
rido masih berbincang dengan richard , kali ini anak kembarku sedang berada dalam pengawasan kami . faaz tertidur dipangkuan rido dan fizzi sedang berada dipangkuan richard . mereka sangat menggemaskan.
rani memeluk ku dan menyandarkan dagunya di bahu ku .
" sekarang udah masuk berapa week dek ? " tanya ku kepada rani
" mau 12 week kak " ucap rani
" astagfirullah , bentar lagi 4 bulan dong dan ya... ampunnnn " ucapku terkejut sembari mengusek wajahku
" iya kak , mungkin sebentar lagi akan membesar seperti mu " jawab rani
aku masih tidak menyangka sudah sebesar itu , dan bi tati datang dengan mengagetkan kami .
" tok tok tok " bi tati tersennyum di samping pintu sembari mengetuk nya dengan pelan .
" iya bi , ada apa bi " tanya rido
" tuan , tuan besar memanggil tuan . ada yang ingin bertemu dengan tuan muda dan juga nona " ucap bi tati
" baik bi , papa ko secepat itu pulang bukannya papa akan pergi ke inggris siang ini " gumamnya
aku dan rido segera menemui papa juga tamu yang ingin bertemu denganku juga rido . richard juga rani memilih untuk berpindah tempat ke tepi kolam renang agar rani dapat menjernihkan pikirannya.
aku tak menyangka ayah , ibu , papa , mama sudah berkumpul di ruang tamu dan semakin aku mendekat aku melihat papa hendra , dan mama serly sudah duduk di sofa kami dan mereka tersenyum manis kepadaku juga rido . ayah yang melihat ku susah payah menggendong fizzi segera membawa fizzi untuk digendongnya.
" berikan saja kepadaku besan , aku ingin menggendong cucu perempuanku ini " ucap papa hendra .
__ADS_1
ayah tersenyum dan segera memberikan fizzi dari gendongan nya ke gendongan papa hendra , kami menyalami punggung tangan papa dan mama ser . rido memeluk papa hendra sangat erat . aku duduk di sofa samping papa gus dan mama neni .
" aku terkejut loh papa bukannya akan keingris " tanya rido kepada papa gusti
" iya sayang tadinya malam ini tapi papa dan ayah ada kepentingan mendadak nanti malam , terus papa mu menghubungi papa katanya ingin menemui mu dan juga papa , jadi papa pulang dulu sebentar " ucap papa gusti menjelaskan kepada rido
" maaf kalau aku merepotkanmu gus " ucap papa hendra
" tidak.. tidak kalian tidak merepotkan kami , justru kami sangat senang dengan kedatanganmu " ucap papa tersenyum kepada papa hendra
" iya aku juga senang papa mau menemui ku disini , terimakasih ya pap " ucap rido dengan raut wajah yang sangat senang itu .
papa menunggu kedatang zain juga yofie yang juga akan ikut berbincang bersama . zain yang datang terlebih dahulu segera menyalami kami yang sudah menunggu nya . aku bingung mengapa papa hendra mengumpulkan kami disini . dan beberapa menit kemudian yofie datang membawa anak nya , yofie segera menyalami kami dan duduk di samping zain .
" jadi begini sayang , papa sudah putuskan untuk memberikan ini " papa hendra mengeluarkan dokumen penting dan memberikan kepada rido .
" itu milikmu nak , papa sudah membagikan nya untuk mu juga adik-adik mu , itu sudah ada namamu tertera disana " ucap papa
" ya ampun papa kenapa rido jadi merepotkan papa " tanya rido
'' maafkan saya gus , diam-diam saya mengambil data rido dan membalikan nama ku dengan nama rido karena aku ingin berusaha adil untuk ketiga anak lelaki ku " ucap papa hendra
" tidak apa-apa hen , lagian kamu kan papa kandungnya ' jawab papa saat itu dengan tersenyum
" itu proses pembalikan nama sebulan lagi beres , itu masih akta bayangannya saja . nanti kamu minta diantar oleh papa gusti dan pengacaranya untuk mengurus semua ini " papa hendra mencoba menjelaskan detailnya.
" ini resort nya pah bukan hanya vila biasa " tanya rido sembari terkejut
__ADS_1
" itu milikmu , lebih 1000 meter dari adik-adik mu , papa minta maaf baru sempat ... " ucap papa yang tak ingin melanjutkan pembicaraannya .
" papa terimakasih atas hadiah ini " ucapku seraya tersenyum kepada papa hendra .
" iya sayang , ini keseluruhan gambarnya .... " papa menunjukan foto resort untuk rido , " itu tempat pribadi kamu dan istrimu , dan yang lain bisa menjadi salah satu penghasilan mu biasanya papa menyewakan untuk turis yang sedang berwisata. " ucap papa hendra
papa hendra memberikan 1 buah resort untuk rido , sebenernya ini hal yang biasa yang rido bisa dapatkan dari papa gusti mengingat rido sudah memiliki resort pribadi yang papa gusti berikan untuknya sebagai hadiah pernikahan kami , tapi hal ini adalah hal luar biasa yang rido dapatkan dari papa hendra bagi rido papa hendra sudah memberikan pengakuan atas darah yang mengalir di tubuh rido .
" terimakasih ya hen , kau sudah membuat rido bahagia " ucap mama neni kepada papa hendra
" tak hanya itu sayang , papa meminta ijin kepada papa mu untuk mengurus pembagian harta papa jika papa sudah tiada . papa ingin kau juga mendapatkan sebagian harta papa karena kamu pantas mendapatkannya " ujar papa hendra
" papa , mengapa secepat ini . rido hanya ingin papa , dan papa gusti memberikan support untuk rido tidak usah berucap kematian rido mohon " ucap rido memohon kepada papa nya itu
" papa tidak akan meninggalkanmu , hanya ingin memasukan mu ke daftar ahli waris papa " jawab papa hendra.
rido tersenyum dan memeluk papa nya itu , aku melihat rona bahagia terpancar di wajahnya .
( aku bahagia melihatmu bahagia sayang - batin papa gusti )
kami sangat lama berbincang santai bersama , yofie dan zain tak ingin jauh dari tempat rido duduk , aku melihat ini memang keluarga yang sempurna .
__ADS_1
' terimakasih tuhan - batinku bergumam