
Tanpa pikir panjang, Shiro lalu mengeluarkan Soul Weapon Katananya dan berlari menerjang para Monster Lava itu.
"Rasakan ini~"
Slasshhh~ Slasshhh~ Slasshhh~
Shiro memotong tubuh para Monster Lava itu satu persatu sehingga membuat mereka terbelah-belah.
Namun meskipun begitu, tidak ada darah yang keluar dari Monster Lava itu. Shiro awalnya bingung, namun mengingat mereka semua terbuat dari lahar, ini cukup wajar.
Shiro mengabaikan Monster Lava yang telah ia tebas, dan berusaha membasmi Monster Lava sisanya. Akan tetapi, ketika Shiro fokus membasmi Monster Lava yang berusaha mendekatinys, Monster Lava yang telah ditebas dan tidak bergerak olehnya, mulai merayap dan tubuh mereka kembali bergabung.
Bahkan, tubuh Monster Lava yang ditebas Shiro mulai bergabung menjadi satu dan berubah menjadi lebih besar.
__ADS_1
Shiro yang sibuk menghabisi Monster Lava lainnya juga merasakan perubahan pada Monster Lava yang telah ia tebas. Dari persepsinya, Aura lahar di tubuh Monster Lava yang telah ia tebas, mulai bergabung menjadi satu dan nampak berubah menjadi lebih besar.
Melihat ini, Shiro langsung mengganti targetnya. Ia fokus menyerang Monster Lava yang telah bergabung menjadi lebih besar daripada yang lain.
Slasshhh~ Slasshhh~
Shiro memotong tubuh Monster Lava yang telah memperbesar itu, dan tersenyum, "Ini cukup mudah," pikirnya.
Namun setelah memikirkan hal ini, Monster Lava itu kembali membentuk ulang tubuhnya dan berusaha menjadi lebih besar. Tentu saja Shiro tidak akan membiarkan hal ini terjadi, ia kembali menembas-nebas tubuh Monster Lava itu. Tapi nampaknya usahanya terbilang sia-sia. Monster Lava itu tidak mati sama sekali, dan berusaha untuk kembali membentuk uang tubuhnya yang telah berceceran dimana-mana oleh tebasan Shiro.
Tiba-tiba kepala Unseen menciat keluar dari bayangan Shiro, "Oh ya, Aku lupa satu hal. Monster Lava hampir tak terkalahkan ketika berada di lingkungan yang penuh Lahar seperti saat ini. Mereka bisa menyerap lahar-lahar tersbut untuk memperbaiki dirinya sendiri."
Mendengar ucapan Unseen, Shiro jadi kesal. "Kenapa tidak bilang dari tadi?"
__ADS_1
BOOM~ Shiro menonjok bayangan di bawah kakinya yang membuat tanah tersebut hancur.
Untungnya, Unseen langsung bersembunyi ke dunia bayangan seperti memberi tahu Shiro akan hal itu. Ia telah mengira kalau Shiro bakal kesal dan marah, sehingga dengan sigap, ia berhasil bersembunyi dengan cepat.
"Tchih, berhasil menghindar! Lalu bagaimana cara mengalahkannya kalau begitu?" tanya Shiro kesal.
Suara Unseen muncul di benak Shiro menjawab pertanyaannya, "Karena Monster Lava terbuat dari lahar yang memiliki Aura. Jadi dengan menghilangkan Aura pada laharnya, Monster Lava itu akan berubah menjadi lahar biasa."
"Oh, jadi begitu!" ucap Shiro sambil mengangguk.
Selama ia tahu kelemahannya, ini adalah sesuatu yang mudah. Selain itu, tampaknya Monster Lava ini tidak punya cara menyerang lain, selain menghampiri musuhnya. Sehingga dengan ini, pertarungan akan sangat mudah baginya.
Selain itu, Shiro juga menemukan kalau tidak semua lahar di dalam Gate ini memiliki Aura. Hanya lahar yang muncul di dekat retakan-retakan besar yang memiliki kandungan Aura di dalamnya.
__ADS_1
"Kalau begitu, lanjut ronde kedua!"