Shiro : The Secret Hero

Shiro : The Secret Hero
80. Melawan Boss


__ADS_3

Kedatangan para pahlawan, membangunkan Thunder Bird King yang sebelumnya tertidur pulas.


Merasa terganggu, Thunder Bird King memandangi para pahlawan yang hadir dengan perasaan marah.


Ia berdiri tegak dan membentangkan kedua sayapnya. Terlihat tinggi Thunder Bird King ketika berdiri tegak hampir mencapai ketinggian 12 meter.


Penampilan Thunder Bird King akhirnya terlihat secara menyeluruh. Warnanya yang hampir sama dengan penampilan Thunder Bird pada umumnya.


Namun perbedaan terletak pada sebuah Kristal kuning di dahi Thunder Bird King. Selain itu, ekor dan jambul yang lebih panjang dan terlihat lebih indah daripada Thunder Bird biasa.


` kiek~`


Thunder Bird King berteriak dan mulai mengepakkan sayapnya. Walaupun jaraknya lumayan jatuh, namun momentumnya masih terasa oleh para pahlawan.


Para pahlawan bergidik, namun pengingat Leon datang. "Jangan takut, siapkan formasi. Bersiap menghadapi serangan."


"Ya."


Mendengar pengingat dari Leon, para pahlawan lain kembali sadar, dan mulai membentuk formasi pertahanan untuk menghadapi serangan dari Thunder Bird King.


` kiek~`


Thunder Bird King terbang rendah menuju rombongan para pahlawan yang siap sudah dalam formasi bertahan.


"Bersiap menghadapi serangan."


Setelah pengingat dari Leon, Thunder Bird King dengan cepat bergerak menuju mereka.


Walaupun pengingatnya terlalu pas-pasan. Namun para pahlawan yang ikut Raid adalah elit. Mereka semua sudah bersiap menerima serangan.


Ketika Thunder Bird King terbang cepat diatas mereka, angin yang dibawa oleh Thunder Bird King cukup kencang, membuat beberapa pahlawan harus berpijak dengan kuat.


Tak hanya angin, tapi ada arus listrik yang bergerak mengikuti Thunder Bird King. Namun berkat formasi yang dibuat para pahlawan, serangan listrik itu tidak bergerak banyak pada mereka.


Hanya tangan beberapa Tanker yang cukup kaku dan gemeter karena melindungi Damage Dealer yang berada di belakang mereka.


"Serang." Leon memberi perintah.


Berbagai panah, bola api, batu dan berbagai serangan lain menyerang Thunder Bird King yang tengah terbang.


Serangan-serangan yang dilancarkan banyak dihindari oleh Thunder Bird King. Walaupun ada beberapa yang mengenainya, namun serangan tersebut dapat dinetralkan oleh Bulu-bulu Thunder Bird King dan Busur Petir yang menyelimutinya.


Melihat pemandangan ini, Leon dan pahlawan lainnya mengerutkan kening.


Leon kembali memberi perintah. "Siapkan serangan yang cukup kuat, para Tanker bersiap melindungi Damage Dealer."


"Ya."


Satu persatu para Damage Dealer, Mage dan Ranger mempersiapkan serangan yang cukup kuat.


` kiek~`


Merasakan Aura besar yang berkumpul disekitar para Pahlawan Thunder Bird King cukup marah, ia berteriak kencang dan mengepakkan sayap ke arah Para Pahlawan berada.


Sebuah Tornado kecil terbentuk akibat kepakan sayap dari Thunder Bird King.


Melihat 2 buah Tornado kecil dengan listrik di dalam Tornado tersebut. Para Tanker mengeluarkan skill pertahanan milik mereka.


" Air Wall"

__ADS_1


"Aura Shield"


"Shield Blocking"


"...."


Kedua Mini Tornado mengenai skill pertahanan dari para Tanker. Hantaman dari mini Tornado dan skill pertahanan membuat suara dengan yang cukup keras. ` BANG~`


Walaupun serangan mini Tornado dari Thunder Bird King dapat ditahan oleh segala macam skill pertahanan. Namun efek serangannya masih menpengeruhi para Damage Dealer yang berada di belakang Tanker.


Beberapa Damage Dealer seperti Mage banyak yang terpengaruh oleh angin kencang dan listrik yang terdapat pada Mini Tornado.


Banyak serangan yang sudah mereka siapkan, terpaksa berhenti dan gagal. Kekacauan Aura yang dibawa oleh Mini Tornado membuat beberapa Mage kesulitan untuk mengontrol Aura yang mengakibatkan kegagalan dalam merapal mantra.


"Sial, serangannya cukup kuat. Apakah kita perlu menyebar ?" ucap salah satu Ranger yang mencoba bangkit.


Namun Leon menyanggahnya, "Tidak, jangan berpencar. Jika berpencar, kalian akan menjadi sasaran empuk bagi Thunder Bird King."


Perkataan Leon memang benar dan masuk akal. Namun belum ada solusi untuk menghadapi Thunder Bird King.


"Lalu, bagaimana kita akan mengalahkan Boss monster ini." tanya Seseorang.


Leon berpikir sejenak dan segera menjawab. "Kita hanya perlu bertahan dan mengeluarkan Serangan-serangan kecil saja saat ini. Kita hanya perlu mengkonsumsi Aura Thunder Bird King dan membuatnya kelelahan. Ingat ! Jumlah kita banyak, tidak perlu takut."


"Ya, mari kita lakukan."


"Ya..."


"...."


Mereka menyetujui rencana Leon, sedangkan Shiro. Ia hanya memandang mereka dari atas.


Menurut Shiro, rencananya cukup bagus. Namun mereka lupa bahwa yang mereka lawan adalah Boss monster yang sepertinya memiliki sedikit akal sehat untuk berpikir.


Dari atas, Shiro melihat tim Raid tengah mengkonsumsi Aura Thunder Bird King dengan cara menyerangnya dengan serangan-serangan kecil yang tidak dapat mengancam nyawa Thunder Bird King sedikitpun.


Merasakan perasaan terhina oleh serangan para manusia yang mengganggu tidurnya. Thunder Bird King menjadi sangat marah.


`KIIIEEEKKK~`


Ia terbang dan berteriak sangat keras.


Terlihat Kristal Keemasan di dahinya bersinar terang. Aura di sekitarnya menjadi lebih padat dan bergerak mendekati Kristal Keemasan di dahi Thunder Bird King.


Leon yang merasakan hal ini menjadi sedikit khawatir. "Sial, bahaya. Siapkan pertahanan yang cukup kuat."


Tidak hanya Leon, beberapa Pahlawan yang agak sensitif terhadap perubahan Aura di sekitarnya juga merasakan apa yang bakal terjadi.


Para Tanker mulai mengaktifkan berbagai Skill pertahanan yang cukup kuat. Para Damage Dealer juga mencoba menyerang Thunder Bird King dengan cukup keras, mereka berharap serangan yang dikeluarkan dapat mengganggu fokus Thunder Bird King.


Namun usaha para Damage Dealer cukup sia-sia, Thunder Bird King tidak terganggu sedikitpun. Bahkan ia tidak bergerak sedikitpun ketika para Damage Dealer menyerangnya.


Shiro yang melihat dari atas juga merasakan perubahan yang terjadi, namun ini tidak ada apa-apanya jika dibandingkan Jurus terakhir dari Panatua Ice Elf yang ia lawan saat serangan terakhir.


Shiro tidak berniat menolong mereka, karena serangan ini tidak cukup besar. Jika mereka gagal bertahan dalam menghadapi serangan ini, tidak mungkin mereka bisa menyelesaikan Gate ini dan keluar hidup-hidup.


Ketika Kristal di dahi Thunder Bird King menjadi semakin terang, petir biru-kuning keluar dan mengarah pada para Pahlawan.


Melihat hal ini, para Tanker melepaskan skill pertahanan terkuat mereka.

__ADS_1


"Great Shield."


"Super Damage Reduction Shield."


"Mega Air Wall."


"Buff Increase Defense."


"...."


Petir tersebut mengenai tembok pertahanan para Tanker.


Serangan tersebut tertahan, namun itu tidak hilang. Malahan serangan tersebut seakan menjadi lebih besar dan mulai menyebar ke sekitar.


` klik~`


`klik~`


Satu persatu, pertahanan yang mereka buat menjadi pecah. Serangan dari Thunder Bird King menjadi semakin kuat.


"Sial, skill pertahananku tidak bisa menahan serangannya. Aku tidak bisa bertahan lebih lama."


"Aku juga. Apa yang perlu kita lakukan Kapten."


Mereka semua mengalihkan perhatian mereka pada Leon.


"Biarkan aku berpikir sebentar." ucap Leon meminta waktu.


Mereka hanya bisa menunggu Leon memikirkan rencana.


Meskipun begitu, Serangan dari Thunder Bird King tidak bisa menunggu rencana Leon. Serangannya menjadi semakin tajam dna semakin ganas..


Sambaran petir-petir yang menyebar, membuat gosong tanah ataupun tumbuhan yang dilaluinya.


` klik~`


` klik~`


Lapis demi lapis, serangan petir tersebut menembus pertahanan para Tanker.


"Sial, aku tidak tahan lagi. Kapten, apakah belum selesai ?"


Namun tidak ada tanggapan, Leon pun merasa pusing memikirkan sekelebat pertanyaan do kepalanya.


Ketika ia mencoba bertaruh, itu sudah terlambat.


Serangan Thunder Bird King telah menembus semua pertahanan dari para Tanker.


` BAAAAANNNGGGG~`


Ledakan besar terdengar.


Bekas serangan Thunder Bird King membuat tanah tersebut gosong dan membuat lubang cukup besar disana.


Beberapa Pahlawan yang sempat melarikan diri, cukup beruntung dapat selamat. Namun bagi mereka yang terlambat kabur, kebanyakan dari mereka terluka dan terkapar pingsan tak sadatkan diri ditempat.


Namun serangan Thunder Bird King tidak sampai disitu, ia melihat Kristal di dahi Thunder Bird King kembali menyala.


Sepertinya ia akan menggunakan Jurus yang sama lagi. Melihat hal ini, beberapa Pahlawan tampak putus asa.

__ADS_1


Leon hanya bisa menggertakkan giginya.


"Sepertinya tidak ada pilihan lain."


__ADS_2