
kami masih menikmati indahnya kebersamaan , aku melihat ayah , ibu , mama dan juga papa sedang berbincang-bincang seperti biasa mereka tertawa menanggapi cerita papa dan ayah , rani dan dhan masih sibuk dengan memanggang daging berdua untuk disajikan kepada kami , richard terlihat termenung sendiri , aku meminta rido untuk menemaninya , dan rido pun menghampiri richard yang sedang termenung ' aku sendiri berpamitan untuk menidurkan faaz yang sudah tertidur dipangkuan ku sembari melihat keadaan fizii.
***rido & richard***
richard memang terlihat sangat gelisah , dimata nya seperti terselip suatu permasalahan yang tidak bisa dibagi kepada siapapun , tetapi hal ini tak membuat rido melerakan sahabat nya menggenggam duka sendiri , rido menghampirinya yang sedang duduk ditepian kolam sembari melihat ke arah langit.
richard : " do sejak kapan disini ?"
rido : ' baru aja kok ! sejak kapan kamu ngeroko chard ?
richard : sejak ...
rido : kamu dulu ngelarang ido ..
richard : iya do , maafin gua tapi sejak gue kehilangan risa , jujur gue gak bisa kontrol emosi gue .
rido : udah saatnya kamu lupain adik ido , kamu kan bisa mencoba mendekati shaloom , aku juga liat seperti nya shaloom menaruh harap sama kamu chard !"
richard : gak do ..kalaupun aku harus punya istri aku gak akan shalom < dan untuk saat ini gw belum mau nyakitin cewe , kaya gw nyakitin vanya sahabat lo dulu .
rido : risa udah gak ada chard , kamu harus terima itu ( sembari merangkul bahu richard , dia terlihat seperti menangis )
__ADS_1
richard : walaupun risa udah gak ada dia tetep hidup didalam hati gw do , dan setiap gw liat muka shalom rasanya gw eneuk banget .
rido : tapi kan , kamu tau shalom bukan pembunuh risa .
richard terdiam membisu , sepertinya sekarang richard benar-benar membenci shalom . diam-diam richard menyelidiki ucapan yofie yang sangat sarkas kepada shalom sewaktu mereka bertemu bersama dan sangat disayangkan shalom tetaplah shalom , dia memang berubah tetapi hanya untuk mendekati may , dendam nya masih sama seperti dulu dengan sangat antisipasi richard sebenarnya sudah mengetahui niat busuk shalom dan sekarang richardlah yang akan menghentikannya , richard tidak ingin adik-adiknya terluka untuk kesekian kalinya
( " kalau aja kamu tau otak dibalik jimmy dan yofie adalah shaloom , apakah kamu akan tetap menyuruhku mendekatinya , adik ku kau terlalu baik untuk disakiti . sampai kapanpun aku akan terus mengawasinya aku tidak mau hal buruk terjadi padamu dan juga istrimu . apalagi jika shalom mengetahui may sedang hamil kembali aku sudah tau apa yang akan kau lakukan ' gumam richard dalam hati )
richard yang terdiam memulai mengingat apa yang iya cari tahu , iya ingin sekali memberitahukan semuanya kepada rido tapi richard mengerti betul dengan keadaan rido , apalagi rido yang sangat baik ini tidak pernah memiliki perasaan buruk terhadap siapapun .
*dalam ingatan richard
dia mendatangi yofie kembali tanpa sepengetahuan mereka , richard berbicara empat mata dengan yofie dan tak lupa richard bertanya tentang kemarahannya terhadap shaloom saat itu .
" sejak kapan lo rencanain ini semua ?? " tanya richard
" kalo masalah dengan jimmy baru-baru ini setelah rido menolak permintaan shalom untuk menikahinya , dan shalom menangis sampai mau bunuh diri didepan gw , kalo masalah risa shalom lah yang meminta mantan istri gw untuk menjebak risa , karena mantan istri gw temen sma nya si risa " jawan yofie
yofie pun meminta richard untuk melihat dan mendengar sendiri pecakapan nya dengan shalom yang asli ada pada ponsel nya sedangkan semua bukti sudah berada ditangan pengacaranya , richardpun menunggu pengacara yofir untuk mendengarkan bukti itu , ternyata percakapan nya sama dengan yang shalom berikan hanya saja percakan yang shalom berikan terdengar seperti ada yang dipotong-potong .
saat richard masih terlena dengan mengingat semua yang sudah ia lakukan untuk mencari kebenaran nya , richard dikagetkan dengan kedatangan shalom yang terlambat itu , tak disangka richard memilih meninggalkan makan malam itu dan lebih mengawasi shalom dari kejauhan .
__ADS_1
" kamu lagi apa ? tanya shalom
" hmm aku , aduh maaf kebelet saya .. sebentar ya saya ingin ke belakang dulu " jawab richard menghindari shalom
shalom hanya terdiam melihat tingkah laku richard , dan shalom seketika memilih bergabung bersama mereka yang sedang mendengarkan celotehan ayah dan papa .
(" kenapa ya dengan richard , seperti nya ada yang harus aku selidiki "gumam rido dalam hatinya )
malam pun semakin larut , sepertinya rido sudah merasa kelelahan dan may meminta ijin untuk terlebih dahulu masuk membawa rido untuk segera istirahat .
" sayang terimakasih ya " ucap rido yang membelai wajahku
" aku juga mau ucapin terimakasih buat kamu " ucapku yang mencium bibirnya kilas
" aku mencintaimu " ungkap rido
" aku juga ... selamanya sampai ku tak bernafas lagi " ungkapku , dan kami pun berpelukan sembari melepaskan ciuman hangat ,
__ADS_1