
"Shiro, Denshu Sishoku, Dan Brendy Oxford. Kalian bertiga akan Magang di Industri keluara Yuki, dan Pria berambut putih ini adalah mentor pahlawan Kelas S dari Keluarga Yuki"
Mendengar dari Ogito-sensei bahwa mereka akan magang di tempat yang sama, ketiganya menoleh dengan raut muka kebingungan.
Takdir apa yang melekat pada ketiganya, mereka akan magang di tempat yang sama.
Pria berambut putih yang ditunjuk Ogito-sensei mengangguk ke arah ketiganya dan berjalan keluar ruangan. Melihat mentor mereka berjalan keluar, Shiro dan yang lainnya langsung berjalan menyusul Pria berambut putih tersebut.
"Kalian bertiga silahkan kemasi barang-barang yang kalian perlukan, aku akan menunggu kalian di gerbang akademi 30 menit kemudian"
Setelah mendengar ucapan mentor berambut putih tersebut, Shiro dan yang lainnya bergegas kembali ke asrama dan mengemasi barang-barang yang mereka perlukan.
30 menit kemudian, sesuai dengan waktu yang ditentukan. Shiro dan yang lainnya telah sampai di Gerbang Akademi Beta. Mereka berjalan kearah mentor pahlawan berambut putih yang telah menunggu mereka.
"Sensei, kami sudah siap" ucap Denshu dengan penuh semangat.
"Baiklah, mari kita berangkat. Kita mengobrolnya dalam perjalanan saja. Namaku Shiryuu Yuki, Pahlawan Kelas S yang lulus dari Akademi Alpha di kota A. Panggil saja aku Shiryuu Senpai, terlalu berlebihan memanggilku Sensei. Sekarang giliran kalian"
"Namaku Denshu Sishoku dari Kota T. Aku memiliki bakat Elemental tipe Api. Aku akan menjadi pahlawan yang hebat dan terkenal diantara para gadis."
"Namaku Brendy Oxford dan aku berasal dari Kota F. Aku adalah tipe fisik dan memiliki bakat dalam mengurangi hawa keberadaan. Maka dari itu, aku memilih profesi Assasin, namun masalah perkelahian fisik, jangan meremehkanku"
"Namaku Shiro, Aku berasal dari Kota N. Aku adalah tipe fisik murni. Untuk bakat, aku cuma mau bilang aku mempunyai Soul Weapon. Masalah kemampuan, aku tidak akan memberitahukannya."
Mendengar perkenalan singkat tentang ketiga juniornya, Shiryuu-senpai memgangguk dan terus berjalan ke arah luar Kota B.
"Jujur aja, walaupun aku sudah membaca data kalian. Melihat penampilan kalian, aku mengira awalnya Shiro adalah seorang assasin dan Brendy adalah tipe Fisik Murni. Namun sepertinya tebakanku terbalik."
Mendengar ucapan Shiryuu-senpai, ketiganya tidak bisa saling saling memandang dan tersenyum, karena memang tidak hanya Shiryuu-senpai yang berpikiran seperti itu.
Ketiganya terus berjalan ke arah Gerbang Kota B.
Dalam perjalanan, ketiganya mengetahui bahwa mereka akan magang di Kota A. Karena Industri Keluarga Yuki berpusat pada Kota A.
__ADS_1
Selain itu, mereka juga tahu bahwa Keluarga Yuki memiliki hubungan Khusus dalam beberapa aspek masalah Es dan Salju.
Dari apa yang didengar Shiro dan lainnya dari Shiryuu-senpai, Keluarga Yuki merupakan Keluarga yang cukup besar di Kota A. Hampir semua anggota Keluarga Yuki memiliki bakat dalam tipe Es dan Salju. Beberapa memiliki bakat menjadi Summoner terhadap Monster atau Beast tipe Es dan Salju.
Maka tidak heran, di Kota A sendiri, Keluarga Yuki sangatlah terkenal dan banyak pihak yang ingin mengetahui rahasia Keluarga Yuki. Namun semuanya berhasil kembali dengan tangan kosong.
Untuk masalah bisnis Keluarga Yuki, mereka memiliki banyak bisnis dalam pemeliharaan dan perkembang biakkan Monster atau Beast, Budidaya Tanaman Obat, jual-beli Kristal Monster, Obat-obatan, herbal, dan beberapa aspek lainnya.
Dan Untuk alasan Shiryuu-senpai merekrut magang di Kota B karena sudah ada pihak keluarganya yang merekrut bakat dari Kota A. Dan Shiryuu-senpai memikul beban untuk mencari kandidat yang cocok untuk merekrut bakat dan bergabung dalam Industri Keluarga Yuki.
Setelah perbincangan yang cukup banyak dan waktu perjalanan yang cukup lama. Akhirnya mereka berempat tiba di Gerbang Kota B.
Shiryuu-senpai mendatangi penjaga Gerbang, terlihat Shiryuu-senpai berbicang sedikit lalu menunjukkan kartu identitas dan memberikan penjaga tersebut sebuah koin emas.
Petugas tersebut mengangguk ketika mendengar apa yang Shiryuu-senpai ucapkan, tidak lupa ia mencatat sesuatu dan mengambil koin yang di berikan Shiryuu-senpai.
Shiro dan yang lainnya tahu bahwa perlu biaya untuk menggunakan Lingkaran Sihir Terlportasi dan biayanya tidak murah. Perlu 10 koin perak untuk ke kota-kota besar, dan 1 koin perak untuk ke kota kecil.
1 koin Emas senilai 100 Koin perak, dan 1 koin perak senilai 100 koin perunggu.
Lalu Shiryuu-senpai menoleh ke arah Shiro dan lainnya, ia memberikan isyarat untuk mengikutinya.
Shiro dan lainnya mengikuti arahan Shiryuu-senpai. Lalu sampailah mereka ke tempat Lingkaran Sihir Teleportasi berada.
Shiryuu-senpai, Shiro dan yang lainnya berdiri diatas Lingkaran Sihir Teleportasi. Penjaga Gerbang tersebut terlihat sedang membacakan mantra. Dan kemudian cahaya mulai naik dari Lingkaran Sihir Teleportasi tersebut.
Cahaya putih membungkus Shiro dan lainnya. Tak lama Mereka melihat pemandangan yang begitu baru.
Ya, mereka telah tiba di Kota A.
"Sepertinya kalian sudah terbiasa dengan Lingkaran Sihir Teleportasi."
Mendengar ucapan Shiryuu-senpai, Shiro dan lainnya mengangguk.
__ADS_1
Tentu saja mereka terbiasa, mereka berasal dari luar kota. Hampir setiap tahun mereka kembali ke Kota Asalnya menggunakan Lingkaran Sihir Teleportasi. Shiro juga termasuk.
Meskipun Shiro tidak mempunyai orang tua yang perlu dikunjungi. Shiro masih kembali ke Kampung halamannya di Kota N. Shiro sering kembali hanya untuk bernostalgia dan menjenguk Paman Jack dan anaknya Joe Kee.
Saat ini Joe Kee, anaknya Paman Jack sudah diterima di Akademi Pahlawan Kota F. Joe Kee memiliki bakat tipe Fisik Kelas D. Satu tingkat di bawah Shiro waktu tes bakat. Dan tentu saja Paman Jack sangat senang mengetahui anaknya diterima di Akademi Pahlawan Kota F.
"Mari kita ke pusat kota, kita akan langsung ke tempat Industri Keluarga Yuki." ucap Shiryuu-senpai.
Shiryuu-senpai memimpin jalan, Shiro dan yang lainnya mengikuti Shiryuu-senpai.
Dalam perjalanan, Shiro dan yang lainnya sering memperhatikan pemandangan di sekelilingnya. Walaupun ini pertama kalinya bagi mereka ke Kota A, namun pemandangan di Kota A tidak jauh berbeda dengan Pemandangan Di Kota B.
Setelah cukup lama berjalan, akhirnya mereka sampai di pusat Industri Keluarga Yuki.
"Kita telah sampai di Pusat Industri Keluarga Yuki, mari masuk, aku akan mengantar kalian ke asrama tempat kalian tinggal." Shiryuu-senpai mengajak Shiro dan lainnya masuk.
Shiro dan lainnya cukup terkejut melihat bangun yang cukup besar dengan tulisan 'Yuki Family' yang terpampang jelas di pintu masuk.
Shiro, Denshu dan Brendy mengikuti Shiryuu-senpai masuk ke lingkungan pusat Industri Keluarga Yuki.
Di dalam, Shiryuu-senpai juga mengenalkan beberapa tempat penting di Industri Keluarga Yuki. Tak lupa ia juga menyapa beberapa pegawai yang ia kenal.
Shiro dan lainnya cukup takjub dengan banyaknya tempat dan bisnis yang dimiliki Kelaurga Yuki.
Akhirnya mereka sampai ke ruangan asrama tempat tinggal Shiro dan yang lainnya selama magang.
"Ini adalah ruangan tempat tinggal sementara kalian selama magang di Industri Keluarga Yuki, Silahkan pilih kamar yang kalian mau."
Melihat ruangan yang cukup besar layaknya sebuah Villa. Shiro dan yang lainnya cukup terkejut, namun ada perasaan ektasi kegembiraan di wajah mereka.
Mereka tidak menyangka, Tempat tinggal mereka selama Magang akan cukup besar, mereka bahkan bisa memilih kamar sendiri di dalam ruangan sebesar itu. Bahkan lebih besar dari kamar Asrama di Akademi mereka.
Shiro dan ketiganya masuk ke dalam ruangan, mereka memilih kamar masing-masing. Setelah meletakkan barang-barang mereka. Shiro dan yang lainnya kembali ke ruang tengah menjenguk Shiryuu-senpai.
__ADS_1
"Karena kalian sudah resmi Magang Di Industri Keluarga Yuki, kalian sementara akan tinggal disini. Selain itu, hari ini kalian silahkan beristirahat. Besok kita akan mengenal lebih lanjut tentang Industri Keluarga Yuki. Selain itu, kita besok akan melakukan latihan tempur melawanku, tentu akan ada hadiahnya." ucap Shiryuu-senpai.
"Ya"