Shiro : The Secret Hero

Shiro : The Secret Hero
113. Berakhir


__ADS_3

Setelah memastikan Iblis Agasura sudah benar-benar mati. Shiro terbang kembali ke medan pertempuran sebelumnya.


Terlalu jauh Ia mengejar Iblis Agasura yang berusaha kabur. Shiro kembali karena masih ada satu masalah lagi yang perlu diselesaikan.


Hanya dengan hitungan detik, Shiro telah kembali ke tempat pertempuran sebelumnya dilakukan, tempat Shiro menggunakan Skill Dreaming All dan membuat semua yang ada di sekitarnya tertidur pulas dan bermimpi.


Shiro lalu mengambil Twin White Tiger yang tergeletak di tanah dan menyimpannya. Ia juga lalu membawa tubuh Unseen yang masih tertidur pulas.


Kemudian Shiro meletakkan Unseen di bahunya, ia pun lalu memandang Ratu Elfie yang masih tergeletak di tanah.


"Bangun, tak usah berpura-pura. Aku tahu kau sudah lama tersadar."


Mendengar ucapan Shiro, Ratu Elfie perlahan bangkit. Ia berdiri memandang Shiro dengan penuh rasa terima kasih.


Shiro sudah tahu kalau Ratu Elfie saat ini berpura-pura pingsan. Ketahanan mental Ratu Elfie masih cukup bagus, walaupun lebih rendah daripada Iblis Agasura.


Walaupun begitu, itu hal yang wajar. Iblis sudah biasa menggunakan kekuatan mental, sedangkan Dark Elf, mereka tidak mahir dalam kekuatan mental. Jadi wajar saja kalau mereka semua terpengaruh cukup lama.


"Terimakasih manusia, aku sangat berterimakasih karena telah membantu rakyatku."


Ratu Elfie ingin membungkuk kepada Shiro, namun tiba-tiba sebuah Katana berada di lehernya.


"Jangan lupa, apa tujuanku kemari," ucap Shiro.


Shiro tidak main-main kali ini, dia sudah cukup lelah bertarung seharian.


"Tentu saja aku akan menepatinya wahai manusia. Namun bolehkah aku meminta suatu permintaan kepadamu ?"


Menghadapi ucapan Ratu Elfie, Shiro diam sebentar dan memandang mata Ratu Elfie dengan tajam.


Merasakan ketulusan Ratu Elfie, Shiro melepaskan katananya dari leher Ratu Elfie. Shiro lalu berkata kepadanya: "Apa yang kau inginkan?"


Ratu Elfie tersenyum lalu memberi tahu permintaannya kepada Shiro, "Aku ingin berbicara kepada rakyatku untuk terakhir kalinya, bisakah aku melakukannya?"


"Baiklah!"


Merasa permintaan Ratu Elfie sangat masuk akan dan termasuk hal yang wajar, Shiro langsung menyetujuinya.

__ADS_1


"Tapi ingat, jangan melakukan hal yang tidak perlu."


Sebelum Ratu Elfie mengucapkan terimakasih kepada Shiro, pengingat Shiro datang terlebih dahulu. Ratu Elfie mengangguk menyanggupinya, "Tenang saja. Kau bisa pegang kata-kataku."


Shiro mengangguk, lalu Ia menyimpan kembali Katana miliknya ke dalam jiwanya. Kemudian Shiro terlihat mulai menghilang di depan Ratu Elfie dan hanya menyisakan beberapa penggal kalimat.


"Mereka semua tertidur lelap, tunggu saja mereka bangun."


"Terimakasih," Ratu Elfie membungkuk sambil berterimakasih, walaupun di depannya tidak ada siapapun. Karena Ia percaya, Shiro tidak akan pergi jauh dari sana.


Memang benar, Shiro berada tidak jauh dari sana. Ia masih memandang Ratu Elfie dari kejauhan. Walaupun Ia percaya kepada Ratu Elfie, namun Shiro masih harus melihat respon para Dark Elf terhadap keputusan Sang Ratu.


Jika para Dark Elf tidak terima dengan keputusan Sang Ratu dan memiliki niat buruk, Shiro akan menghabisi mereka semua.


Makanya Shiro langsung menghilang, agar ketika para Dark Elf bangun, mereka tidak tahu kalau ada orang lain di sekitar mereka.


Hanya beberapa detik berlalu, dua orang di pihak Dark Elf terbangun. Kedua orang itu adalah Grin dan Szee. Kemudian perlahan diikuti oleh para Dark Elf pemburu.


Mereka semua memandang lingkungan sekitar dengan linglung. Lalu melihat Sang Ratu yang sedang memperhatikan mereka, mereka semua langsung bersujud.


Ratu Elfie tersenyum lalu berkata: "Bangunlah wahai rakyatku. Aku tahu ada jejak kebingungan di pikiran kalian. Namun yang harus kalian ingat adalah bahwa musuh telah dikalahkan."


"Musuh?"


Beberapa Dark Elf kebingungan ketika mendengar perkataan Ratu Elfie. Mereka tidak ingat kalau sedang bertarung melawan musuh.


Namun diantara para Dark Elf yang tengah kebingungan, ada dua orang Dark Elf yang berkeringat dingin. Keduanya adalah Grin dan Szee.


Brakk~


"Ampuni hamba yang mulai." Keduanya langsung bersujud dan memohon ampunan.


Keduanya sepertinya ingat dengan apa apa terjadi sebelumnya, namun berbeda dengan yang lainnya. Para Dark Elf lainnya sepertinya tidak ingat apapun ketika pikiran mereka dikendalikan sepenuhnya oleh sang Iblis.


Ratu Elfie bernapas lega ketika mengetahui hal ini, "Tidak apa-apa, itu bukan kehendak kalian."


Merasakan kebaikan Sang Ratu, mereka semua terharu. Tidak hanya Grin dan Szee, melainkan semua Dark Elf.

__ADS_1


Kemudian mereka semua menjadi khawatir, karena melihat luka yang berada di tubuh Ratu Elfie.


"Dokter.... Kemari."


Tangan Ratu Elfie terulur kedepan, menghentikan tindakan mereka, "Tidak apa-apa, ini adalah hukuman untukku."


Para Dark Elf tidak terima dengan statement Ratu Elfie, mereka hendak menolak. Namun kemudian Ratu Elfie mulai menceritakan tentang kebenaran yang terjadi.


Ratu Elfie menceritakan tentang kebenaran mengenai Gerbang Dimensional, resiko Gerbang Dimensional, cara menutupnya, bahkan sampai ikut campurnya Ras Iblis. Ratu Elfie juga memberitahu mereka kalau Iblis tersebut sudah dikalahkan. Tentu saja Ratu Elfie tidak menyebutkan nama Shiro atau Ras Manusia.


Walaupun Ratu Elfie tidak menyebutkan siapa yang terpengaruh oleh Ras Iblis, namun mereka mengetahui dilihat dari adanya ketidakhadiran salah satu Menteri sang Ratu.


Mereka semua tampak kesal, bahkan para Dark Elf pemburu ingin melampiaskan amarah mereka karena merasa telah ditipu.


Kemudian mereka mengingat cerita sang Ratu tentang cara penyelesaian Gate, mereka memandang Sang Ratu dengan khawatir.


"Apakah Yang Mulia yakin dengan keputusan Yang Mulia?"


Ratu Elfie tahu kekhawatiran rakyatnya, maka dari itu ia bersikap tegar. Ia tersenyum kepada rakyatnya, "Tentu saja, ini adalah apa yang harus aku lakukan. Aku harap kalian akan hidup dengan damai selanjutnya."


Mereka tidak terima dengan ucapan Sang Ratu, namun mereka tidak bisa berbuat apa-apa. Mereka hanya bisa menerima keputusan Sang Ratu dengan rasa sedih.


Aura kehidupan pada Ratu Elfie perlahan-lahan mulai memudar. Mereka semua tahu kalau Sang Ratu benar-benar memenuhi ucapannya.


Tubuh Sang Ratu perlahan-lahan mulai terlihat tembus pandang. Mereka tahu kalau Sang Ratu akan menghilang tak lama lagi. Tapi mereka tak berani menatap kepergian Sang Ratu.


Sebelum menghilang sepenuhnya, Ratu Elfie menitipkan pesan kepada mereka semua.


"Grin... Szee... Kalian berdua harus melindungi yang lainnya. Carilah tempat menetap, dan hati-hati tentang manusia dan berbagai Ras yang ada di luar sana. Jika memungkinkan, hindari mereka, jangan berkelahi. Tetap jaga kelangsungan hidup Ras kita."


Bersamaan dengan berakhirnya kata-katanya, tubuh Sang Ratu juga sudah tidak terlihat.


Grin, Szee, dan para Dark Elf yang hadir mulai menitikkan Air mata. Mereka meraung, menangis penuh kesedihan.


Shiro yang tidak jauh disana juga merasakan perasaan emosional mereka. Ia pun mulai pergi dari sana.


Karena dengan ini, misinya telah selesai.

__ADS_1


__ADS_2