
Setelah kematian Ratu Elfie, para Dark Elf terlihat sedih. Kemudian mereka dengan berat hati mulai berkemas dan meninggalkan kediaman mereka di Gate ini.
Shiro masih tidak pergi, ia masih memantau pergerakan para Dark Elf.
Terlihat Grin dan Szee membantu mengarahkan kepindahan mereka. Mereka berdua sepertinya dipenuhi rasa bersalah, sehingga mereka mengerjakan perintah terakhir Ratu dengan sungguh-sungguh.
Grin memimpin para Dark Elf pemburu untuk mencari lokasi tempat mereka bermigrasi. Mereka mulai menyisiri lingkungan sekitar di luar Gate dan mulai mencari tempat yang cocok untuk Ras mereka tinggal.
Namun tim Grin dibagi menjadi dua tim. Satu tim untuk mencari lokasi tempat tinggal mereka, satu tim lagi bertugas untuk mencari perbekalan mereka.
Mereka curiga kalau Iblis mengendalikan mereka lewat bahan makanan yang ada di gudang. Seperti yang mereka tahu bahwa Iblis mengendalikan Telin yang merupakan menteri Sumber Daya. Jadi wajar saja mereka curiga akan sumber daya yang ada di gudang penyimpanan mereka.
Mereka semua memutuskan untuk membakar semua makanan, minuman dan perbekalan yang ada, baik yang dalam kondisi segar atau yang sudah lama.
Maka dari itu, mereka sangat butuh makanan untuk hari ini, membuat tim Dark Elf pemburu yang bertugas mencari makanan harus bertindak ekstra.
Untuk Szee, dia bertugas untuk mengatur dan mengkoordinir warga yang lainnya. Mulai dalam menyiapkan barang-barang untuk migrasi, penyortiran perlengkapan yang perlu dibawa, dan lain sebagainya.
Szee jugalah yang mengatur dalam pembagian tugas yang ada, sehingga semuanya berjalan dengan lancar.
Melihat kelancaran proses dari kejauhan, Shiro mengangguk penuh pengertian. Ia tahu tidak mudah mengatur masyarakat sebanyak itu. Ia salut dengan kemampuan memimpin Grin dan Szee.
Tak lama kemudian, tim Dark Elf pemburu yang bertugas mencari perbekalan akhirnya kembali. Mereka membawa cukup banyak buah-buahan, tanaman, dan hewan buruan yang bisa dimakan.
Setelah perbekalan sementara didapatkan, Szee terlihat mulai mengatur pembagian porsi makanan untuk mereka. Ia juga mulai membagikan tugas memasak kepada beberapa Dark Elf wanita.
Makanan tersebut disajikan untuk para Dark Elf pemburu yang baru kembali mencari buruan dan untuk para Dark Elf pemburu yang belum kembali dari tugas mencari tempat tinggal yang ideal bagi mereka.
Para Dark Elf wanita tampak tidak keberatan, malah mereka terlihat senang dengan tugas tersebut. Para Dark Elf pemburu juga mereka senang, setelah makan mereka pun bergegas kembali berburu.
Sebab, makanan yang mereka bawa hanya cukup untuk sekali makan Ras mereka. Mereka masih harus mencari perbekalan untuk migrasi mereka nanti.
__ADS_1
Mereka belum tahu butuh berapa lama perjalanan migrasi mereka. Bisa saja dekat, dan bisa juga jauh. Apalagi mereka membawa anak-anak, sehingga perjalanan mereka kemungkinan akan berjalan lambat.
Benar saja, butuh dua hari bagi tim Dark Elf pemburu untuk mencari lokasi menetap yang bagus untuk mereka. Para Dark Elf lansung senang setelah mendengar kabar gembira itu. Mereka tampak tidak sabar untuk tinggal di lingkungan baru.
Selama dua hari ini juga, Shiro mengamati Aura di dalam Gate yang perlahan menjadi stabil dan mulai menghilang sedikit demi sedikit.
Warna Gate yang sebelumnya berwarna merah darah, kini terlihat memudar. Tak lama lagi, mungkin beberapa hari, Gate tersebut akan berubah menjadi White Gate dan akan perlahan menghilang.
Para Dark Elf terlihat mulai berkemas, mereka bersiap untuk mulai melakukan migrasi. Sebelum berangkat, Grin menyuruh semua Dark Elf untuk berkumpul dan mulai memberitahu mereka lingkungan tempat mereka tinggal.
Grin juga memberi tahu mereka untuk mulai membuat rumah sendiri-sendiri dari awal. Tentu saja para Dark Elf tidak keberatan tentang hal itu.
Setelah semuanya siap, mereka mulai berangkat meninggalkan Gate da menuju lokasi migrasi mereka. Shiro juga mengikuti mereka dari belakang.
Mungkin kalian bertanya-tanya alasan Shiro membiarkan Ras Dark Elf tetap bertahan hidup. Salah satu alasannya karena Shiro ingin melihat kedamaian dan keanekaragaman makhluk hidup di dunia ini.
Mungkin ini terdengar naif, namun siapa sih yang tidak mau melihat lingkungan yang aman, damai dan penuh tolerensi.
Butuh empat hari secara penuh hingga akhirnya para Dark Elf sampai di tujuan mereka. Perjalanan mereka tergolong lambat karena mereka harus membawa anak-anak dan terkadang harus bertarung dengan binatang buas yang menghadang mereka.
Bahkan selain makan, istirahat dan tidur beberapa jam, mereka terus melanjutkan perjalanan tanpa kenal lelah.
Melihat ini, Shiro hanya bisa geleng-geleng kepala. Ia salut dengan perjuangan mereka untuk memulai hidup baru. Tidak sia-sia Shiro membiarkan mereka tetap hidup.
Lingkungan tempat tinggal Dark Elf yang baru terlihat sangat bagus. Mereka tinggal di sebuah hutan hujan di sebuah gunung. Disana juga terdapat sumber mata air dan sumber rantai makanan untuk mereka.
Shiro mengagumi penglihatan mereka dalam memilih lokasi. Ia juga sudah menyusuri lingkungan sekitar para Dark Elf dalam radius 10-20 kilometer, namun tidak ditemukan tanda-tanda pemukiman Ras lain.
Shiro bernapas lega, dengan ini, semuanya telah selesai. Dan Ini waktu yang tepat untuk kembali dan menyampaikan berita.
Mengeluarkan Kristal Komunikasi khusus Asosiasi Pahlawan, Shiro mulai melakukan panggilan.
__ADS_1
Tanpa menunggu lama, hanya dalam 3 detik, suara terdengar dari Kristal Komunikasi tersebut.
"Halo, selamat siang. Dengan Asosiasi Pahlawan disini. Ada yang bisa saya bantu ?"
Suara wanita dibalik Kristal Komunikasi tersebut dikenali oleh Shiro. Suara itu adalah suara Asisten wanita Ketua Asosiasi, Anastasya.
"Halo Anastasya, ini aku, Zero."
"Oh, Zero, lama tidak dengar kabarmu. Bagaimana kabarmu sekarang ? Menyenangkan kah menjadi petualang?"
Mendengar nada antusias Anastasya, Shiro hanya bisa menggelengkan kepala. Ia tidak menanggapi pertanyaan Anastasya, Shiro langsung masuk ke tujuan utamanya.
"Anastasya, aku punya informasi yang benar-benar penting. Bisakah pihak Asosiasi Pahlawan menjemputku secepatnya ? Lokasiku saat ini sangat jauh dari Kota manapun."
Mendengar nada serius Shiro, Anastasya pun tahu apa yang perlu Ia perbuat.
"Kami bisa membantumu. Apakah kau butuh bantuan lain ? Apakah ada musuh yang sangat kuat disana ?" tanya Anastasya.
"Tidak ada musuh, semuanya telah ku selesaikan. Namun informasi yang ku bawa sangat penting. Dan setelah ini, atur jadwal pertemuanku dengan Ketua Asosiasi."
"Baik, jadwal sudah diatur. Silahkan kau aktifkan fungsi lokasi pada Kristal komunikasi tersebut."
Shiro sudah tahu kalau Kristal Komunikasi Khusus yang diberikan Asosiasi Pahlawan memiliki fungsi ini. Shiro langsung mengaktifkan fungsi lokasi.
"Sudah selesai."
"Baiklah, penjemputan sedang dilaksanakan. Mohon jangan terlalu jauh berpindah tempat. Silahkan menunggu sebentar."
"Ya."
Kemudian Shiro mematikan fungsi Komunikasi pada Kristal Komunikasi khusus tersebut.
__ADS_1
Shiro sedang bersantai, menyeduh kopi dan menunggu pihak Asosiasi Pahlawan menjemput dirinya.