
Pertanyaan Shiro bukanlah pertanyaan yang acak. Ia ingin tahu kenapa Bangsa Iblis ingin menduduki dunia tempat tinggalnya saat ini. Karena setahu dia, Iblis adalah makhluk yang kuat. Mereka mungkin bisa mempertahankan kekuatan mereka di Endless Land.
Iblis Orc itu terdiam sejenak sebelum menjawab pertanyaan Shiro: "Aku tidak tahu detailnya, namun aku tahu beberapa informasi."
"Apa itu?" tanya Shiro.
"Karena Endless Land tidak akan bertahan lama."
Jawaban dari Iblis Orc mengejutkan Shiro dan juga Unseen. Bahkan Unseen tidak percaya kalau Endless Land tidak akan bertahan lama.
"Apa maksudmu?"
"Kekacauan yang muncul di Endless Land adalah awal mula dari rangkauan aktivitas yang akan menghancurkan Endless Land."
Mendengar jawaban dari Iblis Orc, Shiro masih kurang paham sepenuhnya.
"Darimana kau tahu itu?"
Iblis Orc menjawab secara singkat: "Ramalan."
Shiro sebenarnya tidak terlalu percaya dengan yang namanya ramalan. Namun karena dunia ini adalah dunia yang aneh, mungkin semuanya ada hubungan sebab-akibat. Sehingga Shiro masih harus sedikit mempercayainya.
"Bisakah kau menjelaskan kenapa kalian mempercayai semua itu?" tanya Shiro penasaran.
"Ceritanya mungkin panjang. Namun intinya, kami para Iblis adalah Ras pertama yang direkrut God untuk mendiami Endless Land. Para makhluk yang direkrut God akan mentaati aturan yang ada di Endless Land, yaitu kedamaian. Namun sekarang kedamaian tidak ada lagi, itu berarti aturan sudah tidak berlaku yang menandakan kalau God telah jatuh."
Mendengar jawaban dari Iblis Orc, Shiro jadi tambah pusing. Makhluk pertama di Endless Land? God? Semuanya memusingkan kepala Shiro. Terlalu banyak informasi yang belum rangkum yang masih perlu dipikirkan Shiro.
Bahkan Shiro sempat bimbang, ia bertanya kepada Unseen namun Unseen juga tidak tahu apa-apa masalah ini.
Shiro terdiam sejenak, sebelum melanjutkan pertanyaan: "Jadi, Endless Land adalah dunia yang diciptakan oleh God?"
"Ya, dia yang menciptakannya lalu mengundang Ras lain untuk menempati Endless Land. Aku tidak tidak tahu alasan lengkapnya, namun itu karena dunia utama kami akan hancur."
"Hancur? Apa maksudmu?"
"Aku juga tidak tahu, semua informasi berada di tangan Lord."
__ADS_1
Sekarang malah tambah membuat Shiro pusing. Dunia Iblis akan hancur sehingga diselamatkan oleh God dengan membawa Ras Iblis dan yang lainnya. Dan sekarang, Endless Land yang dibentuk God juga akan hancur. Apa maksud semua ini? Apakah selanjutnya dunia ini juga akan hancur?
Shiro pusing memikirkan hal ini. Apalagi Iblis Orc ini tidak tahu apa-apa mengenai hal tersebut. Membuat Shiro tambah pusing.
"Lalu, kalian cuma ingin tinggal di dunia ini?"
"Ya, kami hanya ingin bisa hidup dengan layak."
Mendengar ini, Shiro mondar-mandir di tempat kayak gosokan baju. Ia memikirkan pro-kontra jawaban Iblis Orc.
Mungkinkah manusia bisa hidup damai dengan para Iblis dan Ras lainnya?
Jika semuanya dapat hidup dengan damai, semuanya tidak akan serumit ini.
Ini adalah pertanyaan yang ada dibenak Shiro. Jawabannya mungkin jika ada yang memiliki kekuatan yang bisa membuat aturan seperti yang ada di Endless Land. Namun saat ini, tidak ada orang sekuat itu yang bisa melakukan hal ini.
Apalagi keserahakan manusia yang bisa lebih berbahaya dari Iblis.
"Lalu bagaimana dengan Ras lain? Kenapa mereka membuat Kekacauan di Endless Land, termasuk kalian?"
Shiro masih mempertanyakan sumber Kekacauan, mengapa bisa ada Kekacauan.
"Maksudmu sifat asli?"
"Ya, seperti yang kau tahu. Aturan membuat kami semua mematuhi semua perintah God. Sehingga tidak ada perselisihan di antara kami. Namun aturan yang mengekang sifat buruk itu menghilang, sehingga sifat buruk mereka muncul."
Shiro mengerti maksud Iblis Orc, ia melanjutkan bertanya: "Lalu bagaimana dengan kalian Bangsa Iblis? Berapa banyak kelakuan bejat yang telah kalian lakukan."
Pertanyaan ini Shiro lontarkan untuk melihat sifat asli dari Iblis itu.
"Aku tidak tahu detailnya, namun kami Bangsa Iblis awalnya adalah pion yang digunakan untuk menghancurkan Ras lain. Sebenarnya kami juga cinta damai, namun metode kami saja yang agak kejam. Setelah God muncul dan menyelamatkan kami, ia memberi harapan bagi kami."
Jawaban dari Iblis Orc membuat Shiro tercengang. Iblis cinta damai? Itu tidak mungkin menurut Shiro. Bahkan Shiro mungkin telah berpikir kalau Iblis ini mencoba menyesatkan pikirannya.
"Sial, bagaimana kau membuktikan kata-katamu benar?"
"Kau bisa bertanya kepada semua Ras Iblis, jawabannya akan tetap sama. Atau kau bisa bertanya kepada Manusia. Merekalah sumber pertama Kekacauan di Endless Land."
__ADS_1
"Manusia? Apa maksudmu? Apakah ada manusia juga di Endless Land?" tanya Shiro bingung.
Ia belum pernah mendengar kalau Manusia juga bertarung di Endless Land.
"Manusia adalah salah satu Ras lainnya yang berada di Endless Land. God sangat mementingkan Ras ini. Namun sayang, sumber dari segala keburukan berasal dari manusia ini. Untung saja mereka binasa terlebih dahulu dan diasingkan ke Gerbang Dimensional sejak lama."
Jawaban dari Iblis Orc menambah beban pikiran Shiro. Ia tidak tahu kalau sudah ada manusia yang tinggal di Endless Land. Apalagi mereka telah lama diasingkan di Gate.
Itu berarti kemungkinan manusia dari Endless Land telah keluar dari Gate untuk berbaur dengan masyarakat dunia ini atau telah binasa.
Shiro belum bisa menebak, karena tidak ada informasi yang ia tahu. Tapi kemungkinan pertama lebih meyakinkan.
Karena mereka telah berbaur, mereka sengaja menghapus informasi tersebut agar tidak ada yang tahu.
"Sial, sepertinya aku harus kembali lagi ke Asosiasi Pahlawan."
Satu-satunya organisasi yang mungkin tahu sesuatu adalah Asosiasi Pahlawan. Shiro hanya bisa mengambil kesempatan untuk bertanya.
Kemudian Shiro merasakan ads sesuatu yang aneh dari Iblis Orc. Ia mulai menunjukkan sebuah ekspresi kesakitan. Selain itu, mulutnya berkedut dan berusaha untuk tersenyum.
"Unseen, ini kenapa?"
"Emosinya sepertinya akan kembali."
Mendengar jawaban dari Unseen, Shiro tahu bahwa tidak mungkin lagi melanjutkan kegiatan interogasi.
BANG! Shiro meninju kepala Iblis Orc dan menghancurkan tubuhnya. Kini Iblis Orc telah berubah menjadi bubur, penderitaannya juga telah dihapuskan oleh Shiro.
Walaupun Shiro agak kecewa, karena masih banyak pertanyaan yang belum sempat ia tanyakan. Bahkan masih ada jawaban yang masih belum jelas, dan Shiro belum puas akan hal itu.
Namun apa boleh buat, ia tidak bisa menyalahkan Unseen. Bahkan skill interogasi yang dimiliki beberapa pahlawan mungkin tidak sekuat Shadow Prison yang dimiliki Unseen.
Shiro hanya bisa mendesah pelan, semuanya telah terjadi. Ia hanya bisa meninjau ulang pertanyaan dan jawaban yang ia dapatkan dari Iblis Orc melalui video yang telah direkam Unseen.
Shiro mencoba mencerna semua informasi yang didapatkannya dan merangkumnya kembali agar tidak ada kesalahan dan membuatnya lebih jelas.
Ia juga tidak lupa memberi tanda terhadap informasi yang belum rampung, lengkap dengan pertanyaan-pertanyaan yang masih memberi kesan misteri di benak Shiro.
__ADS_1
"Oke selesai, Ayo kita pergi Unseen!"