TEMAN HIDUPKU YANG MENGUBAH HIDUPKU

TEMAN HIDUPKU YANG MENGUBAH HIDUPKU
tamu spesial


__ADS_3

aku yang sedang menyuapi faaz juga fizzi di kagetkan dengan kedatangan papa hendra dan bibi serly juga yofie dan zain beserta cucu satu-satunya itu , papa juga ayah merasa bingung dengan kedatangan papa hendra itu karena sebelumnya papa sangat menolak dengan keberadaan rido .


( papa , datang menemui kami - gumam rido dalam hati  dengan mata yang berkaca-kaca )


aku segera menyadarkan rido untuk menghapus air matanya itu .


PAPA HENDRA : bagaimana kabarmu gus ? - tanya papa hendra kepada papa gusti


PAPA GUSTI : BAIK hen , oh iya kenalin ini besan ku ...


ayah dan ibu berkenalan dengan papa hendra dan juga bibi serly , rido yangmemeluk erat zain dan juga yofie tak kuasa menahan tangis nya .


" mengapa kau menangis kak ?" tanya zain


" aku hanya senang memiliki sahabat seperti kalian ,terimakasih sudah datang keacara spesial anak ku " ucap rido yang menyeka air matanya


" ayo aku kenalkan dengan papa dan mama ku " ajak yofie kepadaku juga rido .


aku dan rido segera menghampiri papa hendra dan bibi serly yang sedang bercengkramah dengan ayah , ibu , papa , juga mama . aku melihat seperti nya kekesalan mama pun sudah surut dan yang aku harapkan kali ini papa hendra bisa menerima rido sebagai anaknya .


( ini kah anak ku itu , tampan sekali .. kau mewarisi ketampanan kakek mu - gumam papa hendra dalam hatinya )


PAPA HENDRA : oh ini rido yang kalian ceritakan ? - tanya papa

__ADS_1


RIDO : " iya om , kenalkan ini istri saya dan mereka anak-anak saya " ucap rido memperkenalkan ku dan juga anak kembarku dengan suara yang sangat lirih , rido mencium punggung tangan papa hendra sangat lama


( aku menyayangi mu pa , meskipun kau tak menginginkanku - gumam rido dalam hatinya )


PAPA HENDRA : oh iya ini istri om , ibu nya yofie dan zain ? - ucap papa hendra


BIBI SERLY : terimakasih ya nak , sudah berbesar hati untuk memaafkan anak bibi , kau memang memiliki hati yang begitu mulia . jangan sungkan jika kau ingin bertemu denganku , dan aku sangat senang jika kau mau bertemu denganku di kemudian hari - ungkap bi serly seraya memeluk rido dan terlihat air mata yang meluruh


RIDO : aku permisi ke belakang om , tante " ucap rido yang melengos ke belakang , aku mengikutinya karena aku tahu perasaan nya saat ini seperti apa .


rido terdiam di belakang taman panti asuhan ini , aku yang mengikuti nya segera memeluknya dari belakang . aku bisa merasakan betapa sesaknya dada rido saat ini , dia ingin menangis dengan kencang tetapi dia tak ingin menunjukan perasaan kalutnya ,.


 " sayang , menangislah .. aku tahu kau sangat bersedih tapi jangan buat kesehatan mu memburuk ingatlah dua bulan lagi kau akan bertemu dengan anak mu yang ada didalam kandunganku ,dia lebih membutuhkanmu dan aku sangat membutuhkanmu sebagai support system untuk ku .. ku mohon " ucapku dengan memeluk nya sangat erat.


rido membalikan badannya itu , rido yang tak kuasa menahan tangisnya dia memeluk ku dengan erat .


" sabar ya suamiku , apakah kamu ingat apa yang kamu katakan .. dekati tuhanmu maka tuhan akan mendekati apapun yang kita inginkan " jawabku kepada rido


" aku akan sabar sayang , selamanya ..... sampai papa bisa menerima ku karena bagiku tak ada alasan bagaimana harus aku membencinya . aku tak akan membenci siapapun karena untuk ku mereka rumah keduaku meskipun aku tahu papa masih membenciku " ungkap rido


" yasudah , hapus air matamu kendalikan dirimu , ingatlah nene tidak akan menyukainya kau sudah berjanji kan akan menjadikan hari ini hari yang bahagia " pintaku


rido segera mengahapus airmatanya itu , dan kembali bergabung bersama . aku melihat bibi serly sedang berbicara berdua dengan mama , bibi serly beberaapa kali memeluk dan mengenggam tangan mama . papa hendra yang masih berbincang dengan ayah juga papa tak segan menggendong anak ku faaz , faaz terlihat tertidur di pangkuan papa hendra .

__ADS_1


(" ya tuhan , ku mohon berilah rido cinta dan kasih sayang dari papa hendra "  - batin ku )


aku melihat rani yang selalu duduk dekat dengan kak ricard , dan rani tertawa mendengar lelucon dari kak richard . dhan yang terlihat duduk di luar itu hanya mampu menatap rani dari kejauhan .


( ada apa dengan mereka ya - batinku seraya menghampiri dhan yang sedang terduduk di luar ruangan)


" dhan , mengapa tidak gabung di dalam ? " tanya ku pada dhan


" tidak nona , ini saya malah mau keluar untuk merokok " jawab dhan yang sibuk memakai sepatu pantopel nya


" kamu jangan berbohong dhan , apa hubungan kalian sedang bermasalah " tanya ku , belum sempat ku mendengar jawabannya aku mendengar zain memanggilku .


" may ,  sini gabung ada yang ingin aku bicara kan " panggil zain , dan aku segera masuk kembali .


zain yang berbicara sembari berdiri itu segera membuat kami memperhatikannya , kami memang tak mengundang banyak teman malah ini acara yang sangat private hanya keluarga dan anak-anak panti saja . sebelumnya zain meminta ibu hari untuk membawa anak-anak panti untuk masuk .


aku duduk disamping rido , yofie dan jimmy juga duduk di samping kiri rido . papa dan semua menyaksikan apa yang akan zain ucapkan , hati ku berdegup sangat kencang, entahlah saat ini aku memang sangat mengkhawatirkan kesehatan rido .


( apa yang akan ia lakukan - gumamku dalam hati )


 


 

__ADS_1


 


 


__ADS_2