
Shiro yang awalnya ingin mengambil kesempatan untuk mengalahkan Iblis itu, langsung berhenti ketika ia merasakan beberapa Aura kuat yang datang.
Ia pun melirik ke sumber Aura dan terlihat cukup banyak Murloc yang datang. Ada 4 Aura yang cukup kuat, itu berasal dari Raja Murloc, Kapten Orcain, Wakil Kapten Shura dan Mantan Wakil Kapten Sawmil.
Aura keempatnya hampir sama, namun yang tertinggi adalah Raja Murloc dan Kapten Orcain. Untuk Shura, ia masih berada dibawah keduanya. Sedangkan untuk Sawmil mantan Wakil Kapten para Murloc, ia berbentuk seperti Hiu Gergaji dengan hidung bergerigi dan panjang, karena usia, kekuatannya sudah melemah, dan kini ia berada di masa senja.
Namun dari persepsi Shiro, tidak ada dari keempatnya yang memiliki Aura sekuat Iblis itu. Palingan hanya Sang Raja dan Kapten Orcain yang hanya memiliki kekuatan sebanyak 3 dari 5 kekuatan Iblis.
Keempatnya melihat Iblis itu yang mendekat ke arah mereka.
"Hati-hati!" Kapten Orcain mengingatkan.
Mereka mengangguk bersamaan, mereka tahu apa yang harus mereka lakukan selanjutnya. Keempatnya berpencar ke empat arah.
Melihat keempat Murloc kuat itu berpencar, Iblis itu menggertakkan giginya: "Begini lagi?"
Iblis itu marah, ia melirik salah satu Murloc kuat yang terlihat cukup tua. Ia langsung menerjang ke arah Murloc tua itu, karena ia menganggap yang tua tidak akan memiliki kekuatan sekuat yang lebih muda.
Tebakan Iblis itu memang benar, kekuatannya tidak lagi sama dengan masa kejayaannya. Namun Iblis itu lupa satu hal, semakin tua usia, pengalamannya semakin kaya.
Sawmil tersenyum melihat kedatangan Iblis itu, hidung panjang bergeriginya mulai bergetar, ia pun mulai berputar kencang di tempat.
Putarannya membuat seperti pusaran air yang sangat kuat.
"Hyperion Torpedo!"
Tubuh Sawmil yang berputar kencang, tiba-tiba melesat kencang menyambut datangnya serangan sang Iblis.
Kecepatan yang sangat cepat bagaikan sebuah serangan torpedo bawah air.
Melihat sebuah bayangan putih mendekat, matanya menyipit. Tiba-tiba sebuah informasi terlintas di benaknya. Ia teringat sebuah informasi seorang veteran tua yang sangat kuat.
Iblis itu yang awalnya berniat membalas serangan yang datang dengan pukulan, ia langsung menghindar. Ia tidak ingin terkena serangan ini secara telak.
Dari informasi yang ia dengar, banyak musuh yang berubah menjadi donat ketika terkena serangan kuat ini.
SWOOSH~ Sebuah bayangan putih melintas tipis dari samping tubuhnya.
__ADS_1
Meskipun Iblis itu berhasil menghindar, namun lengannya tergores oleh serangan itu. Ia tergores oleh arus air yang ikut berputar bersama Hyperion Torpedo.
Serangan Hyperion Torpedo miliki Sawmil tidak berhenti sampai disitu, serangannya berbelok dan kembali ke arah Iblis itu.
Iblis itu bersiap memukul mundur serangan dari Sawmil menggunakan Eraser Smash.
BANG~ Namun ketika ia fokus dengan Sawmil, sebuah serangan lain menghantam dirinya dari belakang.
Sebuah tabrakan dari Sang Raja menghantam tubuh Iblis itu, dengan tubuh yang keras membuat Iblis itu terpental ke atas sehingga menyebabkan skill Eraser Smash dibatalkan.
Tak sampai disitu, serangan Sawmil kembali datang ke arahnya sesuai arahnya terpental oleh tabrakan Sang Raja.
Walaupun Iblis itu mencoba menghindar, namun ia tidak bisa mengelak banyak.
CRASHH~ Bahu kanan iblis itu langsung berlubang, Lengan kanannya yang gosong terlepas dari tempatnya.
"AAA... SIALAN KALIAN SEMUA!"
Meskipun ia memiliki kemampuan regenerasi, namun serangan itu cukup membuatnya malu. Sehingga Iblis itu marah besar.
"AAAA~" Iblis itu berteriak kencang, Aura di tubuhnya meningkat. Lengannya yang hilang perlahan mulai kembali utuh.
"Hei, sepertinya ini cukup merepotkan..." Komentar Shura ketika merasakan perubahan atmosfir di sekitar.
"Tapi aku suka ini, mari kita selesaikan dengan cepat!" lanjut Shura dengan senyum psikopat.
"Blood Mist!"
Shura mengeluarkan jurusnya. Sebuah kabut darah mulai menyebar di sekitar dirinya.
Sang Raja, Orcain dan Sawmil yang berada di dalam kabut darah mulai menunjukkan sebuah perubahan. Mata merah berubah menjadi merah ganas, dan tubuh mereka mengalami peningkatan dari mulai ukuran dan juga kekuatan.
Keganasan yang terpancar dari keempatnya tidak kalah hebat dengan Aura ganas yang keluar dari Iblis itu.
Ini adalah efek skill dari Blood Mist. Sebuah Buff untuk meningkatkan kekuatan bagi rekan setim yang berada di area kabut darah.
Peningkatan ini cukup beresiko, meskipun peningkatannya dua kali lipat, tapi dampaknya cukup fatal. Blood Mist bisa membuat rekan yang terkena Buff ini akan menjadi haus darah, dan jika terpapar terlalu lama hanya akan membuat Gila.
__ADS_1
Maka dari itu, kastor harus tahu kapan untuk menghentikan jurus ini. Jika tidak, konsekuensinya cukup besar, bisa-bisa sang kastor yang akan diserang oleh rekannya.
Namun Shura tidak khawatir tentang itu, ia sangat menguasai skill dan dampak dari penggunaan skill ini. Sehingga ia tahu kapan akan menggunakannya dan kapan akan mengakhirinya.
Shura tersenyum: "Teman-teman! Pesta dimulai!"
Kapten Orcain yang terlihat paling garang langsung maju menerjang duluan.
BAM BAM BAM~
Iblis itu beradu pukulan dengan Kapten Orcain. Kekuatan pukulan jarak dekat Kapten Orcain adalah yang paling kuat dari mereka berempat.
Namun meskipun begitu, ketika keduanya beradu pukulan. Kapten Orcain berhasil dipukul mundur, hal ini membuat Shura mengerutkan kening tidak percaya.
Meskipun dipukuli, Kapten Orcain malah terlihat semakin ganas. Ia terus beradu pukulan dengan Iblis itu. Tapi sayang, keganasannya tidak bisa mengalahkan pukulan Iblis itu.
Walaupun begitu, rekannya yang lain juga tidak tinggal diam. Mereka langsung mengepung Iblis itu dan mulai menyerang Iblis itu dari tiga arah.
Shura tidak ikut bertempur, ia harus mengontrol Blood Mist agar tidak terjadi kesalahan.
Ketika Iblis itu beradu serangan dengan Kapten Orcain, Sawmil kembali menyerang menggunakan Hyperion Torpedo.
Iblis itu tidak tinggal diam. Setelah memukul Orcain dengan cukup keras, ia mundur beberapa langkah untuk menghindari serangan Sawmil.
BANG~ Iblis itu memang berhasil menghindari serangan Sawmil, namun ia tidak lolos dari serangan Sang Raja yang telah menyelinap di belakangnya.
Serangan kombinasi dari ketiganya sangat menyulitkan Iblis. Ia bisa menghadapi satu dan menahan yang kedua dengan bekerja ekstra, namun jika ada 3 orang, ia sangat kesusahan untuk bertahan.
BANG~ Kali ini giliran Kapten Orcain yang memukul dengan kuat. Iblis itu tidak bisa banyak bereaksi, ia hanya bisa menyilangkan tangannya untuk menahan dampak serangan dari Kapten Orcain.
Iblis itu terpental jauh, namun ia cerdik. Memanfaatkan serangan dari Kapten Orcain untuk menjauh, Iblis itu berniat untuk menyelinap kabur.
Tapi sayang, Kapten Orcain masih ada disana. Serangan gelombang suara Ultrasonik merusak kamuflasenya.
Meskipun begitu, Iblis itu tetap berusaha kabur. Ia kembali mengeluarkan semua tinta beracun yang tersisa ditubuhnya untuk menahan keempat Murloc itu.
Sang Raja dan Sawmil langsung berhenti mengejar, namun tidak dengan Kapten Orcain. Melihat tingkah laku agresif Kapten Orcain, Shura tahu kalau Kapten Orcain sudah mencapai batas. Sehingga ia hanya bisa mencabut kembali Blood Mistnya.
__ADS_1
Meskipun mereka membiarkan Iblis itu kabur untuk sementara, namun Iblis itu akan bernasib buruk. Karena arah yang Iblis itu tuju, adalah arah dimana Shiro menatap pertarungan.