
Shiro memperhatikan semua aktivitas yang dilakukan orang monster Yeti itu. Jadi Shiro tahu apa yang terjadi pada monster Yeti itu.
Ia bukan menghilang, tapi ada sesuatu dibawah kakinya yang dapat membuatnya pindah tempat.
Shiro datang ke tempat Monster Yeti itu berdiri, ia lalu menghapus jejak salju yang ada di sana. Ketika selesai menggali, Shiro akhirnya melihat apa yang ada dibalik salju tebal itu.
"Tuh kan bener..!" gumam Shiro.
Karena apa yang ditemukan Shiro adalah sebuah portal yang mirip portal teleportasi yang ada di setiap Kota.
Ketika Monster Yeti mengeluarkan kemampuan Angin dingin, salju di bawah kakinya mulai terangkat dan menampilkan portal tersebut.
Monster Yeti itu masuk ke dalam portal, dan bersamaan dengan skillnya berakhir, Salju kembali jatuh dan menutupi pintu portal.
Shiro menyaksikan semua ini dari awal sampai akhir.
Namun yang membuat Shiro heran adalah karena portal tersebut tidak terdeteksi oleh kemampuan persepsinya. Seakan-akan portal itu tidak mengandung Aura.
Namun ada juga kemungkinan lain, seperti tingkatan portal ini sangatlah tinggi sehingga tidak bisa dideteksi dengan persepsinya. Atau karena adanya material, skill, atau sesuatu yang dapat menghalangi kemampuan persepsi.
Meskipun Shiro tidak tahu alasan sebenarnya, tapi setidaknya portal ini sudah memiliki nilai penelitian.
Kemudian Shiro merekam portal itu sambil menginformasikan kalau portal ini sulit untuk dideteksi.
Shiro berniat mengirimkannya ke Asosiasi Pahlawan, pihak Asosiasi pasti akan tertarik dengan hal ini. Karena jarang sekali ada portal di dalam sebuah Gate.
"Oke, selesai! Saatnya masuk!"
Shiro memasuki kondisi tak terlihat lalu masuk ke dalam portal tersebut.
Memasuki portal tersebut, tidak berbeda dengan memasuki portal yang ada di setiap Kota. Semuanya sama saja.
Saat ini, Shiro melihat pemandangan yang cukup jauh berbeda dengan lingkungan sebelumnya. Walaupun masih di kawasan bersalju, namun letak geografisnya berbeda.
Jika sebelumnya ia berada di pegunungan pegunungan sangat tinggi, tapi di tempatnya saat ini hanya berada di sekitar perbukitan dan dikelilingi oleh lautan beku, layaknya berada di benua antartika.
__ADS_1
Tak jauh dari lokasi portal, Shiro dapat melihat perumahan para Monster Yeti yang berbentuk Rumah Es atau Igloo. Dengan bentuk setengah bola dan satu pintu yang digunakan untuk keluar masuk rumah.
"Target ditemukan, saatnya bergerak!"
Cekrek! Shiro memotret pemandangan Rumah Es itu dan kemudian mulai bergerak mendekati pemukiman para Monster Yeti.
Shiro memasuki pemukiman Monster Yeti dan mencari lokasi pemimpin para Monster Yeti ini. Karena Shiro tidak melupakan tujuannya yaitu mencuri Orb.
Semua Rumah Igloo terlihat sama semua dalam segi ukuran maupun bentuk. Jadi Shiro tidak bisa membedakannya. Jadi, ia hanya bisa melihat perbedaannya melalui fisik dari Monster Yeti.
Shiro melihat sekeliling, para monster Yeti ini memiliki banyak aktivitas layaknya pemukiman manusia, ada yang membawa ikan, menangkap buruan, dan semacamnya.
Ia melihat kondisi fisik para Monster Yeti, dan akhirnya Shiro menemukan fisik Monster Yeti yang berbeda dengan yang lain.
Ketika ukuran monster Yeti umumnya sekitar 2,5 - 3 meter, ada satu Monster Yeti yang memiliki tinggi mencapai 5 meter.
Melihat perbedaan yang cukup signifikan dari segi ukuran, Shiro percaya kalau ada suatu keistimewaan dari monster Yeti itu, bahkan ia menganggap monster Yeti itu adalah pemimpin dari para Monster Yeti ini.
Shiro terus memperhatikan Monster Yeti itu dan mengikutinya secara diam-diam. Monster Yeti itu bersikap sangat arogan ketika bertemu Monster Yeti yang lain. Ia bertindak layaknya seorang pemimpin yang membuat Shiro yakin kalau Monster Yeti itu adalah pemimpin mereka.
Setelah banyak mengambil makanan dari monster Yeti lainnya, Monster Yeti setinggi 5 meter terlihat kembali ke rumahnya. Ia masuk ke Rumah Igloo yang tampak biasa dengan cara menunduk ketika memasuki pintu rumah.
Dengan rumah yang tampak sangat kecil, sulit untuk bertindak diam-diam. Ia datang kesini hanya untuk mencuri Orb, bukan untuk bertarung.
Sangat besar kemungkinan ketahuan ketika masuk ke dalam rumah Igloo yang didalamnya ada penghuninya. Jadi, Shiro masih mengintip dari kejauhan, menunggu kesempatan untuk masuk ketika Monster Yeti 5 meter itu sedang keluar.
Satu jam berlalu.
Akhirnya penantian Shiro terbayarkan, Monster Yeti itu akhirnya keluar.
Mengambil kesempatan ini, Shiro langsung masuk ke dalam Rumah Igloo tempat Monster Yeti 5 meter itu keluar.
Ruangan di dalam rumah Igloo tampak sangat sempit, hanya cukup sebagai tempat tidur saja. Wajar saja Shiro melihat para Monster Yeti yang lainnya banyak beraktivitas di luar.
Sangatlah tidak nyaman untuk beraktivitas di ruangan sekecil ini. Namun ini sangat memudahkan Shiro.
__ADS_1
Dengan ruangan sekecil ini, Shiro dapat mudah dalam melakukan penggeledahan. Dan kemungkinan ketemunya sangat tinggi.
Shiro dengan hati-hati mulai menggeledah rumah Igloo itu secara keseluruhan. Tidak banyak barang di dalam rumah Igloo itu. Hanya ada beberapa makanan daging dan ikan lalu beberapa aksesoris yang ditempel di dinding rumah seperti Kulit hewan, Inti Kristal, kayu-kayuan, kepala hewan, kerang dan lainnya.
Dan disalah satu hiasan dinding itu ada suatu benda berbentuk bulat berwarna putih cerah. Dari Aura yang dipancarkan benda itu, Shiro dapat yakin kalau benda bulat itu adalah sebuah Orb.
Shiro tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya lewat senyuman, ia dengan senang hati mengambil Orb yang dibiarkan begitu saja sebagai hiasan dinding lalu menyimpannya ke dalam ruang inventorynya.
"Sangat Easy!"
Dengan wajah berseri-seri, Shiro keluar dari pemukiman Igloo dengan ceria. Semuanya berjalan sangat lancar tanpa kendala sedikitpun. Shiro senang akan hal ini.
Shiro kembali ke portal dan muncul kembali di pegunungan salju yang curam. Kebetulan sekali, ketika ia keluar dari portal, ia bertemu dengan Monster Yeti yang sedang membawa buruannya.
Slasshhh~
Shiro tersenyum, ia lalu menebas Monster Yeti itu secara langsung. Monster Yeti itu langsung mati terpenggal tanpa tahu siapa yang membunuhnya.
La la la~
Sambil bersenandung ria, Shiro mengumpulkan mayat Monster Yeti dan menuruni pegunungan dengan penuh semangat. Saking bahagianya, Ia bahkan sampai lupa dengan suhu dingin yang dialami tubuhnya.
Keluar dari portal, Shiro langsung berganti pakaiannya menjadi pakaian biasa. Ia berniat kembali ke Kota W dan berteleportasi ke Kota lain. Karena tujuannya disini telah dicapai, Shiro tidak berniat berlama-lama tinggal di Kota yang dipimpin oleh orang yang serakah.
"Oh ya, hampir lupa!"
Shiro tak lupa mengirim informasi tentang portal yang ada di dalam Gate itu kepada Ketua Asosiasi. Selain itu, Shiro juga memberitahukan kalau Monster Yeti tidak ada di pegunungan itu, mereka hanya berburu disana melalui portal yang menghubungkan kedua tempat tersebut.
Masalah Orb, Shiro tidak akan memberitahukannya. Ia juga dapat yakin kalau Ketua Asosiasi pasti sudah bisa menebaknya.
Maka dari itu, Shiro tidak memberitahukan apapun hal ini ditujukan agar tidak menimbulkan bukti keberadaan Orb.
Jika para pahlawan Raid berhasil mengalahkan para Monster Yeti tanpa menemukan Orb. Shiro dapat beralasan mungkin Monster Yeti bukanlah monster humanoid yang memiliki Orb.
Atau Shiro juga bisa beralasan dengan Orb yang dibawa kabur oleh Iblis yang berada di Kamp Monster Yeti itu.
__ADS_1
Berita terbaru yang diberikan Shiro sungguh mengejutkan Ketua Asosiasi. Portal yang tidak bisa dideteksi sungguh menarik minat mereka.
Namun ini tidak ada hubungannya dengan Shiro. Ia sudah berjalan mendekati Kota W dan hendak melanjutkan perjalanannya.