
" kami pamit ya , kapan-kapan kita trip bareng kesana ia " ucap papa hendra yang berpamitan dan segera memeluk papa gusti juga ayah .
" papa makasih ia , maafin rido dan may belum sempat datang kerumah " ucap rido
" mama tunggu kalian untuk makan malam bersama dirumah , jangan lupa loh " ucap mama ser yang sangat ramah itu .
mama neni berpelukan dengan mama ser . " makasih ya , kamu ibu yang baik untuk anak-anak mu " bisik mama neni ditelinga mama serly . mama serly tersenyum sangat cantik dan segera memasuki mobilnya .
" kak , aku kapan-kapan nginep disini ya " ucap zain manja kepada rido
" iya iya kenapa tidak sekarang zain " ajak rido
" aduh , aku kan besok pagi harus terbang ke amrik untuk memberikan hasil skripsiku " ucap zain
" yaudah semangat ya anak manis " ( rido memeluk zain dan mengusap kepalanya )
mobil mereka sudah lenyap dari pandangan , ayah juga ibu berpamitan karena ada kepentingan pribadi . ayah memeluk dan mencium keningku , ibu mengusap lembut perutku .
" ayaaah ......................" panggil rido ketika itu yang membuat ayah menoleh kembali .
" apa sayang , apa ada sesuatu ? " tanya ayah
" tidak ayah , jika ayah tidak sibuk rido ingin mengajak may menginap dirumah ayah " ucap rido
" tentu saja ayah senang ... ayah bisa membatalkan kepergian ayah ke ingris karena ayah pasti lama kalau sudah disana , ayah bisa mengundurkan waktu " ucap ayah bersemangat
" jangan ayah , jika ayah memang sibuk rido bisa menginap dilain waktu " ucap
" menginaplah , biar papa saja yang akan ke ingris dan ayah bisa menyusul " ucap papa mengagetkan rido
" makasih sobat , kamu sangat mengerti dengan keinginanku " ungkap ayah
__ADS_1
" baiklah ayah.. sampai jumpa besok.... " rido berbicara sembari memeluk ayah
ayah dan ibu yang sudah masuk kedalam mobil segera melajukan mobilnmya dan menghilang dari pandangan papa juga rido . papa tersenyum dan merangkul rido seraya berjalan memasuki rumah . langkah rido terhenti dan berbicara kepada papa dengan serius .
RIDO : pap , sebenernya ada yang rido ingin sekali ungkapkan , rido juga butuh saran papa
PAPA GUSTI ; apa itu jagoan ? ayo kita berbicara di ruangan papa
RIDO : sebentar pap , aku akan memanggil may dulu .
rido berjalan menghampiriku yang sedang menemui rani di dekat kolam renang .
" sayang , ayo ikut dengan ku " ajak rido kepadaku
" kemana sayang ? " tanya ku dengan penasaran
" chard , aku titip anak kembarku ya , kasihan bu nina masih istirahat kayanya , nanti kalo bu nina sudah datang kau berikan saja salah satu anak ku kepadanya " pinta rido , richard menganggukan kepalanya dan kami berlalu pergi
aku memang sebelumnya meminta rido untuk berbicara dan meminta saran terbaik papa , karena aku tahu papa tidak akan membuka aib keluarga kami mengingat papa dan ayah adalah sahabat dekat dan aku memberanikan diri untuk bercerita kepada papa , aku berharap papa bisa menjadi wali nya ricgard saat akan berbicara kepada ayah. kami segera menemui papa yang sudah menunggu diruangannya , mama datang menghampiri kami yang baru saja duduk di sofa ruangan kerja papa .
" ada apa ini kalian diskusi tapi gak ajak-ajak mama " ucap mama setengah kesal
" gini mah , may mau curhat ke mama juga papa... " ucap rido memberikan kalimat pembuka ./
mama seketika itu bertanya kepadaku dan aku mulai menceritakan semua detailnya , aku mulai bercerita dengan apa yang aku lalui ketika awal bertemu di rumah sakit dan kecurigaanku hingga menceritakan apa yang sudah mereka akui , papa meminta kami memanggil richard dan rani . rido juga menjelaskan semuannya membantu aku menjelaskan detai yang kami tahu . rani juga richard sudah masuk untuk ikut gabung mendiskusikan semua masalah ini .
" jadi papa harus membatalkan kepergian papa ke ingris tanpa ayah tau gitu maksudnya ? " tanya papa
" mama tidak bisa marah , karena apapun yang sudah terjadi ya terjadi kalian juga tidak ingin seperti ini kan ? " TANYA mama
" ichad minta maaf ma , pa " ungkap richard sembari menangis
__ADS_1
" sudah lah sayang ,, yang sudah terjadi biarkan terjadi . sekarang kamu harus berani mempertanggung jawabkan semua ini " ucap mama seraya mengusap lembut kepala rani yang menangis dipelukan mama
" baiklah papa pasti bantu kalian , tapi kalian harus sungguh dengan janji kalian yang tidak akan lari dari masalah ini " pinta papa
( aku merasa lega , tapi bagaimana aku melihat raut kekecewaan ayah dan ibuu besok - gumamku dalam hati )
" sudah jangan menangis lagi kasian anak kamu nanti ikut stress " mama menepuk punggung rani dengan lembut seraya menenangkan rani dari tangisnya
rido sangat lah bijaksana , kebijaksanaan nya membuatku semakin mencintainya . rido tidak pernah mengingkari janjinya untuk memberikan cinta untukku setiap harinya .
tok .... tokkk ... tokkk
" masuk saja " ucap papa
pak salim mengetuk pintu dan mulai masuk untuk memberitahu papa karena ada kiriman hadiah untuk alm risa dan juga rido . papa terkejut dan segera keluar untuk melihat hadiah yang diterimanya .
* SELAMAT ULANG TAHUN RISA DAN RIDO \, SEMOGA KALIAN SELALU BAHAGIA "
' apa-apaan ini ? siapa yang memberikan ucapan ini " gumam papa dengan kesal
" apa itu kok risa ? " hari ulang tahunku kan masih 1 minggu lagi " ucap rido
" maaf tuan tidak ada tulisan pengirimnya ini " ucap pak salim
" harusnya kan selamat ulang tahun rido dan may karena ulang tahun mu dan may terpaut hanya 1 hari " ungkap richard yang juga penasaran
" tuan ini ada surat " pak salim mencabut kertas di samping karangan bunga dan memberikannya ke tangan papa , papa membuka dan segera membacanya
" happy birthday risa dan rido , semoga kalian secepatnya bertemu " kalimat itu seperti kalimat ancaman , dan rido merasa tidak memiliki musuh apalagi sampai membawa kematian risa , aku merasa takut dengan kalimat ancaman itu . rido segera memberikan pesan kepada adik dan juga papa nya , tak lupa rido juga memberitahu jimmy . mereka dengan kompak menenangkan rido .
__ADS_1
" sayang , kamu jangan takut ia .. aku yakin mereka hanya manusia yang allah berikan untuk menguji kesabaran kita .. biarkan saja kita doakan supaya mereka menjadi orang-orang yang baik " ucap rido menenangkanku