TEMAN HIDUPKU YANG MENGUBAH HIDUPKU

TEMAN HIDUPKU YANG MENGUBAH HIDUPKU
bahagianya kami


__ADS_3

Rido sudah menunggu ku , sembari terduduk dengan badan menempel di kepala ranjang dia tersenyum kepadaku dan segera menanyakan banyak hal , akupun segera menghampirinya dan duduk disampingnya , ku tempelkan pipiku di dada nya yang tak lagi bidang .


“ sayang mengapa lama sekali , apa yang papa dan om rus katakan ? ' apa mereka membicarakan kesembuhanku “ tanya nya dengan bersemangat


“ baiklah tuan muda yang terhormat yang kusayangi dan cintai seumur hidupku …. Kau akan segera melakukan operasi , apakah kau senang ??? “


tanya ku sembari duduk dipangkuannya  yang sedang menyenderkan tubuh nya di tepi ranjang


 “ alhamdulilah . siapa pendonorku . apa aku bisa bertemu dengan nya juga keluarganya ? “ tanya nya padaku


“ rahasia , nanti kalo kamu sembuh … kamu ucapkan terima kasih nya langsung.. apa ini berat ? “ tanyaku padanya


Rido tak henti bertanya dan sesekali menggodaku karena ingin mengetahui siapa pendonornya , akupun terpaksa membohonginya dengan memberitahu bahwa akupun belum tau siapa pendonornya karena kak richard memaksaku untuk tidak memberitahu rido terlebih dahulu ,


“ ayolah sayang siapa pendonor itu “ tanya nya dengan memeluk ku erat.


“ suamiku , aku pun belum mengetahui siapa pahlawan itu , dia bilang kepada om rus syaratnya sesudah operasi baru dia akan muncul , akupun tak mengenalnya “ jawabku padanya


“ baiklah nona manis , aku kangen….” Godanya dengan mengigit kecil telingaku


“ tapi kan kamu ??? “ belum selesai aku menjawab rido dengan sigap melumat bibirku juga tengkuk leherku , akupun mulai membalas ciuman nya ' ciuman kami begitu nakal . ridopun tak segan memberikan tanda merah dileherku , kerudung yang ada dikepalaku pun dilepasnya .

__ADS_1


Rido seperti sudah haus karena sudah 4 bulan lamanya kami tidak melakukannya apalagi semenjak aku melahirkan kami diterpa banyak sekali masalah , aku menghentikan ciuman nakal rido .


“ sayang kau kan sedang sakit apa si Kaka ini …. “ tanyaku padanya


“ ini tidak bermasalah sayang , aku sudah tak kuat … kumohon “ pintanya merengek padaku


“baiklah aku akan kunci dulu pintunya , tapi nanti pinggang mu sakit “ ucapku mengkhawatirkannya


“sayang  , kau bisa duduk diatasku “ menggodaku sembari mengigit bibirku lembut


“ baiklah …. “ ucapku


“ aku mandi dulu ya , setelah ini aku mandikan kamu “ ucapku


“mandi di bath’up berdua aja sayang “ pinta rido


“ yasudah tunggu disini , aku siapin dulu air panasnya “ jawabku padanya


“ sayang tapi kan aku gak bisa gendong kamu sendirian “ ucapku menimpali pembicaraan terakhirku


“ oh iya ya … yasudah kamu mandi duluan saja “ rido tersenyum dan merebahkan kembali badannya di bantal empuk miliknya

__ADS_1


akupun selesai mandi , dan segera memanggil Ronald untuk membantuku mengangkat rido ke bathtub ,


 “ Ronald , angkat suamiku dan dudukan di bathtub aku akan memandikannya “ pintaku pada Ronald . rido masih terdiam mempaku saat Ronald mulai mengangkat tubuhnya , aku tak mengerti mengapa rido seperti itu , ridomemberikaku kode lewat matanya


“ mengapa sayang ? ayo berdiri  “ pintaku padanya


“ sayang aku kan tidak memakai celana , aku malu ada sus carry “ jawabnya dengan sedikit berbisik ditelingaku seperti sedang memainkan lelucon , akupun menahan tawaku .


“ emmm sus carry , kembali saja ke ruangan mu dan tolong siapkan obat untuk rido , oh iya tolong panggilkan bi inem ya sus , biar bi


inem bawain sup hangat untuk suamiku “ pintaku pada carry


Aku pun segera memandikan badan rido , lagi-lagi rido memintaku untuk membuka baju ku , aku menolaknya karena aku sudah terlanjur membersihkan diriku , rido pun tidak merasa kecewa ' dia adalah suami yang sangat pengertian .


ada hal yang sangat membuat ku Bahagia , aku Bahagia bisa merawatnya dengan baik , aku memandikan tubuhnya dengan sangat hati-hati , cintaku setiap hari selalu bertambah untuk nya .


Selesai memandikannya aku menyuapinya , rido makan dengan lahap dari tangan ku , rido juga semangat meminum obatnya , tuan dhan menghampiri ku untuk memberikan semua file , akupun meminta tuan dhan untuk menemani kami mengecek semua pekerjaan kantor , aku sangat percaya kepada tuan dhan , tuan dhan sangat teliti dalam mengerjakan hal apapun , tuan dhan tak segan menegurku saat aku melakukan kesalahan saat mengecek semua pekerjaan kantor .


hmmm aku Bahagia


memiliki orang-orang baik seperti mereka.

__ADS_1


__ADS_2