Shiro : The Secret Hero

Shiro : The Secret Hero
109. Battle


__ADS_3

Shiro perlahan turun dan saling menatap hadap-hadapan dengan sang Iblis. Ia tidak memperdulikan apa yang terjadi di belakangnya. Fokus Shiro saat ini adalah menghadapi Iblis yang ada didepan matanya.


"Mari kita mulai Ronde berikutnya," ucap Shiro.


"Kekeke~"


Iblis tersebut hanya terkekeh tanpa bicara sedikitpun, Ia lalu bergegas menyerang Shiro dengan kecepatan yang cukup cepat.


Kuku-kuku tajam telah berubah menjadi cakar yang setajam pisau. Cakar-cakar tersebut mengarah kepada perut Shiro.


Dengan mudah, Shiro berhasil mengelak ke samping. Namun serangan dari Sang Iblis tidak sampai disana saja. Iblis tersebut berulang kali mencoba mencakar Shiro.


Dentang~


Dentang~


Beberapa kali Shiro berhasil menangkis serangan dari Sang Iblis. Namun sepertinya itu tidak cukup untuk menghentikan serangan Iblis.


Kemudian Shiro menjentikkan jarinya dan berpindah ke tempat yang cukup jauh. Ia mencoba menjaga jarak dari Iblis.


"Sekarang giliranku."


Kali ini giliran Shiro yang menyerang, Iblis memamerkan taring tajamnya dan berniat menyerang Shiro juga.


Dentang~


Dentang~


Keduanya saling adu serangan, tidak ada diantara mereka yang ingin mengalah.


Shiro dapat merasakan peningkatan kekuatan dan Stat lainnya dari sang Iblis. Maka dari itu, Shiro perlahan-lahan mulai meningkatkan kadar Aura dan Oksigen di dalam tubuhnya dengan teknik pernapasan.


Shiro mencoba beradaptasi dengan meningkatkan kekuatannya sedikit demi sedikit. Ia tidak bisa langsung masuk ke mode maksimalnya. Jika ia memaksakan diri untuk langsung masuk ke mode maksimal, tubuhnya mungkin akan cepat lelah.


Maka dari itu, Shiro harus meningkatkan kapasitas tubuhnya perlahan-lahan. Layaknya melakukan pemanasan sebelum memasuki pertandingan utama.


Kekuatan, kecepatan, dan daya tahan tubuh Shiro perlahan meningkat sedikit demi sedikit. Iblis pun merasakan perubahan dari tubuh Shiro.


Senyumnya perlahan menghilang, digantikan oleh ekspresi serius.


Dentang~


Dentang~

__ADS_1


Serangan Shiro yang semakin kuat membuat Iblis terpukul mundur beberapa kali.


Tak ingin mengambil resiko, Iblis itu terbang menggunakan sepasang sayap kecil di punggungnya.


Melihat Iblis terbang menghindari serangannya, Shiro awalnya terkejut karena mengira sayap kecil di punggung Sang Iblis hanyalah sebuah hiasan belaka.


Shiro berniat untuk ikut terbang juga mengejar Sang Iblis. Namun Shiro mengurungkan niatnya. Karena ia melihat Iblis tersebut mengulurkan kedua tangannya ke depan, lalu banyak sekali ular yang muncul dan terbang ke arah Shiro.


Hujan ular terkonsentrasi kepadanya, Shiro hanya bisa membatalkan Frost Wing dan mulai menghindari Hujan ular tersebut.


Bum.... Bum... Bum~


Kekuatan serangan hujan ular tidak kalah kuat dengan kekuatan anak panah. Tidak hanya kekuatannya yang perlu diperhatikan, melainkan setelah ular-ular itu menyentuh tanah, ular-ular tersebut tidak mati atau diam ditempat. Melainkan kembali merayap, mencoba menyerang Shiro.


Kini Shiro tidak hanya harus memperhatikan serangan Sang Iblis dari atas, melainkan Ia juga harus memperhatikan serangan dari ular-ular tersebut.


"Tchih..."


Shiro hanya bisa menggertakkan giginya dan berusaha mencoba menangkis hujan ular yang terus datang mengarah padanya.


Slasshhh~


Slasshhh~


Hujan ular berhasil Shiro tebas beberapa diantaranya, namun ia tidak bisa menebas semuanya. Selain itu, ia masih harus menghindari ular-ular yang merayap menuju kepadanya.


Jubah Shiro kini banyak ternoda oleh darah dari ular-ular tersebut. Untung saja Ia menggunakan jubah hitamnya saat ini. Sehingga noda darahnya bisa tersamarkan oleh warna jubahnya.


Tak lama, ular-ular tidak lagi keluar dari kedua tangan Sang Iblis. Meskipun begitu, banyaknya ular di medan pertempuran saat ini bisa membuat orang bergidik ngeri.


Masih banyak ular-ular tersebut yang masih hidup dan dengan giatnya mencoba mengejar Shiro.


Melihat ini, Shiro mengerutkan kening. Ia melirik, mencoba melihat sekitarnya. Ia masih melihat Unseen dan Ratu Elfie yang masih berusaha menahan serangan dari para Dark Elf yang dikendalikan sang Iblis.


"Sepertinya aku tidak memiliki bala bantuan lagi," gumam Shiro.


Melihat Shiro yang terdiam dan sering melihat sekeliling, Iblis hanya bisa terkekeh dan menggoda Shiro, "Kekeke~ Ada apa nak? Apakah kau mau menyerah?"


Shiro tersenyum dan membalas Sang Iblis, "Tidak, aku sedang memikirkan bagaimana cara mengalahkanmu dengan rapih."


Kepala Sang Iblis berkedut, ia menjadi sangat marah, "Dasar makhluk rendahan. Anak-anak, serang dia."


Iblis tersebut memerintahkan ular-ular tersebut untuk menyerang Shiro. Mata ular-ular tersebut tampak terlihat sangat marah.

__ADS_1


Melihat ini, Shiro hanya bisa menggelengkan kepalanya. Lalu ia melempar kedua Twin White Tiger ke depannya.


Ketika kedua Twin White Tiger menancap di tanah secara bersamaan, dengan ajaibnya, penampilan Twin White Tiger berubah menjadi sosok Harimau Putih.


ROOOAARRRR~


Harimau putih itu mengaum, Shiro puas dengan penampilan Harimau Putih itu. Ini adalah salah satu trik yang ia temui pada Twin White Tiger untuk mewujudkan sosok Harimau Putih.


Shiro menujuk ke arah para ular yang dengan ganas menuju kearahnya, lalu ia memberi perintah kepada Harimau Putih perwujudan Twin White Tiger, "Habisi mereka!"


ROOOAARRRR~


Harimau putih itu mengaum dan berlari kencang menuju kerumunan ular tersebut.


Terlihat Harimau Putih itu hanya melangkah dengan cepat melewati kerumunan ular, namun kemudian pemandangan menakjubkan terjadi. Efek serangannya baru muncul setelahnya, banyak tubuh ular-ular tersebut yang terbelah dua, bahkan ada saja ular-ular tersebut yang langsung meledak ditempat.


Melihat ini, Shiro tersenyum puas. Namun tidak dengan Sang Iblis. Ia terlihat sangat kesal dan marah memandangi Shiro.


"Keke~ Senjata yang bisa transformasi ya ? Sungguh menarik, tapi apakah kau bisa menyerangku ketika kau tidak memiliki senjata?" cibir Sang Iblis.


Shiro tersenyum menghadapi cibiran Sang Iblis, "Maksudmu ini ?"


Kemudian terlihat Shiro mengeluarkan sebuah Katana. Ya, ini adalah Soul Weapon pertama Shiro. Semenjak identitasnya berubah menjadi Zero, Shiro jarang menggunakan Soul Weapon berbentuk Katana. Ia takut Katananya akan dikenali oleh orang lain, dan penyamaran dan strateginya selama ini terbuang percuma.


Apalagi ketika Shiro sudah mendapatkan Twin White Tiger, makin jarang Katana tersebut Shiro pakai.


Melihat katana yang digenggam Shiro, Mata Sang Iblis tampak berbinar-binar, "Kekeke~ Sungguh menarik, aku tidak sabar untuk menjadikan tubuhmu sebagai wadahku."


Mendengar nada bersemangat Sang Iblis, Shiro mencibir ucapan Sang Iblis, "Coba saja kalo kau bisa."


Merasa tertantang, Sang Iblis menjadi semakin bersemangat, "Kalo begitu, aku tidak akan sopan."


Iblis tersebut terbang menukik ke arah Shiro, ia mengacungkan cakar-cakarnya ke arah Shiro.


Shiro tidak tinggal diam, ia menyiapkan kuda-kuda dan mencibir Sang Iblis kembali, "Sejak kapan Iblis punya sopan santun?"


Tanah di bawah kaki Shiro retak, Shiro lalu melompat menerjang ke arah Sang Iblis. Sembari melompat, Frost Wing di punggung Shiro terbuka lebar.


"TERIMA INI!" ucap keduanya secara bersamaan.


BANG~


Perpaduan serangan antara Cakar sang Iblis dan Katana milik Shiro membuat suara ledakan yang cukup besar.

__ADS_1


Saat ini belum terlihat siapa yang lebih unggul.


Nantikan episode selanjutnya.


__ADS_2