
BANG~
Kedua serangan mereka beradu, pertemuan antara Cakar sang Iblis dan Katana Shiro membuat suara ledakan yang cukup besar.
Keduanya terpental mundur, keduanya langsung mencoba menjaga keseimbangan dan kembali menyerang.
Dentang~
Dentang~
Keduanya terus beradu serangan jarak dekat, walaupun Shiro kehilangan keunggulan pada kecepatan dan kemampuan ledakan kekuatan singkat, namun kekuatan lengannya dalam mengayunkan Katana tidak bisa diremehkan.
Beberapa kali serangan Shiro berhasil memukul mundur Sang Iblis, bahkan cakarnya memiliki goresan yang cukup tebal oleh adu kekuatan dengan Shiro.
Merasa dirugikan, Iblis tersebut berusaha menghindari pertempuran jarak dekat dengan Shiro. Ia mencoba menjaga jarak.
Dalam pertempuran udara, Shiro agak lemah dalam hal kecepatan, walaupun ia bisa berakselerasi, namun kecepatannya tidak secepat ledakan kecepatan ketika ia di darat.
"Tcih~ Aku akan memotong kedua sayapnya," gumam Shiro.
Kemudian Shiro melihat Iblis itu tersenyum dan mengarahkan salah satu tangannya ke arah Shiro.
Bam~
Seekor ular ditembakkan dari tangan Iblis yang terulur tersebut, ular itu melesat cepat menuju Shiro.
Mata Shiro menyipit, ia memfokuskan diri menghadapi ular yang ditembakkan kearahnya dengan sangat cepat.
Jika hujan ular sebelumnya mirip Gatling atau Senjata Mesin, ular yang ditembakkan sang Iblis kali ini lebih mirip ke senjata Sniper.
Walaupun kecepatan ular yang ditembakkan itu sangat cepat, tapi Shiro masih bisa melihat dan memprediksi arah serangnnya.
Shiro menggengam Katananya, lalu ia mengambil sikap untuk selalu bersiap untuk menebas.
Slasshhh~
Ketika ia merasa timingnya sudah tepat, Shiro menebas Katananya ke depan. Serangan Shiro mengenai Sniper ular tersebut, ular tersebut langsung terbelah menjadi dua.
Bam~
Bam~
__ADS_1
Iblis kembali menembakkan Sniper ular kepada Shiro beberapa kali. Namun Shiro dengan mudah menebasnya.
Walaupun Shiro dapat dengan mudah menghalau serangannya, Sang Iblis tidak menyerah untuk terus menyerang Shiro.
Ketika Iblis hendak menembakkan Sniper ular lagi ke arahnya, Shiro merasakan timing yang tepat.
Bersamaan dengan Sniper ular yang ditembakkan ke arahnya, Shiro menjentikkan jarinya. Ia bertukar posisi dengan ular yang baru saja ditembakkan sang Iblis.
Iblis tersebut terkejut melihat Shiro yang muncul di depan matanya. Di depannya saat ini, Shiro sudah melayangkan serangan kepadanya.
Mengandalkan pengalaman dan intusinya selama bertahun-tahun, Iblis berhasil mengelak dari tebasan Shiro.
Walaupun ia berhasil menghindar, Iblis masih terkena serangan diagonal Shiro. Sebuah luka menggores mukanya, dari mata kanan membuat garis lurus menuju tanduknya di sebelah kiri. Bahkan tanduk sebelah kirinya tertebas oleh Shiro.
Shiro bahkan terkejut ketika melihat Sang Iblis berhasil menghindari serangan mendadaknya. Ia pun berniat menambah latihannya setelah kembali ke Kota. Ia ingin melatih reflek tubuhnya agar bisa menyamai reflek dari Iblis yang ada di depannya.
Kemudian Shiro melihat tangan Iblis mengarah kepadanya, tangan tersebut dengan panik mengarah ke lehernya.
Slasshhh~
Shiro tidak membiarkan tangan snag Iblis menyentuh dirinya, ia pun menebas pergelangan tangan Sang Iblis.
KIEEEEKKKK~
Shiro menutup kedua lubang telinganya, ia merasa gendang telinganya hampir pecah oleh teriakan sang Iblis. Kedua sayapnya (Frost Wing) membungkus dirinya sebagai sikap defensif agar tidak diserang oleh sang Iblis secara tiba-tiba.
Hanya selang waktu beberapa detik, Shiro sudah merasa normal. Kedua sayapnya yang ia gunakan sebagai media pertahanan sebelumnya, kini terbuka lebar.
Shiro bersiap menerima serangan kejutan dari sang Iblis, namun di depannya tidak terlihat siapa-siapa. Bahkan ia melirik ke kiri dan ke kanan, namun tidak ada tanda-tanda keberadaan sang Iblis sedikitpun.
Merasakan kondisi lingkungan yang aneh, Shiro membenamkan dirinya pada kemampuan persepsinya.
Dari persepsinya, Shiro dapat merasakan Aura Jahat Iblis itu berada di medan pertempuran Ratu Elfie, Unseen dan para Dark Elf yang dikendalikan.
Melihat ini, Shiro merasakan firasat buruk, ia kemudian bergegas kembali ke medan pertempuran mereka.
Shiro bergegas terbang kembali, sebelumnya Ia membawa Iblis itu untuk bertarung jauh dari pertempuran mereka, namun ia tidak bisa membawa Iblis itu menjauh.
Tetapi Shiro tidak menyangka targetnya kali ini berubah. Karena jaraknya yang cukup dekat, Shiro dapat dengan cepat sampai menuju medan pertempuran mereka.
Dari kejauhan, Shiro dapat melihat Ratu Elfie yang terjatuh di genangan darah. Sepertinya Iblis tersebut berhasil menyerang Ratu Elfie.
__ADS_1
Iblis itu terlihat seperti sedang mencari sesuatu di cincin ruang Ratu Elfie yang berbentuk seperti akar tanaman. Kemudian Iblis itu terlihat tersenyum.
Melihat senyuman Iblis itu, Shiro merasakan firasat buruk. Ia kemudian bergegas mendekat.
Terlihat Unseen juga berusaha mencegah sang Iblis dengan melakukan serangan diam-diam. Namun dengan mudahnya, Iblis itu menendang Unseen dengan cukup kuat, membuat Unseen terpental cukup jauh.
"UNSEEN~" Teriak Shiro.
Shiro mengalihkan perhatiannya kembali kepada Sang Iblis, "Kau akan membayar akibatnya."
"Kekeke~ Namun kau sudah terlambat. Kali ini kau yang akan mati ditanganku."
Iblis itu mengeluarkan bola Kristal dari cincin penyimpanan Ratu Elfie. Shiro mengenali bola Kristal itu, karena itu adalah sebuah Orb.
Shiro tidak terkejut, karena makhluk ataubras humanoid memang memiliki Orb mereka masing-masing. Ini adalah pengetahuan yang ia peroleh. Namun yang Ia tidak tahu, kenapa Iblis menginginkan Orb milik Ras Dark Elf.
Dan kalimat terakhir Iblis membuat Shiro memikirkan berbagai alasan.
"Sepertinya ada rahasia lain yang tersembunyi di balik Orb," gumam Shiro.
Shiro langsung bergegas mendekat, namun ia selangkah terlambat. Iblis itu menelan Orb itu dalam satu tegukan.
Shiro terkejut dengan apa yang dilakukan Iblis, namun perasaan bahaya langsung tersirat di benaknya.
Aura Jahat keluar dari tubuh Iblis, dan Aura jahat tersebut menyebar dengan cepat. Aura tersebut membuat badai Aura Jahat yang berpusat di tubuh Sang Iblis.
Shiro langsung terbang mundur, menghindari jangkauan badai Aura. Karena badai Aura belum terlalu ganas, Shiro berniat membawa kembali beberapa orang.
Shiro mengeluarkan beberapa senjata dan bahan tidak berguna lalu menyunyitikkannya sedikit Auranya.
Kemudian Shiro menjentikkan jarinya untuk menukar tempat beberapa orang dengan bahan dan senjata tersebut.
Karena keterbatasan material dan Aura yang dimilikinya, Shiro hanya bisa menggunakan skill Switch kepada Unseen, Ratu Elfie dan Twin White Tiger.
Shiro tidak bisa memindahkan semua Dark Elf. Auranya sangat terbatas, dan tidak mungkin ia menghabiskan auranya. Masih ada Iblis yang perlu ia lawan selanjutnya.
Selanjutnya terlihat bahwa badai tersebut semakin ganas, para Dark Elf yang terjebak di lingkaran badai tersebut terlihat sesak. Mereka mencoba bernapas, bagaikan sebuah ikan yang terjebak di daratan.
Namun Shiro tidak dapat berbuat apa-apa. Shiro hanya bisa menunggu dan mengisi kembali Auranya sedikit demi sedikit.
Badai Aura tidak berlangsung lama, kemudian penampakan Iblis terlihat semakin jelas.
__ADS_1
Penampilan Iblis tersebut telah berubah cukup jauh, bisa dibilang Iblis itu telah diupgrade atau telah berevolusi.
"Kekeke~ Kau yang akan mati ditanganku kali ini."