TEMAN HIDUPKU YANG MENGUBAH HIDUPKU

TEMAN HIDUPKU YANG MENGUBAH HIDUPKU
semakin penasaran


__ADS_3

music masih berdengung di telingaku , sekarang giliran papa dan ayah yang bernyanyi lagu nostalgia .. semua sangat menikmati alunan musik itu .


" ini lagu untuk anak-anak kita disana " ucap ayah seraya menunjukan jari telunjuk nya kearah ku juga rido.


" kami sangat mencintai kalian " ujar paapa yang mengecup tangannya dan memberikannya kepada kami.


aku tersenyum dan memberikannya untuk mereka dan membuat love dengan jariku dan memberikannya kepada mereka . pandanganku teralihkan oleh tatapan tajam dhan kepada richard yang sedang berbicara serius dengan rani adik ku . dhan terlihat seperti sedang kacau dia menghampiriku juga rido untuk berpamitan pulang dan kami mengijinkannya terlebih kami sudah mencium hal yang ganjil diantara mereka.


( apa dhan yang menghamili rani ? gak mungkin dhan tidak akan melakukan hal itu - gumamku dalam hati )


aku melihat begitu serius percakapan mereka , rani yang sesekali menangis dan menyeka air matanya membuatku semakin penasaran.


" liraa , " panggilku kepada lira.. lira dengan sigap menghampiriku.


" apa kamu tau , yang sedang terjadi antara kakaa mu juga rani " tanya ku kepada lira.


" tidak nona.. aku juga merasakan ada hal yang aneh .. " jawab lira


" apa itu ra ? ' tanya rido kepada lira


" dua hari yang lalu setelah acara panti , kaka pulang sangat larut dan tercium aroma yang memabukan .. kaka juga diantar oleh karyawan pub itu " jawab liran mengagetkan rido .


" apa dhan minum alkohol maksudmu ? " tanya rido sembari melototkan matanya


" iya tuan muda , aku mohon jangan adukan pembicaraan ini kepada kaka .. ku mohon tuan " ucap lira seraya memohon kepada rido.


" tidak lira... aku tidak sebodoh itu.. aku minta kamu pulang dan kabari aku , apakah kaka mu ada di rumah atau tidak . ? " pinta rido kepada lira.

__ADS_1


" baik tuan muda " lira segera berpamitan untuk pulang


rido terdiam mengetahui kabar itu dari lira , rido sangat menyayangkan sikap dhan yang terlihat tidak berwibawa.. apalagi dengan meminum alkohol yang jelas-jelas rido tidak menyukainya .


" sayang kau baik- baik saja kan ? " tanya ku


" aku harus meminta penjelasan dari mereka sayang , secepatnya.. " ucap rido yang terlihat kesal


" iya sayang , aku juga ingin berbicara dengan mu tapi nanti saja selesai acara ini ya sayang. aku masih ingin melihat tawa dari mereka " ucapku seraya memandangi wajah mereka yang penuh canda tawa..


.


.


.


.


" tadi kak may bertemu dengan ku dirumah sakit " ucap rani memberitahu richard


" aku sudah melihatnya , saat tadi aku akan menghampirimu " jawab richard


" aku harus bagaimana kak ? " tanya rani kepada richard


" ya salah satu caranya adalah jujur " jawab richard dengan tegas


" aku gak bisa ngecewain ayah , ibu juga kaka.. dan kak rido pasti marah denganku " jawab rani seraya menyeka air matanya .

__ADS_1


" kamu jangan nangis ran , lihat itu may memperhatikan kita " ucap richard menundukan kepalanya


" kaka akan membantuku kan ? " tanya rani


" aku pasti akan membantu mu " jawab richard merangkul bahu rani


rani menangis dan menyandarkan kepalanya di bahu richard membuat dhan yang melihatnya merasa tidak nyaman.


" dhan tidak mencintaiku kak , dia berbicara saat dia sedang sendiri.. dan aku..... (menangis tak ingin melanjutkan,rani menghela nafas panjang dan melanjutkan pembicaraannya )


"dia mencintai lira.. dan aku tau lira juga sempat menyukai dhan.. aku mendengar sesaat aku sudah mengungkapkan hubungan ku dengan dhan kepada kak may , dan lira terlihat sangat kecewaa.. " rani mencoba menjelaskannya kepada richard


" lalu kamu tau perasaan dhan kepada lira darimana ? "


**rani mulai flasback ...


" saat itu dhan tertidur kelelahan , lira memberikan segelas susu hangat dan membangunkannya .. lira pergi untuk menemui kak may di rumah sakit.. dan saat itu dhan tidak tau aku sedang disini .. dhan tertidur kembali setelah meminum susu hangat itu.. saat itu aku sedang disuruh kak may untuk membawa pakaian gantinya , karena kak may tidak bisa pulang untuk mandi jadi aku yang membawakannya dan aku mendengar dhan berbicara "


" aku gak bisa bohongi perasaan ini semakin hari semakin besar kepadamu ra , apa aku pantas menjadi kakamu ? " ungkap dhan saat itu. rani yang merasa kacau tidak ingin mendengar penjelasan apapun dan memilih segera membangunkan dhan yang sedang mengigau itu.


" saat aku mengumumkan aku akan menikah dengan dhan , dia tidak tau menau akan hal itu kak , aku memang ingin membuatnya menikahiku.. dan dia ternyata menerima pernikahan itu tetapi tanpa ada ekspresi apapun.. dan sebulan kemudian dhan jujur akan perasaannya yang sama sekali tidak ingin menikahiku.. selama dekat denganku dhan hanya ingin melupakan perasaan nya untuk lira.. dan aku sangat kacau itu akhirnya aku meminta kaka menemaniku ke acara itu.


" yasudahlah ku mohon jangan menangis lagi..aku akan segera berbicara kepada rido juga may " ucap richard menenangkan rani.


( maafkan aku sayang , aku harus mengingkari janjiku padamu - batin richard )


**************

__ADS_1


__ADS_2