
rido masih dalam tahap pemulihan .
menurut om rus , rido termasuk pasien yang kuat dan terbilang sangat cepat pemulihannya . om rus juga telah mengecek semua kondisi rido untuk saat ini jantung nya dalam tahap normal hanya saja rido masih rentan jika menghadapu situasi yang sulit atau merasa tertekan .
" sayang ..... " panggilku pada rido yang sedang duduk menikmati udara pagi
" ya sayang ku.... " seketika rido menjawab sembari menunjukan senyuman khas nya
" kamu sarapan ya , aku udah buatin bubur ayam kesukaan kamu " sembari menyuapinya makan
" emmm mengapa enak sekali ini sayang , kamu pasti menambahkan bubuk cinta di dalamnya , aku semakin bersemangat makan jika kamu membuatkan makanan untuk ku langsung dari tanganmu " goda nya sembari menyipitkan kedua matanya
" sayang , kamu ini ada aja ya ... i loveyou papih twiner " ucapku sembari mencium punggung tangannya
" ini enggak ? " sembari menunjukan telunjuknya di pipi kanannya
" muaaccchhh " kecup pipi rido dengan hangat.
rido sangat terlihat bahagia , aku melihat dari tatapannya untuk ku , aku berharap rido akan menemani ku dan anak-anak ku hingga mereka dewasa , kami sedang bergurau dab kak richard tiba-tiba datang untuk ikut megobrol bersama kami.
" udah-udah jomblo seantero jagat raya bakalan pada bunuh diri kalo liat yang ginian terus " ucapnya menyeleneh padaku dan rido
" makanya cepetan nikah " jawab rido menggoda richard sembari mengedipkan sebelah matanya padaku
" yee lu enak udah dapet bini lah gua do , pacar aja kaga punya wkwkwkw " ketawanya dengan sangat lepas
" nahh kak shalom ? bukannya kalian sedang merencanakan pernikahan ? tanyaku pada richard , aku sangat penasaran dengan hubungan mereka
" ya , cepetan lamar tar diambil orang chard " rido menimpaliku dengan ucapan nya
" emmm , duh enough ahh , gue mah masih lama untuk nikah gue masih belum bisa lupain risa " jawabnya setengah bersedih
__ADS_1
what...apaaa , ada apa dengan kak.richard dan risa ?? mengapa selama setahun kami menikah aku tidak pernah tau apa-apa tentang masalalu risa , dan rido tidak pernah ingin memulai bercerita tentang adiknya itu..yang aku tau risa adalah sosok wanita yang sangat baik dan sopan dia juga anak yang penurut ... akupun tidak berani menanyakan hal yang lebih kepada nya karena melihat kondisi kak richard yang setengah bersedih dan rido pun sepertinya tidak ingin membahas tentang risa.
" eh iyaa kemaren kalian sempet mau cerita tentang apa yang aku gak tau , tentang apa itu ? " bertanya kepada kami ,untuk menghangatkan suasana kembali
" oh itu , kamu aja de yang cerita . " pinta richard kepadaku
" jadi gini pih ........ " aku mulai menceritakan semua yang telah terjadi kepada rido , aku memulai cerita dengan apa yang roni ceritakan dan melanjutkan semua kondisi pada saat itu , aku juga brcerita tentang shalom yang membantuku memecahkan masalah , rido sangat mendengarkan dengan seksama setiap detail yang aku ceritakan . ridopun tak ingin memotong ceritaku itu , begitupun dengan penjelasan kak richard kepadanya . rido sangat terlihat tenang saat mendengarkan kami . selesailah aku dan richard bercerita padanya tak kusangka jawaban rido sangat membuatku berderai air mata ..aku tak menyangka rido seperti itu
" sayang , maafkan aku... tapi mengapa kita harus memberatkan mereka.. mereka mungkin sedang khilaf , maafkanlah mereka dan jangan pernah kita menyimpan dendam itu tidak baik , lihatlah aku sekarang kan tidaj apa-apa " ucapnya sembari mengelus pipiku
" tapi kami sangat kesal dengan mereka " ucap richard memotong rido yang sedang berbicara
" mereka mungkin bersalah , aku tau itu tapi sudahlah kita cabut saja laporannya lagipula aku ingin mereka sadar dengan kesalahannya dengan mereka mengakui kejahatannya saja sudah membuatku bahagia , apakah aku bisa bertemu mereka ? ," ucapnya lagi sembari bertanya kepadaku
" do , kamu segampang itu memaafkan apa kamu tidak memikirkan perjuangan kami , untuk apa kau menemui mereka ?? haah " ucap richard kesal dengan rido
" aku minta maaf , bukan maksudku untuk ku ..." rido terhenti karena richard memotong pembicaraannya lagi
rido menghela napas panjangnya , rido tidak berani membantah sahabatnya itu karena sedari dulu richard memang sangat keras kepala apalagi jika ada orang yang ingin menyakiti rido , richard lah orang yang pertama yang akan membelanya ..
ridopun hanya terdiam mempaku mendengar kalimat ultimatum dari richard .
" sayang apa kau marah dengan sikap kak richard ? " tanyaku pada rido sembari memeluknya dari samping
" tidak , richard memang seperti itu , dia sangat menyayangiku dan juga risa .. bagiku dia adalah pahlawanku selamanya , " jawab rido kepadaku
" dia sangat menyayangimu , makadari itu dia sangat merasa kesal atas apa yang mereka lakukan , aku yakin kamu mengerti dengan apa yang kak richard sampaikan " ucapku kepada rido seraya menenangkannya
" aku sangat mengerti perasaan nya , akupun tidak ingin dia merasa aku tak menghargainya ! " ungkapnya padaku
" aku menyayangimu suamiku " berbisik ditelinganya dan menciup halus pipinya.
__ADS_1
" aku juga sayang , tapi aku ingin sekali bertemu dengan mereka ... " rido berbisik kepadaku
akupun berjanji untuk membujuk ka richard supaya mau mengijinkan dan mengantar rido untuk bertemu mereka , aku mengajak rido untuk segera masuk karena aku melihat rido sudah sangat kelelahan .
*****
" apa yang sudah aku katakan padanya , mengapa aku dengan tega membuatnya memikirkan tingkahku " gumam richard yang sedang duduk termenung di kamarnya.
richard merasa sangat menyesal dengan apa yang telah dikatakannya kepada rido , richard memutuskan untuk segera menemui rido yang sudah berada didalam kamarnya .
tok... tok... tokkk ( suara pintu diketuk )
akupun segera membuka pintu dan aku melihat richard sedang menundukan kepalanya , dan segera berbicara padaku
" may , rido sedang tidur apa dia belum tertidur ? " tanyanya padaku
" belum kak , dia belum mau tidur siang . aku juga belum memberinya obat " ucapku pada richard
" aku ingin menemuinya " ungkapnya padaku
" masuk aja chard aku lagi santai ko " rido setengah berteriak untuk mempersilahkan richard masuk
" do aku minta maaf " ucapnya seraya memeluk tubuh rido
" untuk apa minta maaf , kamu gak salah ko . aku yang gak ngertiin perasaan kamu " ucap rido melepaskan pelukan richard
" besok gw anterin lo kesana tapi dengan catatan , lo gak boleh ngebebasin mereka sekarang " melentingkan kelingking nya ke arah rido..
" iya janji chard , aku janji " membalas dengan melingkari kelingking nya ka richard
merekapun kembali membuat lelucon untuk mencairkan suasana , aku juga terbawa dengan lelucon yang richard buat , aku tertawa seakan melepaskan semua beban dihatiku , richard memang sosok sahabat yang baik , rido sangatlah beruntung mendapatkannya.
__ADS_1