Shiro : The Secret Hero

Shiro : The Secret Hero
127. FIND


__ADS_3

BANG~


BANG~


BANG~


Shiro memukul tubuh Undead Dragon dengan sangat keras. Tubuh Undead Dragon menjadi berlubang akibat pukulan keras Shiro.


"SIALAN KAU MANUSIA."


Undead Dragon mengamuk dan menghentakkan kakinya. Membuat tanah sekitar bergetar cukup hebat.


Kemudian sejumlah besar taji tulang muncul dari tanah sekitar Undead Dragon.


Shiro menghindari serangan taji tulang yang bermunculan ke arahnya. Ia tidak pergi jauh dari Undead Dragon.


BANG~


Sekali lagi Shiro memukul tubuh Undead Dragon dengan sangat kuat, membuat gabungan lubang yang Shiro buat dengan tinjunya, kini menjadi cukup besar.


"Unseen, sekarang."


Teriakan Shiro membuat Unseen berlari diantara bayangan dan langsung memasuki tubuh Undead Dragon yang berlubang cukup besar.


Merasakan ada sesuatu yang memasuki tubuhnya, Undead Dragon menjadi sangat marah.


"Apa yang kau lakukan pada tubuhku, manusia?"


"Bukan apa-apa, aku cuma memukulimu seperti biasa," jawab Shiro.


"Hahaha~ Usahamu akan terbuang cuma-cuma, manusia. Kemampuan regenerasiku bukanlah hal yang bisa dihentikan oleh manusia rendahan sepertimu."


Kemudian terlihat lubang yang dibuat Shiro dengan pukulannya mulai tertutup oleh tulang. Namun Shiro tidak khawatir dengan hal itu.


"Benarkah ? Kalo begitu, Akan ku gunakan kau sebagai samsak tinjuku."


Mendengar jawaban Shiro, Undead Dragon tambah marah, "BERANI-BERANINYA KAU BICARA SEPERTI ITU. AKAN KU BUNUH KAU, MANUSIA."


Kemudian salah satu cakar dari Undead Dragon mengarah kepadanya. Namun Shiro tidak akan repot-repot untuk menghadapinya. Serangan Undead Dragon ia hindari dengan mudah menggunakan skill Switch.


Alasan Shiro tidak melawan, karena tugasnya saat ini adalah untuk mengulur waktu.


Menurut rencana yang dibuatnya untuk Unseen, Shiro menugaskan Unseen masuk ke dalam tubuh Undead Dragon untuk mencari Inti Kristal Jiwa dari Undead Dragon yang berbentuk sebuah Bola Orb.


Shiro memutuskan rencana ini ketika melihat Unseen kembali masuk ke dalam bayangan. Rencana ini juga ia pikirkan ketika melihat bagian dalam tengkorak Undead Dragon yang tidak berisi apa-apa.


Melihat kedua hal itu, Shiro menyimpulkan kalau bagian dalam tubuh Undead Dragon juga berongga-rongga yang bisa dimasuki makhluk yang cukup kecil.

__ADS_1


Maka dari itu Shiro membuat rencana khusus ini untuk Unseen.


Dan saat ini, Unseen sudah masuk ke dalam tubuh Undead Dragon. Dan Shiro percaya kalau Unseen dapat menemukannya. Tugas sekarang adalah mengulur waktu untuk Unseen.


BANG~


Undead Dragon kembali ingin terbang, namun Shiro kembali memukuli sayapnya hingga patah dan membuatnya tidak bisa terbang.


Walaupun sudah beberapa kali sayap Undead Dragon dipatahkan oleh Shiro, sayap tersebut kembali muncul dengan kecepatan yang cukup cepat.


Namun meski begitu, Shiro tetap menghancurkannya. Dengan membuat Undead Dragon tidak bisa terbang, itu bisa mengurangi efektivitas tempur Undead Dragon di udara.


"SIALAN KAU MANUSIA."


Kemudian Undead Dragon kembali mengeluarkan jurus aliran listrik di tubuhnya.


Walaupun Shiro berhasil menghindarinya, namun Shiro khawatir dengan kondisi Unseen di dalam tubuh Undead Dragon. Ia takut Unseen terkena serangan listrik dari Undead Dragon.


Kemudian Shiro mengeluarkan manik komunikasi dan menghubungi Unseen di dalam tubuh Undead Dragon.


"Unseen, bisakah kau dengarkan aku? Apakah kau baik-baik saja?" tanya Shiro.


"Kiek~"


Sebuah jawaban terdengar dari manik tersebut, namun mendengar suara itu, Shiro menepuk dahinya.


Shiro lupa kalau Unseen biasanya berkomunikasi kepadanya secara langsung melalui telepati. Dan Unseen tidak bisa bicara bahasa manusia.


"Unseen, maaf aku tidak mengerti ucapanmu. Tapi kalau kau baik-baik saja, teriaklah dua kali. Namun jika terjadi sesuatu teriaklah sekali."


Kemudian suara Unseen terdengar di balik manik komunikasi: "Kiek~ Kiek~"


Mendengar teriakan dua kali Unseen, Shiro akhirnya bisa bernapas lega.


"Oke, Baguslah kalau kau baik-baik saja. Oh ya, Maaf, aku lupa kau tiba bisa berbicara bahasa manusia. Kita akan berbicara menggunakan sandi morse saja. Kau masih ingat kan ?"


"Kieeek~ kiek Kieeek~ Kieeek~"


Mendengar jawaban dari Unseen, Shiro tidak lagi khawatir. Karena jawaban dari Unseen barusan adalah Sandi Morse untuk huruf 'Y', yang berarti Unseen mengerti menggunakan sandi morse.


Selama berapa tahun bersama Shiro, Unseen juga sudah banyak mempelajari banyak hal dari Shiro, termasuk Sandi Morse.


"Baguslah kalau kau masih ingat."


Kemudian Shiro mematikan manik komunikasi dan bersiap menghadapi Undead Dragon yang mengarahkan mulutnya ke arahnya.


Boom Boom Boom~

__ADS_1


Bola-bola api biru mengarah kepada Shiro. Walaupun serangan tersebut terasa panas, namun kecepatan serangan tersebut tidak terlalu cepat, sehingga Shiro dengan mudah menghindarinya.


Sembari menghindar, tidak lupa Shiro mengejek Undead Dragon: "Apa cuma segini kekuatanmu?"


"Sialan kau manusia, jika bukan karena aku butuh banyak kekuatan untuk regenerasi, serangan tersebut akan lebih kuat." Tentu saja ini yang diucapkan Undead Dragon di hatinya.


Tidak mungkin Ia memberitahukan apa yang terjadi pada kekuatannya kepada Shiro. Ia tidak sebodoh itu.


"TCIIH~ TERLALU BANYAK SEMUT DISINI."


Setelah mengucapkan itu, perhatian Undead Dragon teralihkan kepada para Pahlawan yang sedang mendekati medan pertempuran antara dirinya dan Shiro secara diam-diam.


Kemudian Undead Dragon membentangkan kedua sayapnya dan mengepakkannya ke depan, atau lebih tepatnya kearah para pahlawan.


WOOOSH~


Angin kencang menghantam para pahlawan. Walaupun angin tersebut berhasil mengangkat pohon-pohon sekitarnya, namun para pahlawan tampak tidak goyah. Mereka tetap berdiri, berjuang dengan penuh semangat juang.


Shiro sudah mengetahui kedatangan Bala bantuan, namun ia mengabaikannya.


Shiro tidak berniat membantu mereka. Ia ingin melihat kekuatan dari bala bantuan yang datang. Jika mereka tidak bisa menahan serangan dari Undead Dragon, mereka hanya akan menjadi beban untuk dirinya.


Melihat para pahlawan yang bertahan dari serangannya, Undead Dragon mencibir: "Hoh, boleh juga sekumpulan semut ini."


Undead Dragon ingin kembali menyerang para pahlawan dengan Fire Ball Dragon. Namun tiba-tiba ada seseorang yang muncul diatas kepalanya.


"Apakah kau melupakanku?"


Orang itu adalah Shiro, kemudian Shiro memukul kepala Undead Dragon dengan cukup kuat.


BANG~


Kekuatan pukulan Shiro membuat kepala Undead Dragon tersungkur, ia pun terpaksa menelan kembali serangan Api yang telah terlanjur ia keluarkan.


BOOM~


Api biru meledak di mulut Undead Dragon dan membuat ledakan yang cukup kuat.


Melihat serangan dari Undead Dragon gagal dan malah mengenai diri sendiri. Para pahlawan menghela napas lega.


Setidaknya mereka bisa terhindar dari serangan tersebut. Mereka terlihat sangat berterimakasih kepada Shiro.


Tanpa bantuan Shiro, mereka akan sangat susah payah menghadapi serangan dari Undead Dragon.


Namun Shiro tidak memperhatikan mereka, ia melihat ke arah Undead Dragon yang mencoba bangkit, "Bukankah sudah ku bilang kalau kau akan menjadi samsak tinjuku."


Setelah Shiro mengucapkan itu, Shiro merasakan ada suara dari manik Kristal. Ia pun mengambil manik Kristal itu, dan mendengar sandi yang dibuat oleh Unseen.

__ADS_1


Mendengar sandi morse yang dibuat Unseen, Shiro menjadi senang, Senyumnya melengkung indah.


Karena Sandi morse tersebut berbunyi 'FIND', yang berarti Unseen telah menemukan apa yang ia tugaskan kepada Unseen.


__ADS_2