
" SAYANG , SEPERTINYA PAPA SUDAH ANGGAP LOKASI INI AMAN " ucap papa mendekatkan mulutnya kedalam alat penyadap itu .
" alhamdulilaah kalau begitu pah " ucap rido sembari mengedipkan matanya
" jadi papa sekarang mau balik dulu gitu sama ayah juga papa hendra ? " tanyaku dengan tersenyum melakukan sandiwara percakapan .
" tidak , hanya ayah dan papa ..perusahaan di indo membutuhkan kami " ucap ayah
" papa tidak bisa menjaga disini karena sepertinya sudah aman , mereka yang tertangkap berujar hanya ingin memanfaatkan kalian saja demi uang , dan papa sudah membuatnya jera " ucap papa hendra
" baiklah , sayang apakah kau ingin menemani ku menghirup udara di depan dermaga sekalian mengantar papa masuk ke kapal " ucap rido yang masih mejalani sandiwara pecakapan
taklama , sang teman zain dsi hacker terbaik itu menonaktifkan sejenak dan mengarahkan kami untuk percakapan selanjutnya bersama yofie juga zain .
" adik , kalau kau ingin pergi .. kaka tidak apa hanya berdua dan juga anak-anak disini . kau dengarkan papa tadi berujar bahwa tempat ini sudah clear " ucap rido
" iya kak , aku akan membelikan mu sayur-sayuran karena tadi kulihat kulkjas sudah kosong , aku pergi tidak bisa menjanjikan sebentar karena sepertinya aku akan kebeberapa tempat " ucap yofie
" aku juga akan menemui kekasihku kak " ucap zain
" baiklah , tak perlu mengkhawatirkan kaka mu ini , aku baik-baik saja kok " ucap rido
.
.
.
.
** DI TEMPAT LAIN **
__ADS_1
" baguslah mereka sudah merasa aman , kau lihat bob apakah dermaga sudah sepi ? " ucap rayyan yang sedang menghubungi bobby yang sedang mengintai di lokasi
" aku melihat hanya dua orang yang sedang berjaga dan seperti nya mereka sedang terkulai lemas karena mengantuk " ucap boby
" baiklah tunggu hingga saatnya mereka lelah dan tertidur , aku ingin RIDO DAN MAY dalam keadaan hidup ataupun matii " ucapnya kepada bobby ..
'
'
'
'
hacker tertawa mendengar percakapan rayyan dan boby yang sudah dia utak atik itu , dia memberikannya kepada papa hendra , dan lainnya ditempat yang clear dari sadapan tuan rayyan .
( dhan , joe tangkap robby dan jangan biarkan dia bebas sampai saat ku kembali ) - pesan ayah
( baik kak , robby sudah kami sekap dan tidak akan kubiarkan dia bebas ) - balasan pesan untuk ayah
.
.
.
.
.
" ayah apakah ini akan sesuai rencana ? " tanya menghampiri ayah yang sedang berdiskusi ditaman belakang vila
__ADS_1
" berdoalah dan jaga dirimu baik-baik " jawab ayah seraya mengusap lembut keningku
" aku tak peduli jika aku yang terluka , aku hanya mengkhawatirkan rido " seruku sembari menunjukan wajah khawatirku
" tidak akan terjadi apapun kepadamu juga suami mu percalah sayang " ucap papa hendra menenangkanku
" sini peluk juga papa " pinta papa gusti yang melebarkan tangannya membuatku segera memeluknya
" terimakasih karena kalian sudah mau melindungiku juga rido , aku tak tahu harus membayar dengan apa " ucapku seraya menyenderkan kepalaku dibahu papa
" sudah seharusnya seorang orang tua melindungi anak-anaknya , " ucap papa hendra sembari menguspa tanganku lembut
sungguh mereka sangat membuat ku nyaman , aku tak tahu jika mereka tak ada dengan ku juga rido apa jadi nya aku , tuhan sangat bak memberikan orang tua yang sangat sigap juga loyal kepada kami ..
( kumohon , lindungilah rido ku tuhan - batinku bergumam )
.
.
.
.
" kau akan membawaku kemana sayang ?" tanya letycia
" nanti juga kau tahu yang sebenarnya ? " ucap zain
" bagiku penjelasannmu sudah sangat cukup " ucap letycia
" tidak , kau belum tahu yang sebenarnya " ucap zain yang mengenggam tangan letycia
__ADS_1