
DUA HARI KEMUDIAN ....
persiapan kami sudah ditahap sempurna tentunya karena bantuan dari tim profesional kami .
" kak sudah semua kan ? " tanya ku kepada kak richard
" perfectooooo ... zheyenk ..." jawab singkat kak richard dan mengundang gelak tawa dari rido .
" makasih yan chard " ucap rido yang seraya memeluk kak richard
" jangan bilang makasih , kalo kamu belum minum ini " ucap kak richard memberikan obat rido ketangannya itu
( hemm , sesempurna itukah persahabatan mereka - batin ku )
" ayolah kita pergi , anak mu sudah di bawa oleh ibu juga ayah " ucap kak richard memberitahuku
memang sekarang hanya bu nina yang membantuku , karena mbak last beberapa minggu yang lalu meminta resign karena ayahnya yang lebih membutuhkan bantuan dirinya , dan aku belum mendapatkan penggantinya.
aku segera menghampiri rani yang sedang duduk di sofa menunggu ku , aku juga melihat dhan yangf berdiri tegap di samping mobil milik rido.
" ayoo ran , kamu ikut mobil kaka aja " tanya ku
" engga kak aku ikut kak richard " jawab rani singkat
" aku kan gak .... " belum beres richard berbicara rani menginjak kaki kak richard ..
__ADS_1
" baiklah , kamu bawa ini ya " pinta richard kepada rani
aku tak banyak bertanya karena prioritasku adalah acara anak ku , dhan segera menganggukan kepalanya dan membukakan pintu mobil untuk ku juga rido , aku segera masuk dan mobil pun segra melaju .
didalam mobil aku hanya menggenggam tangan rido yang begitu sangat dingin >
" kenapa sayang ? apakah kau tidak enak badan ? " tanya ku pada rido
" tidak sayang , hanya ingat hari ini adalah hari kematian nene juga " jawabnya
" apa sudah acara selesai kamu mau kemakam nene " tanya ku kembali
" tidak perlu sayang , kemarin kita kan sudah mengunjunginya , aku meminta dhan saja untuk menggantikan bunga nene " ucap rido dan " dhan selama seminggu kedepan aku mau makam nene dipenuhi bunga-bunga yang segar " pintanya kepada dhan
" baik tuan muda , akan saya laksanakan " jawab dhan singkat
20 MENIT KEMUDIAN ...
kami sudah sampai di panti tempat kami mengadakan acara tasyakur anak kembar kami . bu hari juga pak ustad dodi sudah menyambut kedatangan kami . papa ,mama , ibu juga ayah sudah terlebih dulu berada disana . beberapa saat kemudian tante ku juga tante dan om dari rido datang memberikan selamat dan mengikuti pengajian yang sangat khidmat .
aku melihat rido yang meluruhkan air matanya saat pak ustad memberikan doa singkat atas peringatan setahun kematian nene , aku mengusap lembut wajahnya . ku genggam tangannya .
" sayang tahukah kamu , nene pasti sedang tersenyum melihat kita dan anak-anak kita bahagia " ucapku
" aku kangen nene sayang " ucap rido
__ADS_1
" akupun sama , tapi apakah kau tak ingin memberikan senyuman untuknya " tanyaku pada rido
rido segera menyeka air matanya , doapun selesai di ucapkan dan kami mengaminkan semua doa tersebut .
aku segera membawa anak-anak ku untuk memotong kue bersama . begitu sangat menggemaskannya faaz juga fizzi . yang tak hentinya berbicara dengan kalimat yang tidak jelas semakin hari anak ku semakin pintar . selesai aku memotong kue bersama . aku segera membawa makanan yang sudah disajikan dan memakan nya bersama dengan orang-orang yang penuh berkah ini . aku menyuapi rido dan sesekali menggodanya untuk melihat senyuman di wajahnya itu .
" sayang , tahukan anak mu ini ingin sekali kau sentuh " ucapku
" aku akan menyentuhnya , " segera mengusap lembut perut besarku
" sayaang , anak sholeh papi , papi mohon ya nak kau anak pintar .. buat ibu mu nyaman disini .. karena dua bulan kurang lagi kita pasti bertemu.. papi tak sabar ingin menggendong mu . " ucap rido yang berbicara dengan mendekatkan wajahnya ke perut ku dan mencium kilas perut ku.
aku tertawa melihat tingkah nya itu , aku cubit pipi yang mulai mengembang itu .. aku mencium punggung tangannya dan tersenyum kepadanya .
" sayang aku selalu mencintaimu , kau tampan sekali memakai koko putih dan peci ini .. aku semakin mencintaimu " ungkapku dan mencium tanggannya kilas.
" udah mesra-mesraan nya ... bikin envy aja .. kita kapan chard " tanya jimmy mengagetkanku
" taudeh , elu dulu masa ganteng gak punya lawan " goda richard pada jimmy
" ada sih tapi nanti ajalah ya.. karena kata rido jatuh cinta setelah halal itu kan nikmat " goda jimmy menimpali richard yang menghangatkan suasana .
__ADS_1