Shiro : The Secret Hero

Shiro : The Secret Hero
112. Mati


__ADS_3

"Tidurlah. Dreaming All, Aktif"


Katana milik Shiro mulai bersinar terang, sinar tersebut menyelimuti medan pertempuran.


Semua makhluk melihat cahaya putih yang bersinar itu dengan perasaan nyaman, seakan telah kembali ke rumah setelah melakukan pekerjaan yang berat.


Perlahan, mata mereka mulai lelah, kelopak mata mereka naik-turun. Mereka berusaha untuk tetap terjaga, namun mereka tidak bisa. Pada akhirnya mereka jatuh, dan tertidur.


Semua makhluk yang melihat dan terkena cahaya tersebut langsung tertidur. Termasuk Dark Elf Ular, Iblis dan semuanya.


Bahkan Unseen juga ikutan tertidur. Roh Harimau Putih yang melekat pada Twin White Tiger juga perlahan meringkuk dan akhirnya tertidur, hanya menyisakan sepasang Kerambit yang tergeletak begitu saja di tanah.


Ya, Dreaming All adalah salah satu skill yang melekat pada Katana milik Shiro. Berbeda dengan Skill Dreaming biasa yang targetnya hanya satu target.


Dreaming All adalah Skill Area. Semua makhluk yang berada di dalam jangkauannya akan terkena Skill ini, bahkan teman sekalipun.


Karena Skill ini tidak membedakan antara kawan dan lawan, maka dari itu, Shiro jarang menggunakan Skill ini kecuali dalam keadaan darurat seperti saat ini.


Selain merepotkan, Skill ini juga mengkonsumsi banyak Aura, tergantung banyaknya target di sekitar. Selain itu, untuk mempertahankan kondisi Dream pada target sekitar, perlu terus mensuplai Aura walau tidak banyak.


Namun jika jumlahnya sampai ribuan, sebanyak apapun dan secepat apapun pemulihan Aura Shiro, tetap saja membuatnya kewalahan.


Para Dark Elf saat terkena Skill Shiro, sebelum tertidur mereka menunjukkan ekspresi lega, seakan sudah terlepas dari kekangan kendali sang Iblis Agasura.


Dari persepsinya juga Shiro dapat merasakan bahwa Aura Jahat sang Iblis yang samar-samar ada di diri mereka, kini telah menghilang.


Shiro terkejut, Ia tidak menyangka bahwa Skill ini juga memiliki efek ini.


Kemudian Ia mengalihkan kepada para Ular yang tertidur, melihat para ular yang tidak menghilang, Shiro mengerutkan kening. Karena ular-ular ini adalah makhluk asli yang tidak hanya sekedar Skill, melainkan makhluk summoning.


Lalu Shiro juga melihat Sang Iblis Agasura yang mencoba menolak Skill Dreaming All, namun pada akhirnya gagal.


Iblis Agasura yang sebelumnya berada di udara, kini jatuh bebas dengan kepala menghadap ke bawah.


Melihat Iblis Agasura yang tidak sadarkan diri, Shiro tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan emas ini.


Shiro memasang kuda-kuda sambil menghirup kembali Aura yang ada di sekitar. Kemudian Ia melesat menuju Iblis Agasura yang saat ini sedang terjun bebas.


Dengan cepat, Shiro sudah muncul di depan Iblis Agasura. Shiro kemudian langsung mengarahkan katananya untuk menebas leher Iblis Agasura.


Namun, sesuatu yang tidak terduga terjadi. Hanya beberapa inchi sebelum katana Shiro mengenai leher Iblis Agasura. Mata Iblis Agasura terbuka, dan terlihat ekspresi terkejut dari Iblis Agasura. Kemudian Sang Iblis langsung memasuki kondisi defensif.


Slasshhh~

__ADS_1


Serangan Shiro tidak mengenai leher Sang Iblis Agasura sedikitpun. Serangannya ditahan oleh kedua tangan Iblis Agasura yang saling bersilangan.


Iblis Agasura terpental jauh. Terlihat sekali ekspresi kesal di wajah sang Iblis.


"Sial, tidak ku sangka manusia rendahan sepertimu memiliki serangan mental yang mempengaruhi jiwaku."


Walaupun Iblis Agasura terlihat kesal, Shiro juga tidak kalah kesal dengan Sang Iblis. Sebuah serangan yang Ia kira akan berhasil, malah gagal di saat-saat terakhir.


Namun setelah dipikir-pikir, Shiro merasa Skill Dreaming All wajah jika gagal. Karena Skill ini memiliki Syarat yaitu akan berpengaruh jika target memiliki ketahanan mental yang lebih rendah daripada miliknya.


"KIEEEKK~ DASAR MANUSIA BAJINGAN, AKU TIDAK AKAN MEMAAFKANMU."


Shiro terkejut ketika melihat Iblis Agasura berteriak keras dan mengutuk dirinya. Namun ketika melihat kedua pergelangan tangan Sang Iblis yang terpotong, Shiro merasa ekspresi Sang Iblis terasa wajar.


Iblis itu terlihat sedang kesal dan marah, ia mengutuk Shiro berkali-kali. Memanfaatkan moment ini, Shiro bergerak cepat ke arah Iblis Agasura yang masih sibuk mengutuk dirinya.


"Sial, apa yang dilakukan manusia rendahan itu ? Aku tidak bisa mengendalikan ular-ular kesayanganku. Bahkan para Dark Elf tidak berguna itu bisa lepas dari kendaliku."


Ketika Sang Iblis Agasura sedang sibuk dengan urusan pribadinya, Shiro sudah tiba di depan matanya. Mata Iblis Agasura terbelalak, sekali lagi Shiro mengincar leher Sang Iblis.


Slasshhh~


Namun sekali lagi juga Sang Iblis berhasil menghindarinya, Iblis itu menunduk untuk menghindari tebasan Shiro.


"Dasar manusia rendahan, jangan pikir kau bisa mengalahkanku hanya dengan memotong kedua tangan dan tandukku."


Kemudian Shiro melihat tangan dan tanduk Iblis Agasura mulai beregenerasi dengan kecepatan yang cukup cepat.


Meskipun begitu, Shiro tidak takut. Ia yakin kalau kemampuan regenerasi Iblis Agasura tidak bisa dilakukan terus menerus dan pasti ada resiko di dalamnya.


Tiba-tiba, Shiro merasa diuntungkan. Karena tangan dan tanduk sang Iblis bisa beregenerasi, itu berarti ia bisa mendapatkan bahan atau material yang tidak terbatas.


Merasa idenya brilliant, Shiro lalu mengambil tanduk dan tangan Iblis Agasura yang telah ia potong. Kemudian Ia mulai memprovokasi Sang Iblis Agasura.


"Apakah hanya segini saja kemampuan Ras Iblis yang terkenal itu ?"


Menghadapi provokasi Shiro, Iblis Agasura menjadi kesal, ia sangat marah, ia menggertakan giginya lalu bergegas menuju Shiro, "DASAR BAJINGAN."


Shiro tersenyum, ia bersiap untuk beradu serangan dengan Iblis Agasura.


Dentang~


Serangan keduanya kembali beradu, namun yang mengecewakan Shiro, cakar Iblis itu terpotong dengan mudah oleh serangan Shiro.

__ADS_1


"KIEEEKK~" Iblis itu menjerit.


Padahal sebelumnya dengan kekuatan yang sama, cakar Iblis itu bisa dengan mudah menangkisnya dan hanya meninggalkan goresan kecil.


Tapi kini, cakar tersebut dengan mudah terpotong oleh tebasan santai.


"Huhh~ Sepertinya aku terlalu banyak berpikir."


Shiro mendesah dan mulai serius untuk menghabisi Iblis Agasura. Karena tidak perlu membuang-buang waktu lagi hanya untuk mencari material yang kualitasnya lebih buruk dari yang ia miliki saat ini.


Iblis Agasura memandang Shiro dengan mata penuh kengerian. Memandang cakar yang penuh kebanggaannya dengan mudah terpotong oleh Shiro, membuatnya ketakutan.


Iblis Agasura membentangkan sayapnya lalu kemudian Ia mencoba terbang menjauh. Iblis itu berusaha kabur, namun Shiro tidak membiarkan Iblis itu pergi dengan mudah.


"Tidak, jangan mengejarku dasar manusia rendahan."


Shiro tidak mengindahkan ucapan Sang Iblis, ia terus berakselesari mengejar Iblis. Walaupun kecepatan terbang terlihat lebih cepat, namun Shiro dapat merasakan bahwa Aura sang Iblis perlahan-lahan berkurang.


Benar saja, kecepatan terbang Iblis mulai berkurang dan Shiro dapat dengan cepat menyusulnya.


"Sial, jangan kemari manusia hina."


Merasa tidak bisa melarikan diri lagi, Iblis itu dengan putus asa mencoba menyerang Shiro menggunakan skill-skill miliknya.


Namun upayanya terlihat sia-sia di depan Shiro. Serangannya dapat dengan mudah dipatahkan dan dihindari oleh Shiro.


Merasakan jarak diantaranya mereka sudah masuk jangkauan, Shiro mulai menebas Iblis beberapa kali.


Slasshhh~


Slasshhh~


Slasshhh~


Tubuh Iblis Agasura mulai terpotong-potong mulai dari lehernya dan diikuti oleh bagian-bagian yang lainnya.


Hal ini Shiro lakukan agar mencegah terjadinya kecelakaan seperti sebelum-sebelumnya.


"TIDAK.... LORD DAMBALA YANG AGUNG TIDAK AKAN MENGAMPUNI....MU"


Dengan berakhirnya kata-kata terakhir dari Iblis Agasura, ia pun mati. Shiro menyaksikan semuanya dengan mata kepalanya sendiri.


Merasa bahwa Iblis Agasura sudah benar-benar mati. Shiro terbang kembali ke medan pertempuran sebelumnya.

__ADS_1


"Sekarang tinggal satu lagi yang tersisa."


__ADS_2