Shiro : The Secret Hero

Shiro : The Secret Hero
169. Ketemu Iblis lagi


__ADS_3

Di hutan yang lebat, sekelompok pria berjubah hitam yang berjumlah 3 orang sedang mendiskusikan sesuatu.


"Hei, apa itu? asap?" Salah satu dari mereka tiba-tiba menunjuk ke kejauhan. Terlihat sebuah asap yang membumbung tinggi.


"Siapa yang berkemah di tengah hutan lebat seperti ini?" Salah satu pri berjubah hitam bertanya-tanya.


"Entahlah, mungkin itu sekelompok orang yang nekat. atau bisa juga itu sekelompok petualang yang dirumorkan."


"Tapi bukankah itu bagus untuk kita?" tanya salah satu diantara mereka.


Keduanya mengangguk, "Ya, kau benar!"


Kemudian ketiganya tersenyum bersamaan. "Kebetulan sekali kita masih perlu banyak Pasukan. Mari kita melihatnya terlebih dahulu lalu kita akan mencoba untuk menaklukkannya."


"Oke, mari kita berangkat."


Mereka mengangguk. Kemudian ketiganya mulai mencoba bergerak mendekat ke sumber asap tersebut.


Namun baru beberapa ratus meter mereka bergerak, asap perlahan mulai menghilang secara perlahan.


"Sepertinya kita terlambat. Apa kita akan kembali?" ucap salah satu dari mereka.


"Tidak, mari kita kesana dulu. Kali aja kita akan bertemu dengan jejak mereka."


Keduanya mengangguk setuju. Mereka tidak tahu kondisi yang sebenarnya terjadi disana. Jadi lebih baik untuk memeriksa terlebih dahulu.


Jika pihak lain tidak meninggalkan tanda-tanda atau jejak sedikitpun, Mereka hanya perlu mundur dan kembali. Namun jika mereka beruntung bertemu dengan mereka atau hanya sekedar jejak, itu sudah cukup bagi mereka.


Mereka tinggal mengikuti jejak tersebut dan menyerang musuh jika pihak lain terasa lebih lemah dari mereka bertiga.


Mereka mulai bergerak cepat menuju lokasi asap sebelumnya. Tanpa mereka sadari, ada seseorang berjubah putih yang mengikuti mereka secara diam-diam.


Ketiga pria berjubah hitam datang ke lokasi Sumber asap, atau lebih tepatnya lokasi Shiro sebelumnya beristirahat dan makan siang.


Sesampainya di lokasi tersebut, mereka bertiga hanya menemukan bekas tumpukan kayu bakar. Mereka mulai mencari jejak di sekitar, namun tidak menemukan apa-apa.


"Hei, sepertinya perjalanan kita sia-sia."


"Oke, mari kita kembali."

__ADS_1


Mereka mengangguk bersamaan dan mulai berbalik dan ingin kembali sebelum tiba-tiba sebuah suara terdengar di telinga mereka bertiga.


"Apa kalian mencariku?"


Mendengar suara itu, ketiganya menoleh secara bersamaan ke arah sumber suara.


Mereka melihat sesosok pria berjubah putih yang sedang bersandar santai di sebuah pohon sambil memperhatikan mereka.


Melihat sosok berjubah putih yang sebenarnya adalah Shiro, ketiganya terkejut. Karena mereka tidak merasakan seseorang mendekati mereka dari belakang.


Bahkan salah satu dari mereka memiliki kemampuan persepsi, namun sosok Shiro tidak bisa ia deteksi kehadiran dan auranya. Itu menandakan sosok Shiro berjubah putih memiliki kemampuan untuk menahan napas dan Aura yang cukup tunggu sehingga bisa menghindari kemampuan persepsinya.


"Aku tidak menyangka akan bertemu kalian disini, wahai Iblis!"


Mendengar kata-kata Shiro, ketiganya terkejut. Mereka tidak menyangka identitas mereka akan terbongkar.


Memang benar tebakan Shiro, ketiganya adalah bagian dari Organisasi Hitam dan juga merupakan seorang Iblis. Shiro dapat merasakan Aura Jahat Iblis dari dalam diri mereka.


"Hahaha~ Aku akui keberanianmu. Karena kau sudah tahu dengan identitas kami, seharusnya kau lari dan meminta bantuan. Tapi tidak apa, karena kau akan mati."


Salah satu dari mereka tertawa terbahak-bahak, ia menertawakan tindakan bodoh Shiro. Namun ketika ia hendak maju menghadapi Shiro, salah satu Iblis lainnya mengulurkan tangannya untuk menghentikan dirinya.


"Ia berhasil menghindari persepsiku, yang menandakan ia memiliki Skill yang cukup bagus. Selain itu, Aura yang ia miliki tidak lebih lemah dari Aura milik kita. Sebaiknya kau berhati-hati!"


Mendengar pernyataan dari salah satu rekannya, Iblis itu kembali mundur. Namun ia tetap menatap ganas kepada Shiro.


"Mari kita bekerja sama mengalahkannya!" saran salah satu dari mereka.


Mereka mengangguk bersamaan, kemudian mereka melepas jubah hitam mereka bersamaan. Jubah hitam hanya berguna untuk penyamaran, untuk pertarungan, Jubah hitam hanya akan menghambat pergerakan mereka.


Penampilan mereka akhirnya terlihat sepenuhnya. Tubuh manusia dengan mata merah dan kepala mereka yang memiliki benjolan seperti akan tumbuh tanduk.


Selain itu, paras mereka tidak mirip seperti manusia pada umumnya. Dengan mulut robek hampir menembus telinga, gigi tajam, dan muka yang banyak sekali luka. Bahkan salah satu diantaranya memiliki salah satu mata yang hampir keluar. Sebuah gambar yang mengerikan.


Shiropun mulai mengejek mereka: "Menjijikkan, lebih baik kalian pakai kembali jubah kalian."


Mendengar ledakan dari Shiro, ketiganya marah besar. Mereka mulai bergegas menerjang Shiro.


Salah satu dari Iblis itu mengeluarkan cambuk panjang dan mulai menyerang ke arah Shiro. Sedangkan Shiro hanya diam ditempat menunggu serangannya datang.

__ADS_1


Melihat target tidak bergerak sedikitpun, Iblis itu tersenyum lebar. Sebelum cambuknya hampir menangkap target, Shiro telah hilang entah kemana.


Ia bingung dan mencari kemana Shiro berada.


"Awas! Di atasmu!"


Sebuah pengingat datang dari salah satu rekannya yang memiliki kemampuan persepsi. Ia langsung menengok ke atas.


Ia dapat melihat Shiro yang telah melepaskan sebuah Tombak Es yang mengarah kepadanya.


Melihat serangan musuh mengarah kepadanya, Iblis itu berniat menghindar. Namun secepat apapun ia mencoba mengelak, serangan Shiro sangatlah cepat.


Kaki Iblis itu tertusuk oleh Ice Javelin mirip Shiro. Pergelangan kakinya putus, dan kaki bagian atasnya sedikit membeku.


"AAAA... SIAL!" kutuk Iblis itu.


Kedua temannya langsung mencoba mengcovernya. Iblis persepsi langsung mencoba menyembuhkan kaki rekannya. Sedangkan rekan yang satunya mencoba menahan Shiro.


Kemampuan penyembuhan Iblis persepsi itu cukup kuat, kaki yang membeku dan putus oleh serangan Shiro sebelumnya langsung kembali utuh. Ini menggambarkan kuatnya kemampuan penyembuhan Iblis persepsi ditambah dengan kemampuan regenerasi rasial mereka.


Ketika keduanya telah pulih dan bersiap untuk kembali menyerang Shiro. Keduanya terkejut karena temannya sudah dikalahkan oleh Shiro.


Tubuh temannya tertusuk oleh beberapa tombak Es dan membeku di tempat.


Ketika keduanya sedang saling menyembuhkan, Shiro sedang bertarung dengan salah satu Iblis.


Shiro melemparkan sebuah Ice Javelin kepada Iblis itu, namun serangan itu berhasil dihindari dengan mudah oleh Iblis itu. Tapi sayang, serangan itu hanya jebakan.


Ketika Ice Javelin melewati tubuh Iblis itu beberapa centimeter, Shiro menggunakan Switch untuk berpindah tempat dengan Ice Javelin.


Memegang tombak Es lainnya, Shiro yang muncul di belakang Iblis itu langsung menusuk tubuh Iblis itu dengan Ice Javelin.


Iblis itu lengah, sehingga ia terkena serangan telak dari Shiro. Tidak sampai disitu, setelah tubuh Iblis mulai membeku oleh serangannya, Shiro mengeluarkan beberapa Ice Javelin dan menusukkan semuanya ke tubuh Iblis tersebut.


Iblis itu hanya bertahan beberapa detik melawan Shiro, bahkan penampilannya saat ini cukup menyedihkan.


Shiro lalu memandang keduanya dengan tajam sambil mengeluarkan Ice Javelin lalu berkata:


"Selanjutnya giliran kalian!"

__ADS_1


__ADS_2