hanya bisa menggertakkan giginya dan terus bertahan dari gempuran serangan Shiro.


"SIALAN KALIAN MANUSIA BAJINGAN."


Setelah mengucapkan itu, Undead Dragon merasakan sesuatu ditubuhnya. Ia terlihat gelisah dan berusaha mencabik dadanya.


Melihat perilaku abnormal dari Undead Dragon, Shiro senang. Itu berarti Unseen dan Twin White Tiger sedang melakukan tugasnya dengan baik.


BANG~


Kali ini Shiro menargetkan serangannya pada cakar Undead Dragon agar Undead Dragon tidak bisa berbuat apa-apa.


Shiro bisa saja membiarkan Undead Dragon mencabik tubuhnya dan ketika sudah menemukan letak dari Orb tersebut, ia bisa menghancurkannya dengan mudah.


Namun ia sudah mempercayakan tugas tersebut kepada Unseen dan Twin White Tiger. Karena tugas telah diserahkan, Shiro harus mempercayai keduanya. Jika Shiro ikut campur, Unseen dan Twin White Tiger bakalan kecewa kepadanya.


Jadi yang bisa dilakukan Shiro hanyalah membantu mereka agar tidak menghadapi bahaya yang lain dengan cara tidak membiarkan Undead Dragon bertindak sesuka hati, dan terus menyerang Undead Dragon.


Shiro juga percaya, penghalang yang melindungi Orb pasti bisa beregenerasi juga. Jadi Ia hanya perlu menghancurkan anggota tubuh Undead Dragon yang lain agar kemampuan regenerasi dari Undead Dragon terfokus kepada anggota tubuh yang ia hancurkan.


BANG~


BANG~


BANG~

__ADS_1


Shiro terus memukul Undead Dragon dengan keras. Undead Dragon dapat merasakan serangan dari Shiro lebih ganas dari sebelumnya.


Zizizi~


Undead Dragon hanya bisa menggertakkan giginya dan mulai melawan. Ia hanya bisa mengeluarkan aliran listrik ke seluruh tubuhnya untuk mencoba mencegah Shiro terus menyerang.


Namun aliran listrik yang mengalir kuat tidaklah bertahan lama, Shiro yang sempat mundur, kembali menjadikan tubuh Undead Dragon sebagai samsak tinju.


Serangan aliran listrik yang menyelimuti tubuh Undead Dragon merupakan serangan paling lemah. Namun Undead Dragon tidak bisa mengeluarkan skill kuat lainnya.


Selama Ia membuka mulutnya untuk mengeluarkan nafas api, Shiro akan memukul kepalanya dan membuat dirinya menelan kembali nafas api tersebut.


Begitupun dengan tanduknya, selama Ia ingin menyambar musuh dengan kejutan petir, Shiro akan mematahkan kedua tanduknya yang membuat ketidakseimbangan Aura yang menggagalkan serangannya.


"Bagaimana? Apakah kau ingin menyerah?" tanya Shiro.


"AKI TIDAK AKAN MENYERAH KEPADA MAKHUK RENDAHAN SEPERTI KALIAN"


"Dasar keras kepala."


Shiro terus memukul tubuh Undead Dragon tanpa memberinya jeda sedikitpun.


Undead Dragon merasakan sakit, tidak hanya dari serangan Shiro, tapi juga dari Inti Kristal Jiwanya yang sedang diserang.


Rasa sakit yang berada di dadanya menjadi semakin sakit. Undead Dragon tidak bisa berbuat apa-apa melawan Shiro.


Walaupun Undead Dragon tahu bahwa ia akan mati, Egonya yang besar membuat dirinya tidak mau menyerah kepada Ras yang berada dibawah kemuliaan rasnya.


Undead Dragon lebih baik mati dalam perjuangan daripada hidup dibawah pengampunan makhluk yang lebih rendah daripada kemuliaan rasnya.


Hanya dalam beberapa menit berjuang, akhirnya Undead Dragon merasakan bahwa Inti Kristal Jiwanya telah hancur.


Api Roh di matanya mulai mengecil, sampai akhirnya menghilang sepenuhnya. Tubuh Undead Dragon mulai runtuh dan ambruk.


Kejatuhan Undead Dragon terlihat oleh semua pahlawan, getaran yang ditimbulkan tidak membuat mereka goyah, melainkan mereka menjadi bahagia.


Beberapa mereka saling berpelukan dan bernapas lega, karena musuh yang terbilang mustahil bagi mereka, akhirnya telah dikalahkan.


Sedangkan Shiro, ia juga bahagia. Sebab, runtuhnya Undead Dragon tidak serta-merta membuat tubuhnya menghilang.


Tubuh Undead Dragon masih terlihat utuh.


Shiro sangat senang, karena tubuh Undead Dragon yang masih utuh mungkin bisa dijual dengan harga yang cukup besar.

__ADS_1


Pertarungannya tidaklah sia-sia. Walaupun ia tidak bisa mendapatkan Orb yang sangat berharga. Namun Setidaknya ada hasil yang bisa dibawa pulang dan diperjual-belikan.


"Hehe, AKU KAYA."


__ADS_2