
rido sudah pulang dan membawakanku sekotak pizza yang aku pesan sebelumnya.
rido segera pergi untuk membersihkan dirinya ke kamar mandi , tak lupa sebelumnya rido mencium keningku dengan lembut.
' do , aku pengen cerita ... maafkan aku..jika aku mengecewakanmu (pesan richard)
aku memegang ponsel rido , aku membaca kalimat yang richard kirim itu.
" siapa sayang ? " tanya rido kepadaku
" hmm , kamu sembhyang aja dulu sayang " ucapku karena melihat rido sedang bersiap-siap menggelarkan sejadahnya.
aku menunggu dengan sabar rido melakukan aktifitas sembahyang , dan faaz terbangun karena kehausan , aku yang kesusahan menggendong faaz sembari membuat suffor untuknya berusaha untuk tidak membuat rido tidak fokus sembahyang.
" sini sama aku aja sayang " ucap rido yang selesai melakukan sembahyang.
rido menggendong faaz dan mengayun-ayunkan faaz yang sedang menyedot suffornya itu.
" pesan siapa tadi sayang ? " tanyanya sembari fokus mengayun-ngayun badan faaz.
" kak richard " jawabku lemas.
" kamu pasti ada sesuatu yang ditutupi kan ? " tanya rido membuatku semakin tak nyaman.
aku mulai bercerita tentang bertemunya aku dan rani di rumah sakit , aku juga berbicara tentang suster yang meminta rani menjaga kandungannya . aku yang merasa kebingungan tak ingin melanjutkan pembicaraan ini.
" itu dia sayang , aku juga melihat rani sedang menunggu di tempat informasi gitu.. tapu sepertinya rani memang sudah melihat ku karena saat aku menoleh kearah rani .. dia sudah menghilang " jawab rido mengagetkanku.
" itu setelah aku periksa atau ?? " tanyaku kebingungan
" setelah kamu periksa dan kita akan pulang lalu kamu bilang ingin ke toilet kan dan aku melihat kamu menyapa rani , tapi aku tak ingin berbicara di mobil.karena aku menghargai perasaan dhan " jawab rido
__ADS_1
" lalu siapa yang menghamili , dan untuk apa kak richard meminta maaf kepadamu " ucapku seraya masih penasaran.
rido sudah menghubungi richard dan memintanya untuk berbicara dengan ku dan juga rani ..maksudnya kami berempat tanpa adanya orang tua kami.
malam pun berganti pagi aku yang tidak bisa memejamkan mataku akhirnya terlelap saat sudah adzan subuh dan sembahyang di waktu subuh , rido mengecup mesra pipiku mungkin sebenarnya ia ingin menjamahku tapi karena aku tidak bisa tertidur dan sekarang tertidur lelap akhirnya rido hanya bisa menciumi ku saja...
richard sudah menunggu kami di ruang kerja rido , rido menghubungi dhan untuk cuti selama dua hari . dhan tidak bisa menolak karena nada bicara rido yang terdengar seperti marah kepadanya , ya mungkin dhan merasa sudah mengecewakan rido.
sebelumnya rido juga membatalkan pertemuannya bersama jimmy dan meminta jimmy untuk bertemu dengannya selepas senja di rumah.
" do ... " memeluk rido dan tersenyum padaku
" rani dimana ? " tanya ku kepada richard
" dia tadi minta ke toilet sebentar " jawab richard seraya menundukan kepalanya.
" yasudah tunggu rani saja.dulu sekalian menunggu bi tati membawakan minuman hangat untuk kita " ucap rido sembari mengelus lembut perutku.
" kamu gak kenapa-kenapa kan ? " tanyaku
rani menggelengkan kepalanya dan mulai menangis memeluk ku.
" kamu kenapa ih nangis ? " tanyaku kepada rani , richard segera membangunkan nya dan mendudukannya disamping tempat richard duduk.
" kamu masih mual ? " tanya richard ... rani menggelengkan kepala nya dan " kalau masih mual kita ke rumah sakit ya , tiap makan kamu muntah terus " ujar richard membuatku semakin penasaran.
" siapa yang menghamili kamu ran ? " tanyaku
" rani , bisa ceritakan ? " tanya rido menimpali pertanyaanku...
" Aku doo... aku yang bertanggung jawab atas semua ini " jawab richard tegas membuat ku sangat terkejut.
__ADS_1
" maksud kak richard apa ? , kaka gak usah tanggung jawab yang bukan kaka lakukan " jawab ku dengan sangat sarkas.
rani hanya menangis dan menutup mukanya dengan kedua tangannya , rani malu terhadapku juga rido .. rani tak bisa mengendalikan tangisanya itu.
" maafkan aku may , maafkan aku do ... aku sungguh sangat menyesal " jawab richard.
" ceritakanlah chard , mengapa ini bisa terjadi dan kau tak perlu meminta maaf kepadaku.. minta maaflah kepada tuhan..kau tau kan dosa nya seperti apa ? " ucap rido..
" aku tak berhak menghakimi mu. ,begitupun ayah dan ibu.. karena manusia tidak luput dari semua kesalahan .. hanya saja minta ampun lah kepada tuhan , bertaubatlah , dan berjanji akan bertanggung jawab untuk apa yang telah kau lakukan.. sebelum kau bertanggung jawab meminta maaf lah kepada ayah juga ibu. . . jangan biarkan mereka merasa kecewa untuk kedua kalinya " ucap rido yang memeluk richard.
#penjelasan richard..
" saat itu , kamu dan may sedang berada di negara xxx.. rani dalam keadaan kacau dan meminum banyak alkohol .. rani menghubungiku untuk menemaninya ke acara party sahabatnya dan saat itu aku sudah mengantisipasi rani untuk tidak minum tapi saat aku datang mulut rani sudah mengeluarkan bau minuman dan saat itu teman rani memaksaku untuk menikmati pesta itu, aku pun menikmati setiap dentunan musik dan tak sadar aku dan rani sudah minum sangat banyak ... aku dan rani pulang ke apartemen ku dan saat itu terjadilah sesuatu yang sebenernya gak kami inginkan.. saat pagi aku sudah tak berpakaian begitupun dengan rani.. aku berjanji saat itu jika terjadi seperti ini aku akan bertanggunv jawab kepadanya. dan beberapa bulan kemudian rani sering mengeluh pusing kepadaku puncaknya pada saat aku sedang menyiapkan acara untuk si kembar.. " ucap RICHARD yang mencoba menjelaskan kepada kami.
" tunggu sebelum aku pergi ke maldives .. kau dan dhan kan mengumumkan akan menikah ? lalu apa kau putus ran ? " tanya ku kepada rani.
" rani dan dhan tidak serius untuk itu, awalnya........ ( rani memotong penjelasan richard dan menjelaskan keadaan hubungannya dengan dhan pada saat itu , rani juga memberitahu perihal dhan yang mencintai lira )
" lalu mengapa dhan begitu sangat prustasi hingga membuatnya mabuk-mabukan " tanya rido
" dhan memintaku kembali untuk melanjutkan pernikahan dan mencoba melupakan perasaannya terhadap lira , aku tidak mau kak , karena aku tau aku sudah mengandung anak kak richard " jawab rani seraya menangis tersedu-sedu
" baiklah ... nanti kita bicarakan dengan ayah dan ibu... kaka akan mencari waktu yang tepat.. kaka minta jaga kondisimu , anak itu sama sekali tidak berdosa " ucap rido seraya menenangkan rani.
" makasih ya do , maaf sudah membuatmu kecewa. " ucap richard memeluk rido kembali
" sudahlah... tuhan saja maha pemaaf mengapa manusia tidak bisa memaafkan kesalahan sesamanya " jawab rido dengan tenang menepuk- nepuk punggung richard .
" may , maafkan kaka ..." ucap richard kepadaku
" aku akan memaafkan kaka , jika kaka berjanji akan mencintai raninjuga anaknya meskipun aku tau cinta kaka terhadap risa sangatlah besar " ungkap ku...
__ADS_1