Shiro : The Secret Hero

Shiro : The Secret Hero
90. Musnah


__ADS_3

Menggunakan skill Stealth, Shiro bergerak mengendap-endap di sekitar pemukiman para Green Nova Priarie.


Shiro berniat mencari lokasi Boss diantara pemukiman para Green Nova Priarie. Awalnya Shiro mencari di dalam bangunan yang paling besar, namun ketika ia selidiki, tidak ada satupun makhluk hidup di bangunan tersebut.


Shiro terus mencari, ia menyelinap di setiap rumah, namun tidak ditemukan apapun kecuali Green Nova Priarie biasa. Sampai saat ini, Shiro belum menemukan lokasi dari Green Nova Priarie.


"Apakah tidak disini ?" gumam Shiro.


Saking lamanya mencari dan tidak ada hasil, Shiro agak skeptis. Ia memikirkan kemungkinan lainnya, yaitu Boss Gate ini tidak ada di pemukiman ini, berada di kawasan lainnya di puncak gunung ini. Atau tersembunyi seperti lokasi Thunder Bird King.


`BANG!~`


`BANG!~`


`BANG!~`


Ledakan terdengar dari beberapa penjuru pemukiman Green Nova Priarie. Asap hitam mulai muncul di beberapa titik di pemukiman Green Nova Priarie.


"Sepertinya rencana sudah berjalan dengan lancar," gumam Shiro.


Ya, ledakan-ledakan tersebut adalah ledakan yang disebabkan oleh Unseen dan Ketiga Cindaku.


Rencana Shiro adalah untuk membuat kekacauan di pemukiman Green Nova Priarie untuk memancing Boss monster keluar. Atau setidaknya dengan kekacauan tersebut, Mereka dapat mengurangi populasi dari Green Nova Priarie.


Dengan menggunakan beberapa Granat, bom dan bahan peledak yang Shiro bagikan sebelumnya. Unseen dan Ketiga Cindaku dapat membuat kekacauan dengan bebas.


Benar saja, beberapa Green Nova Priarie banyak yang keluar dari bangunan tempat mereka tinggal. Beberapa berusaha memadamkan api, dan ada juga yang tampak acuh dan kembali ke kediamannya.


Memanfaatkan hal ini, Shiro mencari tahu identitas para Green Nova Priarie yang sedang berkumpul. Ia mencari Green Nova Priarie yang tampak berbeda, karena ada kemungkinan itu adalah Boss.


Namun, setiap Green Nova Priarie yang Shiro pandang, terlihat sama saja. Tidak ada perbedaan sedikitpun. Bagaikan semuanya adalah orang yang sama.


Mengingat mereka memiliki teknologi Kloning, mungkin saja mereka semua memiliki Klon masing-masing sehingga terlihat sama persis.


Merasa tidak ada hasil jika terus seperti ini, Shiro terus mencari, mengandalkan persepsinya yang bagaikan map hack, Shiro menelusuri setiap bangunan yang memiliki Aura kehidupan.


Shiro masuk ke dalam bangunan satu persatu, melihat Green Nova Priarie yang sedang berbaring dan nampak sama dengan Green Nova Priarie pada umumnya. Shiro berniat membunuhnya.


Walaupun ia belum menemukan lokasi Boss, setidaknya ia bisa mengurangi populasi dari Green Nova Priarie.


Shiro berjalan mendekat dengan mengendap-endap, karena Green Nova Priarie sangat sensitif terhadap suara, Shiro tidak membuat suara sedikitpun ketika bergerak.

__ADS_1


`slasshhh~`


`slasshhh~`


Kepala Green Nova Priarie dengan mudaj ditebas oleh Shiro. Kasur putih kini tergoda oleh darah Green Nova Priarie yang berwarna ungu.


Setelah membunuh Green Nova Priarie, Shiro menggeledah isi bangunan tersebut. Namun ia kecewa, karena tidak ada hal berguna yang bisa ia ambil dari sana.


Shiro kemudian mencari bangunan lain dan melakukan hal yang sama.


Satu persatu setiap bangunan yang berisi Green Nova Priarie Shiro masuki. Satu persatu juga Green Nova Priarie terbunuh.


Tak hanya Shiro, Unseen dan Ketiga Cindaku juga berhasil membunuh masuh secara diam-diam. Walaupun tidak secepat dan seefisien Shiro.


Badai Berdarah terus berlanjut malam itu.


Satu persatu korban berjatuhan. Dan Shiro belum menemukan apa yang ia cari. Sepertinya memang benar bahwa Boss Gate tidak berada di pemukiman ini.


Walaupun begitu, Shiro tidak menyerah, ia harus menyelesaikan pencarian sampai tak ada tempat yang terlewatkan.


Ruang lingkup bangunan yang perlu digeledah semakin sedikit. Hanya tersisa beberapa bangunan saja yang belum Shiro selidiki.


Shiro masuk ke sebuah bangunan berbentuk Bola yang cukup tua. Ketika bangunan yang lain terlihat bagus dan sangat futuristik, bangunan ini tampak buruk dibandingkan yang lain.


Awalnya Shiro tidak percaya akan ada kehidupan ataupun Boss di dalam bangunan ini. Namun melihat semua yang ada di depan matanya saat ini, cahaya harapan bersinar di mata Shiro.


Shiro terkagum melihat semua hal ini, sebab ia belum melihat susunan mesin dan alat-alat secanggih ini.


Walaupun begitu, Shiro tidak berniat menyentuh mesin-mesin tersebut. Ia takut, ketika ia menyentuhnya, mesin tersebut akan Mal Fungsi dan merugikan dirinya sendiri.


Di dalam bangunan tersebut, Shiro terus bergerak dengan hati-hati ke arah sumber Aura kehidupan.


Tak lama, ia melihat pemandangan seperti berada di dalam sebuah laboratorium, tidak, lebih seperti sebuah pabrik manufaktur yang sedang memproduksi sesuatu.


Disana terlihat sebuah mesin terlihat bagaikan mesin cetak 3 dimensi. Mesin tersebut seperti sedang mencetak sebuah makhluk hidup. Bentukannya mirip dengan Green Nova Priarie yang berada di luar sana.


Shiro bingung, "Ini beneran makhluk hidup, atau hanya sebuah mainan ?"


Setahu dirinya, mesin cetak 3 dimensi tidak bisa memberi kehidupan. Jadi ia kurang yakin bahwa mesin ini adalah teknologi kloning.


Waalupun begitu, Shiro harus bisa mempercayai bahwa mesin tersebut adalah mesin klon. Hal ini dibuktikan oleh perangkat yang terhubung kepada Green Nova Priarie yang berada dalam sebuah tabung kaca.

__ADS_1


Perawakan Green Nova Priarie yang berada di dalam tabung kaca, lengkap dengan berbagai perangkat dan kabel yang menempel ditubuhnya.


Tubuhnya berbeda dengan Green Nova Priarie pada umunnya. Warnanya hijau tua, bagaikan sebuah daun kering yang hampir layu. Tubuhnya pun terlihat kuyu dan banyak kerutan di kulitnya.


Meskipun sekilas tubuh Green Nova Priarie seperti sedang sekarat. Namun dari persepsinya, Aura yang dimiliki oleh Green Nova Priarie tersebut lebih besar dari Green Nova Priarie yang berada di luar.


Shiro mendapatkan kesimpulan bahwa Green Nova Priarie tua yang berada di depannya adalah Green Nova Priarie yang asli atau Boss dari Gate ini.


Mengapa dikatakan Green Nova Priarie yang asli ?


Karena menurut pengamatannya, Shiro menarik sebuah kesimpulan bahwa setiap Green Nova Priarie yang berada di luar merupakan sebuah klon dari Green Nova Priarie tua yang berada di depannya.


`DANG!~`


Karena target telah terkonfirmasi, Shiro memukul tabung kaca yang didalamnya terdapat Green Nova Priarie Tua.


Namun bukannya hancur, pukulan Shiro malah membangunkan Green Nova Priarie Tua yang berada di dalam tabung kaca.


Green Nova Priarie Tua itu membuka matanya, dan melihat-lihat sekeliling. Namun ia tidak bisa melihat satupun makhluk di sekitarnya. Wajahnya berkerut seakan sedang mempertahankan pendengarannya barusan.


1 menit berlalu.


Akhirnya Green Nova Priarie Tua kembali menutup matanya.


Shiro yang berada di depan tabung kaca tersebut, akhirnya bisa bernapas lega. Untung saja ia masih berada di dalam kondisi Stealth.


Shiro pun tidak menyangka kalau Tabung Kaca yang tampak rapuh tersebut sebenarnya cukup kuat. Meskipun begitu, Shrio dapat melihat retakan di tempat ia memukul barusan.


` shhhh~`


Shiro kembali mengambil ancang-ancang, ia memaksimalkan otot tangannya dengan menggunakan Breathing dan melapisinya dengan Aura Fist.


Sebelum Shiro memukul kembali Tabung Kaca tersebut, Green Nova Priarie Tua tersebut tampak terbangun karena perubahan Aura yang cukup drastis di depannya.


Ketika Green Nova Priarie Tua membuka matanya, sebuah pukulan terlempar ke arah Tabung Kaca tersebut.


` BAAAANGGG~`


Tabung kaca tersebut hancur berkeping-keping, bahkan pukulan Shiro dapat terus berlanjut mengenai muka dari Green Nova Priarie.


Green Nova Priarie Tua terpental jauh akibat pukulan Shrio.

__ADS_1


Entah bagaimana keadaannya setelah ini, namun yang pasti, Setelah bertemu Shiro, Green Nova Priarie Tua tidak akan bisa hidup dengan selamat.


__ADS_2