
aku masih memeluk bu nina , rasanya aku tak ingin melepaskan pelukan ini begitu saja seketika aku mendengar faaz dan fizi menangis , mungkin mereka tau hatiku sedang kacau , mbak lastri menggendong fizi dan bu nina melepaskan pelukan ku segera menggendong faaz dan memberikannya pada ku ,
"sepertinya kau haus ya sayang " tanyaku sembari tersenyum melihat faaz "ayo mimi ke mamih , maafkan mamih ya nak ,mamih janji tidak akan menangis lagi ...aku berbicara dengan tersenyum dan melihat raut wajah yang mungil yang selalu menenangkan ku .
selesai sudah aku menyusui anak-anak ku , aku segera menemui mama yang sedang berada dirumah
aku melihat mama sudah berpakaian rapi sepertinya mama akan menghadiri pelantikan gubernur kami , mama juga mengajak ku tapi aku memilih menemani anak-anak ku , papa sudah terlebih dahulu pergi karena ada pertemuan penting terlebih dahulu , aku berniat meminta ijin kepada mama untuk menginap diruma ibu beberapa hari .
"sayang .. sejak kapan berdiri disitu ?" tanya mama padaku
"baru saja mah , ma may mau minta ijin " pintaku dengan suara yang sangat sayu
"ijin apa sayang , duduklah ..."menepuk sofa kosong samping mama duduk
"aku mau menginap dirumah ibu mah , apa boleh ?" tanyaku dengan nada memohon
"apa kamu ada masalah dengan rido ?? " tanya mama sembari memegang daguku
"tidak mah , aku rindu dengan suasana kamarku" jawabku
"baiklah , apa kamu sudah meminta ijin kepada rido " tanya mama
"emm sudah mah , tapi rido belum menjawab " ucapku sembari menyenderkan kepalaku dibahu mama
"baiklah , tapi mbak las dan bu nina ikut ya , mereka kan bisa membantu mu " ucap mama sangat menenangkan ku
"aku , mau meminta bu nina pulang dulu untuk menemui anaknya ma , kasian bu nina pasti merindukannya " ucap ku seraya memohon kembali pada mama
"baiklah , kalo begitu lakukanlah hal sebaik mungkin , nanti kalau mama sudah selesai mama akan mampir kesana " jawab mama dengan tenang seraya memeluk badanku
aku kembali untuk bersiap , bu nina sebenarnya ingin ikut dengan ku tapi aku memohon agar b nina menemui anaknya , dan sampaikan salam nya dariku . akupun segera bergegas meminta bantuan mang asep untuk memasukan koperku dan juga kelengkapan anak-anak ku ke dalam mobi , aku tak menghubungi ayah ibu kaena aku tau ayah dan ibu memang sedang ada diluar negri mungkin beberapa hari lagi ibu dan ayah akan pulang lagipula aku tak ingin ayah melihat aku yang sedang kacau ini.
perjalanan menuju rumah ayah memang tidak lama hanya menempuh waktu 1 jam saja , aku pun tak hentinya memandangi samping jalan yang aku lalui , lira meminta ijin memutarkan musik india karena lira sangat menyukai musik tersebut , aku pun mulai menyukainya , tak lupa aku juga mengirimi pesan kepada dhan untuk meminta ijin kepada rido , entahlah aku tak mau mengubunginya melalui ponsel ku , aku juga melihat beberapa panggilan masuk dari rido , aku benar-benar sedang tidak ingin berbicara padanya.
sampailah aku dirumah ayah ku , aku melihat rani sedang mencuci scooter matic miliknya dia sangat terkejut dengan kedatanganku apalagi aku membawa dua kruclku , rani juga lebih terkejut mendengarku akan menginap .
"ohmay....god kaka......lu kok gak bilang sih mau kesini " tanya rani dengan semangat nya
__ADS_1
"iya , ngapain juga bilang ini kan masih rumah gw " jawabku padanya
"aaaaahhhh tau gitu gue masak tadi " sambil meluk dengan eratnya
"lebay , lo ran ngapin masak gue kan mau nginep tar masak bareng aja " jawab ku dengan melepaskan pelukannya
"ayah , ibu tau ?? lo gak bikin masalah kan disana ?" tanya nya kesal padaku
"apaan sih , enggaklah ... " jawabku sembari menyelonong masuk
"masuk_masuk bawa aja kopernya ra " berbicara pada lira , lira hanya menganggukan kepalanya dan membawa segera barang-barang ku
aku segera berlalu ke kamar dengan membawa anak-anak ku , aku juga mengijinkan lira pergi dari rumah ibu karena aku tau lira akan ada kelas penting .lira berjanji akan menginap dirumah ibu untuk menemaniku dan juga mbak lastri, rani si miss kepo mulai menggencarku dengan pertanyaan-pertanyaan aneh aku masih terdiam dan anteng menyusui anak-anak ku , aku pun meminta rani agar membelikan ku makanan karena aku merasa lapar seharian ini faaz dan fizi sudah sangat menguras asi ku .
rani menyiapkan makanan pesanan ku , rani juga mulai kembali bertanya kepadaku ,
"lo mau cerita kan sama gw kak ?" tanya rani "gw tau betul lo gimana " masih merayu untuk aku cerita
"aku selesain makan dulu ran , lapar banget ...yang ini buat mbak last ya " tanya ku sembari mengunyah makanan yang sudah masuk ke mulutku
"baiklah gw tunggu " jawab rani yang sembari memegang ponselnya
rani sangat kesal dengan shalom yang selalu saja mengganggu rido , tadinya rani sudah berniat untuk melabrak shaloom , tapi aku memintanya untuk menahan amarahnya , aku belum dengar penjelasan yang benar-benar dari suamiku , kalau memang sudah terbukti aku akan biarkan rani melabrak shaloom ...
tentunya rani tidak percaya dengan keadaan rido sekarang , rani juga seketika melamun dan aku menyadarkannya dari lamunannya itu.
waktu pun sudah sabgat larut aku melihat jam dinding di kamarku sudah pukul 21.00 aku melihat mama memberikan oesan diponselku .
'sayang mama tidak bisa mampir sepertinya mama harus segera melakukan perjalanan bersama papa.(mama)
aku pun mengiyakan mama dan memintanya untuk sangat hati-hati diperjalanan tak lupa aku memberikan emot pelukan kepada mama , mama membalasku dengan senyuman dan emoticon kiss , aku yang sedang sibuk dengan ponselku dikagetkan suara laki-laki berat didepanku , yang mungkin saja sangat aku kenal .
"sayang , " rido yang memanggilku , rido menghampiriku dengan senyumannya , aku tak membalas senyumannya , selupa itukah dengan pertengkaran semalam gumamku dalam hati , mbak lastri segera pergi meninggalkan ku dan memilih pergi kedapur untuk membuatkan yang akan disajikan untk rido dan juga tuan dhan , tentunya tuan dhan sudah terlebih dulu dibuatkan oleh sang putri rani . hmmmm
"kamu masih marah " tanya rido padaku
'aku mohon jangan temui aku , sebelum kamu bisa menjelaskan semuanya" jawabku pada rido
"sayang aku >>>" rido terdengar sangat gugup
__ADS_1
"jelaskan semua termasuk keadaan kamu yang sedang berada di rumah sakit bersama shalomm . dan shalom yang memegang lengan mu , juga jelaskan tentang shalom yang telah mengangkat telpon dariku di tengah malam malah hampir pagi , dan jelaskan mengapa shalom memberikan pesan seperti itu , apa yang kamu khawatirkan tentang ketidaktahuanku " aku meracau mengeluarkan semua unek-enek ku sembari memberikan gambar yang ku minta dari teman kampusku
rido hanya terdiam membisu , dia hanya menundukan pandangan nya dari pandanganku , dia seperti sedang menutupi rasa malu nya terhadapku , aku tahu dia sedang menutupi sesuatu entah apa , entah juga tentag perselingkuhannya dengan shalom yang jelas hatiku sangat sakit dan seperti ada panah panas yang menusuk
rido masih terdiam , dan lagi-lagi aku meracau dihadapannya.
"aku masih istrimu , aku masih memiliki kewajban atasmu , dan aku pun masih memilik hak atasmu , aku ingin kamu jujur dengan apa yang sudah kamu lakukan , aku tidak akan menghalangi mu untuk bertemu dengan anak-anak mu meskipun kenyataannya hati ku sakit , tapi kumohon setelah aku tau kamu sudah mempermainkanku , aku tak ingin kamu ada dihadapanku , aku ingin kamu memulai hidupmu seperti dulu yang penuh rasa jujur dan tanggung jawab " ucapku "ayo jelaskan dengan sejujur-jurnya , kalau kamu memangtidak bisa jangan pernah datang dihadapanku " pintaku dengan tegar kepada rido
rido hanya terdiam dan memeluk ku , rido pun seketika menciumku kilas dan hanya bilang "aku minta maap "
rido segera pergi dari hadapanku , rido tak ingin menjelaskan apa-apa kepadaku , aku terkulai lemas dan lagi-lagi aku menagisi rido , ridoku yang ku kenal bukan lah seperti ini , dia bukan rido ku , dia yang merubahku tetapi mengapa dia pula yeng menyakitiku ..dia yang berjanji tidak akan membuatku menangis dia juga yang membuatku menangis , rani datang menghampiriku dia memeluk ku dan juga menangis melihatku , rasanya aku memang sudah gagal dalam rumah tangga ini .
****quotes of the day****
senyum perempuan tak selalu berarti kebahagiaan
terkadang dia tersenyum karena tak ingin menjelaskan
mengapa hatinya terluka :(
__ADS_1