
Perubahan penampilan dari Sang Iblis membuat Shiro waspada. Sebab tidak hanya penampilan sang Iblis yang berubah, namun Auranya jauh mengalami peningkatan daripada sebelumnya.
Penampilan sang Iblis memiliki tanduk yang lebih panjang dari sebelumnya, Jika sebelumnya tanduk sang Iblis seperti tanduk kambing yang belum dewasa, kini lebih seperti tanduk domba yang melingkar.
Tak hanya tanduk, tubuhnya yang sebelumnya setinggi 2 meter, kini mencapai tinggi 5 meter. Lengkap dengan otot-otot yang terlihat kekar. Sayapnya pun menjadi besar, membentang bagaikan seekor kelelawar.
Bahkan, lengannya yang telah dipotong Shiro sebelumnya, kini telah kembali utuh. Sudah pasti, Iblis ini telah kembali ke masa kejayaannya.
"Kekeke~ Kali ini, kau yang akan mati ditanganku."
Iblis itu mulai bergegas berlari menuju Shiro. Shiro pun bersiap menghadapi serangan Sang Iblis.
Ketika Shiro sudah bersiap menghadapi serangan dari Sang Iblis, tiba-tiba Iblis tersebut menghilang. Iblis itu langsung muncul di depan Shiro.
Shiro terkejut, cakar sang Iblis mengincar lehernya. Shiro berhasil mengelak. Namun cakar sang Iblis berhasil melukai bahu kanan Shiro. Shiro tidak hanya terluka, Jubah hitamnya tertawa oleh cakar sang Iblis.
Jubah hitamnya sobek, dan penampilan asli Shiro akhirnya terungkap. Shiro hanya mengenakan kimono pria putih bercorak bunga biru-ungu dengan bagian atasnya terbuka.
Penampilan asli Shiro membuat Ratu Elfie yang sekarat tercengang. Tak hanya sang Ratu, Iblis juga terkejut melihat penampilan Shiro. Daripada terkejut, Iblis lebih ke ekspresi marah ketika melihat penampilan Shiro.
"Manusia... Berani-beraninya manusia berdiri bebas dan berani melawan Agasura yang perkasa ini," Iblis yang menyebut namanya Agasura mulai marah.
Kemudian Iblis Agasura itu memandang Shiro dengan tatapan marah, seperti akan melahap Shiro dalam satu gigitan.
"AKU TIDAK AKAN MEMAAFKANMU MANUSIA. AKAN KU KORBANKAN KEPALAMU KEPADA LORD PADUKA DAMBALA YANG AGUNG," Iblis Agasura mulai meraung tak jelas.
Shiro pun bingung melihat perubahan sikap Iblis tersebut kepadanya. Namun ia tidak bisa berpikir banyak, karena Iblis Agasura sudah mengarah kepadanya dengan kecepatan tinggi.
Dentang~
Dentang~
Serangan cakar Iblis Agasura beradu dengan Katana Shiro. Kedua serangan menimbulkan percikan api yang cukup banyak.
Kekuatan serangan Iblis Agasura membuat Shiro terpukul mundur beberapa kali. Peningkatan kekuatan Iblis Agasura membuat Shiro terpukau, namun ia tidak terkejut atau panik. Karena selama ini, ia hanya menggunkan 60% dari seluruh kekuatannya.
Meskipun begitu, ia tidak bisa langsung menggunakan 100% dari kekuatan. Selain karena perlu waktu untuk mencapai 100%, saat ini Shiro juga terluka. Pernapasan dapat membantunya mempercepat pemulihan, sehingga saat ini, peningkatan kekuatannya hanya sedikit demi sedikit dan pernapasannya terfokus untuk penyembuhan luka.
Dentang~
Dentang~
__ADS_1
Serangan mereka berdua kembali beradu, Shiro kembali terpukul mundur. Terlihat jelas kalau Iblis Agasura ingin sekali mencabik-cabik Shiro. Namun ada senyuman di wajah Shiro.
"KENAPA KAU TERSENYUM DASAR MANUSIA HINA."
"Eh.. emangnya tidak boleh ya ? Oh ya, bukannya kau sebelumnya bilang ingin mengambil alih tubuhku, tapi kenapa sekarang kau malah ingin mengorbankanku ?" tanya Shiro.
"KARENA MANUSIA ADALAH RAS RENDAHAN, RAS MENJIJIKKAN. TIDAK SUDI AKU SEBAGAI RAS IBLIS UNTUK MEMINJAM TUBUH RAS RENDAHAN SEPERTIMU."
Bang~
Iblis Agasura menendang Shiro dengan cukup kuat, membuat Shiro terpental cukup jauh walaupun ia berhasil menangkis serangan tersebut.
Akan tetapi, Shiro tidak terluka sedikitpun. Tubuhnya hanya ditutupi beberapa debu. Tangan Shiro lalu terulur ke atas, kemudian menunjuk ke bawah. Seakan memberi perintah.
Benar saja, Unseen dan Twin White Tiger berhasil membokongi Iblis Agasura.
Twin White Tiger berhasil menggigit ekor Iblis Agasura, dan Unseen sedang melakukan serangan diam-diam untuk menebas leher Sang Iblis Agasura.
Namun rencana tersebut gagal, dengan satu kali kibasan ekornya, gigitan Twin White Tiger langsung terlepas. Unseen pun berhasil dipukul dengan santai oleh Iblis Agasura seperti mengibas sebuah Lalat.
Melihat rencananya gagal, Shiro tampak biasa saja. Ia sudah mengharapkan kegagalan akan terjadi. Karena tujuan utamanya adalah mengulur waktu sampai ia bisa menggunakan kekuatannya secara optimal.
Dan sekarang, kekuatan yang bisa ia gunakan mencapai 70%, dan ini sudah cukup untuk mengimbangi serangan dari Iblis Agasura.
Iblis tersebut mulai terbang dan memandang Shiro dengan remeh. Kedua tangannya terulur ke depan, dan Iblis itu seperti sedang mengucapkan sebuah mantra yang tidak diketahui.
Setelah itu, tanah mulai bergetar hebat. Shiro sudah merasakan apa yang terjadi selanjutnya.
"Unseen, Twin White Tiger, pergi dari sini!" perintah Shiro.
Unseen dan Twin White Tiger mulai bangkit, mereka pun menuruti perintah Shiro dan pergi menjauh dari medan pertempuran.
Tanah bergetar hebat, beberapa ular besar yang kepalanya seukuran bola basket mulai muncul dari dalam tanah. Tak hanya satu, tapi puluhan dengan ukuran sebesar sama. Bahkan ada ratusan atau bahkan ribuan ular kecil yang bermunculan juga.
Ular-ular itu menandang Shiro dengan sangat ganas. Jika tatapan bisa membunuh, mungkin Shiro sudah terbunuh ribuan kali.
"Kekeke~ Bagaimana Manusia? apakah kau sudah menyadari perbedaan kekuatan diantara kita?"
Namun Shiro tidak menanggapi pertanyaan sang Iblis, ia berfokus untuk meningkatkan kemampuan tubuhnya.
Merasa diabaikan oleh Manusia hina di depannya, Iblis Agasura tampak kesal dan marah. Ia mulai menunjuk kepada Shiro, "Habisi dia."
__ADS_1
Mendapatkan perintah dari Iblis Agasura, ular-ular tersebut mulai bergegas merayap ke arah Shiro dengan ganas.
Pemandangan di depan Shiro kini mulai terlihat seperti tsunami ular. Namun Shiro tidak takut, sembari terus mengoptimalkna fungsi tubuhnya melalui pernapasan, Shiro masih menunggu serangan ular-ular tersebut.
Melihat Shiro diam tidak bergerak, Iblis Agasura tersenyum penuh kemenangan. Namun ketika ia sudah melihat kemenangan di depan mata, tiba-tiba ia terkejut.
Shiro yang sebelumnya tampak diam di tempat, kini menghilang. Dan sebuah jalan setapak terbuka diantara lautan ular.
Terlihat ular-ular itu di sepanjang garis lurus, tubuhnya terbelah dua dan menggeliat hingga akhirnya mati tak berdaya.
Senyum di wajah Iblis Agasura membeku, karena diujung jalan setapak di lautan u tersebut ada sesosok pria yang tubuhnya dikelilingi oleh Aura yang cukup tebal.
Pria itu adalah Shiro. Kini ia mampu mengerahkan 75% dari seluruh kekuatannya. Ketika penggunaan tubuhnya sudah berada di titik 75%, Otot Shiro mulai membengkak dan otot-otot tersebut mulai diselimuti oleh Aura.
Ketika Shiro mengerahkan kekuatannya diatas 85%, itu berarti sudah masuk ke titik ekstrim. Dan dengan 75% saja, ini sudah cukup untuk mengalahkan Iblis Agasura
Slasshhh~
Slasshhh~
Shiro mulai bergerak dengan cepat untuk menebas ular-ular tersebut. Target utama Shiro adalah ular dengan ukuran tubuh yang paling besar.
Melihat anak buahnya dibantai habis-habisan oleh Shiro. Iblis Agasura tampak marah, ia mulai memberi perintah, "Menyebar, kalian bunuh dulu para Dark Elf di belakang sana."
Ular-ular tersebut mulai menyebar, Shiro tidak bisa berbuat apa-apa. Ia hanya bisa mengejar beberapa target, ia tidak bisa mengejar semuanya.
Para Ular mulai memangsa beberapa Dark Elf yang pingsan, dan terlihat tubuh mereka mulai membesar.
Melihat ini, Shiro menggertakkan giginya. Ia juga akhirnya mulai mengerti perkataan Kakek Tingkas. Sekuat apapun seseorang, tidak aka bisa melindungi semuanya.
Dari kejauhan, Ratu Elfie tertatih-tatih berdiri. Ia menghadap Shiro dan Shiro melihatnya juga.
Ratu Elfie kemudian terlihat membungkuk kepada Shiro, ia memohon: "Tolong selamatkan rakyatku."
"Huh~" Shiro hanya bisa menghela napas pelan.
Kemudian Shiro mengangguk sambil menyeka katananya. Ia kemudian mengangkat katananya lurus di depan dadanya.
"Kalau begitu, Tidurlah."
Katana milik Shiro mulai bersinar terang, sinar tersebut menyelimuti medan pertempuran.
__ADS_1
"Dreaming All, Aktif."