Shiro : The Secret Hero

Shiro : The Secret Hero
107. Serangan Mendadak


__ADS_3

Ratu Elfie mendongak, tiba-tiba ia menangis melihat sesosok pria berjubah hitam berdiri di depannya.


"Kau...?"


"Tenang saja, aku selalu menepati janjiku kok."


Mendengar ucapan Pria berjubah hitam, Ratu Elfie menitikkan Air mata. Ia menangis tersedu-sedu.


Pria Berjubah hitam tersebut adalah Shiro. Sedari tadi, Shiro berada di sudut jauh ruangan Rapat, Ia mendengarkan semua pembicaraan mereka. Walaupun niat awalnya sebenarnya hanya untuk melihat konspirasi apa yang terjadi di desa Dark Elf ini.


Namun siapa sangka, ada iblis di balik semua konspirasi ini. Bahkan Shiro tidak menyangka ada Iblis yang memanipulasi salah satu menteri Dark Elf. Awalnya ia mengira konspirasi ini karena ketamakan akan kekuasaan atau hanya balas dendam saja kepada Sang Ratu karena Sang Ratu menolak cintanya.


Akan tetapi, Takdir berkata lain. Iblis yang menjadi dalang dari semua konspirasi, bahkan ada konspirasi besar lainnya yang direncanakan oleh Iblis-iblis tersebut.


Alasan Shiro tidak menyelamatkan Ratu Elfie sebelumnya karena Ia mendengar semua rencana dari sang Iblis.


Selama pembicaraan mereka berdua, Shiro merekam semua percakapan mereka dan Ia siap untuk melaporkan temuannya tersebut ke Markas Pusat Asosiasi Pahlawan.


Shiro yakin, Markas Pusat Asosiasi Pahlawan akan sangat terkejut ketika melihat berita ini.


Ketika Shiro merasa berita itu sudah cukup, dan sepertinya tidak ada lagi informasi yang akan keluar dari mulut sanh Iblis. Akhirnya Shiro memutuskan untuk keluar, membantu Ratu Elfie menghabisi Sang Iblis.


Selain itu, Shiro juga ingin tahu Seberapa besar jarak diantara keduanya. Ia juga tidak ingin rencana Iblis itu berhasil.


Shiro memandang Ratu Elfie yang menangis tersedu-sedu, lalu ia mengalihkan pandangannya ke Iblis tersebut, "Sekarang aku yang akan menjadi lawanmu."


"Kekeke~ Kau ingin melawanku sendirian ? Menarik, sungguh menarik."


Walaupun Iblis tersebut terlihat bersemangat, namun Shiro merasakan nada meremehkan dari ucapannya.


"Kekeke~ Ayo, silahkan maju."


Iblis memprovokasi Shiro, namun Shiro nasih berpikir rasional. Ia tidak terburu-buru menyerang, ia berjalan agak memutar sambil perlahan mendekati Iblis.


Sang Iblis hanya melirik pergerakan Shiro dengan senyum mengerikan.

__ADS_1


Shiro merasa dengan jaraknya saat ini, ia bisa bergegas mendekati Iblis. Saat ia mulai berlari menuju Sang Iblis, tiba-tiba Shiro mengerutkan kening, Ia langsung melompat mundur.


Beberapa panah mengarah kepadanya. Shiro melirik, anak panah tersebut berasal dari para Dark Elf yang dikendalikan oleh sang Iblis. Selain itu, beberapa Dark Elf petarung jarak dekat, sudah mulai mendekati Shiro dan hendak menyerangnya dari berbagai arah.


Para Dark Elf mulai mengepung Shiro dari berbagai arah. Shiro melirik area dengan sedikit Dark Elf dan mulai berlari menerjang arah tersebut.


Saat ia menerjang para Dark Elf, terdengar suara sayup-sayup dari Ratu Elfie.


"Kumohon, jangan sakiti rakyatku."


Mendengar permintaan Ratu Elfie, dahi Shiro mengerinyit, namun ia mengabaikan permintaan Ratu Elfie. Ia terus maju dan mengeluarkan Twin White Tiger.


Dentang~


Dentang~


Slasshhh~


Slasshhh~


Tubuh Dark Elf yang terkena racun perlahan mulai memburu, dan akhirnya mulai jatuh ke tanah.


Melihat rakyatnya satu persatu jatuh ditangan Shiro, Ratu Elfie meraung pelan, "Kenapa? Kenapa kau melakukan ini ?"


Shiro mendengar ruangan pelan sang Ratu, namun ia tidak berniat berhenti. Ia terus merobohkan Dark Elf yang dikendalikan Iblis satu persatu. Beberapa kali ia terpaksa mundur karena menghadapi kepungan dari Dark Elf.


Shiro kemudian memandang Ratu Elfie yang masih meringkuk, tangisnya semakin pecah. Ruangan pelannya masih terdengar.


Melihat ini, Shiro agak kesal mendengar ruangan 'Kenapa ? Kenapa?' dari tadi. Ia lalu bergerak mendekati Ratu Elfie.


Merasa kesal, Shiro menampar pipi Ratu Elfie. Tamparan tersebut tidak kuat, namun tamparan tersebut membuat Ratu Elfie tertegun.


"Kau bisa diam ga sih ? Bukannya membantu malah menjadi beban saja. Memang, aku sebelumnya berjanji untuk membantu rakyatmu, namun keadaannya sekarang berbeda," ucap Shiro dengan nada agak kesal.


"Lihat ! Mereka semua dikendalikan," tunjuk Shiro ke arah para Dark Elf yang semakin mendekat.

__ADS_1


Ratu Elfie tertegun dengan ucapan Shiro. Ia kemudian kembali ke akan sehatnya, ia memandangi para Rakyatnya dengan perasaan campur aduk.


Melihat Ratu Elfie yang masih bengong, Shiro menjadi kesal. Ia lalu mendorong Ratu Elfie hingga terjatuh, "PERGI DARI SINI ! MENGGANGU SAJA."


Dari kejauhan, Iblis tersenyum ketika memandang Shiro dan Ratu Elfie yang sedang meributkan sesuatu. Ia terkekeh, "Kekeke~ Luar biasa, sungguh keluarga yang harmonis."


Shiro mendengar ucapan dari Sang Iblis. Ia memandangi Iblis tersebut dengan tajam. Kemudian Ia mengeluarkan bom asap dari penyimpanannya dan melemparkannya ke depan.


Asap yang ditimbulkan mulai menyebar, menghalangi pandangan dari Sang Iblis dan semua Dark Elf yang ia kendalikan.


Melihat asap yang menghalangi pandangannya, Sang Iblis tidak menganggapnya serius. Di dalam pikirannya, palingan Pria berjubah hitam menggunakan asap tersebut untuk membawa lari Ratu Dark Elf. Ia pun mengendurkan kewaspadaannya.


Namun, ketika Ia agak santai, iblis merasakan sebuah krisis yang akan menghampirinya. Mengandalkan pengalaman dan nalurinya, ia memiringkan kepalanya.


Swuusshhhh~


Dan benar saja, sesosok hitam lewat disampingnya. Dan sebuah tebasan tergambar indah melewati tempat lehernya berada sebelumnya.


Iblis tersebut melihat Pria berjubah hitam yang hampir menebas lehernya. Ia sangat beruntung, berkat respon nalurinya, Sang Iblis berhasil menghindari serangan Shiro tersebut.


Sebenarnya, Shiro tidak menggunakan bom asap sebagai sarana untuk melarikan diri. Ia menggunakan bom asap hanya sebagai pengalih perhatian.


Ketika asap mulai menyebar, ia memasuki keadaan tak terlihat, dan menggunakan skill Switch untuk berpindah tempat tidak jauh dari lokasi Iblis berada.


Shiro menyelinap dengan hati-hati ke belakang Sang Iblis, dan ketika Ia melihat Sang Iblis menjadi lengah, Ia langsung mengincar leher Sang Iblis. Namun yang tidak Shiro sangka, Sang Iblis berhasil menghindari serangan mendadaknya.


Meskipun begitu, leher Sang Iblis tergores oleh Twin White Tiger, yang berarti iblis tersebut sudah terkena racun yang terkandung dalam Twin White Tiger.


Namun yang tidak Shiro sangka, Iblis itu tersenyum melihat lehernya tergores, Iblis itu menyeka darah yang keluar dari luka tersebut dan menjilati darah tersebut.


Iblis itu memandang Shiro dengan senyum meremehkan, "Kekeke~ Racun ya ? Tapi sayang sekali. Aku adalah Iblis, racun adalah makanan sehari-hariku. Racun ini tidak akan berpengaruh terhadapku."


Mendengar pernyataan dari Sang Iblis, Shiro mengerinyit, "Sepertinya tidak bisa mengandalkan hal-hal kecil ini," gumam Shiro sembari memandang Twin White Tiger.


Kemudian Sang Iblis memandang Shiro dengan senyum mengerikan, "Kekeke~ Hei nak, aku sedikit tertarik padamu. Maukah kau bermain denganku ?"

__ADS_1


__ADS_2