TEMAN HIDUPKU YANG MENGUBAH HIDUPKU

TEMAN HIDUPKU YANG MENGUBAH HIDUPKU
S2. Rencana Indah.


__ADS_3

Siang itu Natasha mengantar Qabil juga Alea untuk berbelanja kebutuhan mereka. selama diperjalanan Alea terlihat sangat bahagia dan bernyanyi mengikuti alunan musik yang diputar Qabil. Natasha melihat dengan matanya sendiri bahwa Qabil memang sangat mencintai Alea bahkan Alea sangat nyaman berada disamping Qabill. Alea sesekali terlihat sangat manja kepada Qabil tak segan di hadapan Natasha, Alea menyandarkan kepalanya dibahu Qabil.


 


15 menit kemudian ..... mereka sudah sampai di baseman tempat Qabil menyimpan mobil nya, Alea menggenggam tangan Natasha sembari berjalan. Alea sama sekali tak ingin melepaskan genggaman tangan Kaka iparnya.


 


 


 


" Kak Natasha, nanti yang pilih gaun nya buat aku ia " seru Alea, Natasha merasa kaget dengan permintaan Alea karena baginya ia sama sekali tidak tahu-menahu perihal gaun pesta apalagi ini pesta pertunangan Alea adik ipar yang pernah membencinya.


 


 


 


" Alea... " panggil Natasha pelan sembari mengatupkan kedua tangannya, Alea yang sedang berjalan disamping Natasha berhenti melihat tatapan Natasha yang penuh harap.


 


 


" Ku mohon Alea... aku sama sekali tak mengerti mengenai Gaun cantik, aku tak ingin mengecewakanmu " seru nya sembari mengernyitkan sebelah alisnya, Alea tersenyum dan segera memegang lengan kaka iparnya. Alea bertingkah sangat manja kepada Natasha.


 


 


" Kak, aku kan cuma minta pilihin kalaupun nanti aku gak cocok aku bisa ganti tetapi aku sangat yakin jika Kaka punya selera yang sangat bagus untuk ku " Ucap Alea seraya menenangkan Natasha, Natasha tersenyum dengan sangat bahagia.


 


 


mereka sedang melihat gaun-gaun  yang sangat indah di satu boutiQ ternama milik Azri. Azri adalah sahabat dekat dari Rayna juga Faaz, dulu sewaktu Rayna dan Faaz menikah Azri lah yang membuat detail Gaun yang dipakai Rayna bahkan hingga sekarang Fizzy menjadi pelanggan setia di boutiQ ini. dia wanita yang baik juga ramah.


 


 


 


" Hallo Alea .. " sapa Azri sembari mengecup kedua Pipi Alea .


 


 


 


" Hallo Kak Azri , kenalin Ini calon suami Aku  nama nya Qabil dan ini Kak Natasha dia istri dari Kak Faaz " sapa Alea seraya memperkenalkan Natasha juga Qabil. Azri menjabat tangan Qabil juga Natasha.


 


 


 


" Hallo aku Azri, Aku sahabatnya Ra...(emmp berdehem) Faaz maksudku " ucap Azri sembari mengecup Pipi Natasha dan tidak lupa bersalaman dengan Qabil.


 


 


" senang bertemu kalian " timpal nya kembali, Natasha tersenyum dengan sangat manis di hadapan Azri.


 


 


 


( ini lebih cantik dari Rayna , Faaz sudah bisa melupakan Rayna ... Baguslah dia bisa bangkit kembali - batin Azri )


 


" ooh iya kak , ada gaun baru gak buat acara pertunanganku ? " tanya Alea.


 


" sebentar yang mau menikah kamu apa Fizzy ? " tanya Azri kembali, Qabil tersenyum dengan penuh arti membuat Azri kebingungan.


 


 


" kami Kak " jawab Fizzy yang datang dari arah belakang, Fizzy memeluk Azri dan mencium Pipinya kiri juga kanan.


 


" Fizzy ..... " Sapanya dengan sangat terkejut.


 


 


" mari duduk, biar assisten aku yang membawakan beberapa gaun untuk kalian " Ucap Azri, Fizzy menyandarkan kepalanya dibahu Natasha. Natasha memegang tangan Fizzy seraya memberikan semangat untuk saudara iparnya namun Alea tak ingin kalah dengan kaka perempuannya ia pun duduk disebelah Natasha dan menyandarkan kepalanya dibahu Natasha.


 


" aduh gimana caranya Nat mereka bisa senyaman ini sama kamu ? " tanya Azri sembari tertawa dengan pelan.


 


 


" Kak Natasha orangnya baik Kak, dan kami sangat menyukai kebaikannya " Ucap Qabil, Natasha tersipu malu dengan jawaban Qabil. wajahnya merah merona bak buah tomat yang segar.


 


" dia bagaikan Malaikat, dia sabar menghadapi tingkahku " timpal Alea, natasha menepuk pelan tangan Alea berharap Alea tak selalu memuji.


 


" dia seperti Rayna, yang selalu baik sama kita tetapi Natasha lebih sabar menghadapi kita " seru Fizzy membuat Natasha semakin merasa malu.


 


" sudahlah, kalian membuatku malu... aku menyayangi kalian karena dasarnya juga kalian adalah orang-orang baik yang dipilih tuhan untuk ku dan aku bersyukur dengan itu " Ucap Natasha sembari meneteskan air matanya. Alea dan Fizzy dengan kompak mengusap air mata yang menetes di pipi Natasha. mereka tersenyum dan menggelengkan kepala tanda mereka tak menginginkan Natasha bersedih.


 


mereka bertiga sedang memilih gaun yang sangat cantik untuk Alea dan juga Fizzy. semua gaun yang Natasha pilihkan sangatlah cocok di tubuh mereka dan mereka juga sangat menyukainya. QAbil terlihat bahagia melihat keakraban mereka karena 9 bulan kebelakang sebelum Faaz memutuskan untuk menikahi Natasha, Qabil selalu mendengar cerita buruk tentang Natasha dari mulut Alea dan hari ini Qabil melihat ketulusan cinta Alea untuk Natasha mungkin juga karena bahu Natasha yang membuat nya nyaman.


 


DRRRRRTTTTT.....DRRRTTT ( PONSEL QABIL BERGETAR )

__ADS_1


 


" siapa yang menelpon " gumam Qabil sembari mengeluarrkan ponselnya yang berada didalam sakunya, Qabil melihat jika Faaz lah yang mencoba menghubunginya.


 


" ooh Kak Faaz " sembari menekan tombol hijau dilayar ponselnya.


 


" Hallo " sapa Qabil dengan mendekatkan ponsel ke telinganya.


 


" Haloo Qabil, kalian sedang berada dimana ? " Tanya Faaz dibalik ponsel miliknya.


 


" Aku di butik langganan Kaka katanya " seru Qabil, Alea melihat Qabil sedang menerima telepon diponselnya lalu mendekat kearah Qabil seakan bertanya siapa yang sedang menghubunginya


 


" SIAPA ?" tanya Alea pelan seakan hanya menggerakan rongga mulutnya.


 


 


" Kak Faaz " Jawab Qabil seperti yang Alea lakukan, Alea tersenyum dan memiliki rencana Agar membuat Faaz dan Natasha bersikap romantis.


 


" suruh kesini aja " KODE ALEA KEPADA QABIL, QABIL MENGANGGUKAN KEPALANYA DAN TERSENYUM MANIS. NATASHA DAN FIZZY YANG SAMA-SAMA SIBUK TAK MENGETAHUI JIKA FAAZ AKAN MENEMUI MEREKA DI BUTIK.


 


 


' HALOOO QABIL , apakah kau masih disitu ' sepertinya kau memang tak mendengarku " gerutu Faaz yang masih setia menunggu jawaban Qabil.


 


 


 


" eh iya kak maaf " seru Qabil dengan ketawa pelan.


 


 


" baiklah tunggu disana mungkin satu jam lagi aku akan menemui kalian ,aku sedang berada di mall masih menemani clientku meeting. " ucapnya sembari menutup panggilan tersebut, Qabil mengiyakan permintaan Faaz dan segera memberitahu Alea dan Alea segera memberitahu Fizzy mengenai rencana indahnya.


 


 


" Kak Azri ini aja deh, oh iya Kak aku minta sesuatu boleh gak .? " Tanya Fizzy sembari tersenyum manis, diruangan lain Natasha sedang menemani Qabil memilih jas untuk dipakainya tak lupa Qabil juga meminta natasha memilihkan untuk Papa juga Faaz dan MaliQ.


 


" Apa yang bisa aku bantu Fizzy ? " tanya Azri penuh dengan penasaran.


 


 


 


 


" Apa kalian merencanakan sesuatu ? " tanya Azri dengan menyipitksn kedua matanya, bibirnya tersenyum penuh dengan penasaran.


 


 


" Faaz akan kesini, dan kami ingin Faaz melihat Hal yang berbeda didalam diri natasha. Kumohon !!!! " pinta Fizzy sembari mengatupkan kedua tangannya seraya memohon kepada Azri.


 


 


" baiklah pelankan suaramu Fiz, nanti Natasha mendengarnya " seru Azri sembari memanggil Natasha yang sedang sibuk mencari setelan Jas untuk ketiga pangeran itu.


 


 


" Natasha, bolehkah aku meminta tolong kepadamu " Tanya Azri dengan penuh harap, terlihat sudut matanya memohon. Natasha menganggukan kepalanya dan  segera mendekat kearah Azri.


 


 


" aku ingin sekali menjadikanmu model ku kali ini, mereka pasti masih sangat lama Natasha. Aku penasaran dengan kecantikanmu !! bolehkah aku mengambil fotomu tapi sebelum itu aku harus memoles wajah mu dengan make'up sedikit saja " Ucap Azri, Alea dan Fizzy mengedipkan matanya. QAbil tersenyum melihat wajah polos Natasha.


 


 


" boleh, lakukanlah tetapi selesai itu aku akan menghapusnya aku takut jika suamiku marah karena aku berdandan di muka umum " seru Natasha dengan polosnya.


 


 


beberapa saat kemudian Alea dan Fizzy sudah memilihkan gaun cantik untuk Natasha kenakan dan Azri sudah selesai memoles wajah polos Natasha dengan Make'up yang sangat Natural kesan cantik nan Anggun terpancar dari wajahnya . tubuhnya yang kecil dibalut dengan gaun menambah keanggunan dalam diri Natasha. Alea dan Fizzy begitu takjub dengan kecantikan Kaka iparnya.


 


 


" OMG!!! YOU'RE SO BEAUTIFUL NATASHA " SERU Fizzy, mulutnya setengah menutup seolah tak menyangka jika Natasha sangat cantik dan terlihat tak seperti wanita biasa. Alea lebih tercengang seolah ia menyesali kalimat-kalimat yang pernah ia umpat dari mulutnya untuk Natasha.


 


 


" KAK NATASHA.... oMg " TERIAK ALEA, NATASHA MENGGIGIT BIBIR BAWAHNYA SEOLAH MERASA TAKUT JIKA MEREKA MEMBERIKAN FOTO NYA KEPADA FAAZ KARENA GAUN YANG IA KENAKAN HANYA DAPAT MENUTUPI SAMPAI DI ATAS LUTUTNYA.


 


 


" ini terlalu sexy , aku malu " keluhnya membuat Alea dan Fizzy menggelengkan kepalanya.


 


 

__ADS_1


" enggak kok, siapa yang bilang begitu ? gaun itu sangat cocok untukmu " jelas Azri, mencoba meyakinkan Natasha yang sangat terlihat Ragu.


 


 


" tapi kalian janji kan tidak akan memberikan gambarku kepada kaka kalian " Tanya Natasha seraya memohon kepada mereka, Fizzy tersenyum penuh dengan kepalsuan tetapi dia sangat senang melihat natasha secantik itu.


 


 


" sudah kan ambil fotonya ayo aku mau ganti pakaian ku . " Pinta Natasha, yang berjalan kearah belakang namun Natasha tak menemukan pakaiannya dan ia bertanya kembali kepada Azri namun Azri berbohong dan mengatakan jika pakaian nya tak sengaja dimasukan kedalam koper beisi jas yang sudah di pilih Qabil untuk para lelaki dirumahnya dan koper tersebut sudah dikirim Azri beberapa saat yang lalu.


 


 


Natasha terkulai lemas, Namun Fizzy mencoba meyakinkannya jika natasha terlihat cantik dan tidak terlalu sexy bahkan Qabil meminjamkan jacket nya untuk dikenakan Natasha. Natasha tersenyum dengan sangat terpaksa namun Natasha tak ingin menunjukan wajah sedihnya dihadapan adik-adik iparnya itu.


 


 


" Kak Azri aku pinjam dulu gaun itu iya kalau tidak masukan saja kedalam BIll kami, Nanti Kak Faaz bayar semuanya " ucap Alea sembari menahan senyumnya karena Qabil memberi tahu isi pesan singkat yang Kaka nya jawab kepada Qabil.


 


 


( KAK , KAMI SUDAH SELESAI KAKA LANGSUNG SAJA KE LOADWAY RESTO, KAMI MEMESAN RUANG VVIP ATAS NAMA ALEA ) ~ PESAN QABIL KEPADA FAAZ.


 


 


( BAIKLAH AJAK JUGA ISTRIKU. ) ~ JAWABAN PESAN DARI FAAZ.


 


 


" kita Pamit iya, makasih loh udah bantu kita " Ucap Fizzy, Azri memeluk Fizzy juga Alea tak lupa Ari juga memberikan semangat kepada Alea juga Fizzy.


 


 


" Natasha , kau terlihat cantik sekali. oh iya selamat menempuh hidup baru iya Natasha " seru Azri sembari memeluk Natasha. Natasha pun membalas pelukannya.


 


 


mereka sudah berjalan keluar dari butik milik Azri dan Alea memulai Actingnya. Fizzy pun membalas acting Alea yang terlihat sangat nyata. Natasha terlihat sangat menikmati Acting mereka walaupun sebenarnya Natasha merasa malu dengan gaun yang ia pakai di dalam Mall besar ini.


 


 


" Kaka , sepertinya aku lapar sekali " seru Alea, Fizzy membalas actingnya itu sembari menahan tawa karena melihat wajah Natasha yang ingin segera pulang kerumah.


 


 


" perutku sakit sepertinya aku akan terkapar " ucap Fizzy, membuat Natasha sangat khawatir.


 


 


" Fizzy, hentikanlah ayo kita pulang dan makan saja dirumah tidak akan lama kan Qabil tadi saja pergi kesini hanya 15 menit iya kan ? " tanya nya dengan risau.


 


 


" sepertinya Lama kak, soalnya kan kita harus muter memakai tol dalam kota " seru Qabil yang sengaja berbohong agar Natasha berhenti memaksanya.


 


 


" baiklah kita akan makan dimana " sahut Natasha, dengan perasaan was-was takut sekali jika lelaki lain melihat dan memandangnya dengan sarkas.


 


 


( aku sudah berada didalam ruangan VVIP atas nama Alea , kalian dimana ? mengapa sangat Lama ) ~ pesan Faaz, Qabil membacanya dan segera memberitahu Fizzy juga Alea melalui Kode.


 


 


" kita makan saja di loadway resto " seru Qabil, Alea dan Fizzy menganggukan kepalanya secara bersamaan. mereka pun pergi menuju resto tersebut. dan segera memanggil pelayan untuk meyakinkan jika Faaz sudah berada di ruangan tersebut.


 


 


" Maaf nyonya , jaket nya apakah bisa anda lepas ? " tanya seorang pelayan karena memang syarat resto tersebut tidak boleh memakai jaket saat memasuki area resto. Natasha melepasnya dan mencoba memberikannya kepada pelayan tersebut.


 


 


mungkin bagi Alea memakai gaun dan makan di restoran ini adalah hal biasa dan tidak bagi Natasha yang sama sekali tidak pernah bergaya kelas atas seperti mereka bahkan semenjak Papa nya bangkrut saat usianya masih menginjak 14 tahun ia tak pernah sama sekali masuk dan makan di resto mahal seperti sekarang. dan Natasha terlihat sangat canggung.


 


 


" mari nyonya saya antar " ajak pelayan kepada Alea.


 


 


" Kak Natasha didepan biar aku menghalangi tubuh Kak natasha " Ucap Alea , dan pada saat Natasha sudah berada di depan pintu Natasha sama sekali tak menyadari jika Fizzy , Alea dan juga Qabil sudah menyelinap pergi kesamping untuk membuat natasha masuk seorang diri.


 


 


" silahkan Nyonya " Ucap pelayan , Natasha melihat punggung suaminya lah yang sedang duduk di meja makan didalam ruangan VVIP itu. bahkan Natasha sangat mengenali keseluruhan tubuh suaminya.


 


" Faazzz " sapa Natasha dengan sangat Lirih ..........

__ADS_1


__ADS_2