
" Siapa yang ada dibelakang kalian , siapa yang menyuruh kalian ? " tanya ayah dengan kesal kepada beberapa orang dihadapannya .
" wan , biar aku yang bertanya tenangkan dirimu " ucap papa seraya menenangkan ayah yang terlihat sangat kesal.
" biar aku saja gus ! " ucap papa hendra dengan tegas sembari mengeluarkan pistos di saku celananya
" papa ,, sudah pa.. tenangkan dirimu " yofie menarik lengan papanya itu dan membawa papa hendra keluar gudang tempat robert membawa orang-orang yang dicurigainya .
" aku tanya siapa tuan mu yang menyuruh kalian mengintai kami " tanya papa dengan tegas kepada mereka , mereka seperti enggan memberitahu orang dibalik mereka . papa , jimmy dan ayah beberapa kali bertanya dan tak satu orang pun menberikan satu namanya saja . akhirnya yofie yang terlihat kesal menghantam salah satu dari ketiga orang tersebut . tetapi hasilnya nihil mereka sama sekali tak ingin memberitahukan siapa orang tersebut ,.
" baiklah , pastikan orang-orang ini baik-baik saja , tidak boleh ada yang melakukan kekerasan " pinta papa
" mengapa om , bukankah seharusnya kita membunuh orang-orang yang tak berguna ini " seru jimmy yang mendengus kesal kepada mereka.
" tidak , mereka sedang merasa tertekan , kalau saja kalian mau bercerita kepadaku dan meminta perlindungan kami ,, aku pasti akan membantu kalian " ujar papa yang mencoba membujuknya .
" kami takut keluarga kami menjadi korban TUAN BESAR , tuan " ucap salah satu lelaki berumur sekitar 40 tahun.
__ADS_1
" baiklah , catat anggota keluarga kalian beserta alamat yang harus aku temui untuk melakukan perlindungan , aku akan meminta orang-orangku melindungi mereka jika kau mau memberi tahu kami apa tujuan kalian , dan siapa yang menyuruh kalian " ucap papa
" kami takut anak istri kami mendapatkan penganiyaan dari orang-orang tuan besar tua " ucap seseorang yang berada di tengah dua orang tersebut .
" siapa tuan mu ?? " tanya ayah dengan pelan .
"" robbert , tolong panggilkan juno dan lalan untuk membantuku melindungi keluarga mereka dan berikan tempat yang layak untuk mereka dan berikan beberapa sembako juga uang ..pastikan keamanan mereka selama tulang punggungnya bersama dengan ku disini " ucap papa kepda robbert orang kepercayaan papa , robbert menganggukan kepalanya dan meminta informasi penting tentang keluarga mereka . ternyata keluarganya sebagian besar tinggal di indonesia .
" aku akan menghubungi joe juga dhan agar memberikan apa yang aku beri untuk keluarga mereka . " ucap ayah
" baiklah ayo ceritakan kepadaku , kalian tidak perlu khawaqtir .. kalian perlu hidup dan menghidupi keluarga kalian ..jangan mengotori tanganmu hanya karena ingin menafkahi keluargamu " ucap papa seraya berbicara dengan sangat lembut .
" kami disuruh menjadi mata-mata untuk keluarga kalian sejak 5 tahun yang lalu dan kami juga tahu mengenai kematian risa saat itu . sebenernya kami yang akan membunuh anak itu tetapi ada wanita yang terlebih dahulu mencelakai risa.. kami sungguh sangat berdosa tuan .. maafkan kamiii " ucap seorang lelaki yang merasa sangat menyesal .
papa hendra yang masuk terduduk kembali tanpa pistol ditangannya , karena yofie sangat yakin infomasi dari mereka sangat akurat dan papa hendra sudah terlihat lebih tenang .
" siapa yang menyuruh kalian dan apa rencana mereka selanjutnya " tanya papa hendra dengan menajamkan pandangannya .
__ADS_1
" kami dibawah pimpinan tuan bobby , dan selama kami menjadi bawahan tuan bobby kami sama sekali tidak mengetahui bahwa tuan besar kami seperti apa , kemarin kami sempat menemui nya di pulau xxx ( pulau bagian utara pulau papa gusti ) dan saat itu kami hanya di perintahkan untuk membawa tawanan kami yang bernama may juga rido " ucapnya kembali
" untuk apa mereka menginginkan anak dan menantu kami " tanya papa gusti dengan sangat kesal , papa gusti menghela napas panjangnya .
" mereka menginginkan nyawa may juga rido tuan , TUAN BESAR menginginkan ANDA jatuh terlebih seorang informan memberikan informasi bahwa kalian semakin kuat saat tuan hendrawan berat dipihak kalian , tuan besar sangat merasakan kekecewaan makadari itu target yang lemah adalah anak-anak kalian " ucapnya menjelaskan
" siapa informan itu apakah saya mengenalnya ? "tanya papa hendra
" adik dari tuan bobby tuan " ucapnya kembali
" ROBBY // KAU PENGHIANAT BAJINGAN !!!! " UCAP PAPA HENDRA DENGAN KESAL .
mereka terdiam kala papa hendrA terlihat meluapkan emosi nya sembari menendang kursi dan berteriak dengan sangat sarkas , papa hendra juga *** gelas yang ada dihadapan nya sehingga melukai tangan kekarnya .
" KAU AKAN MATI DITANGANKU BOB , ROB !!! KAU SUDAH BERMAIN-MAIN DENGAN DARAH ANAK-ANAK KU KAU AKAN MEMBAYARNYA SEUMUR HIDUPMU " UCAP PAPA HENDRA DENGAN SARKAS .
__ADS_1