
Di S3 "Teman hidupku yang mengubah hidupku" Ini akan menceritakan Perjuangan Zalina dalam mempertahankan rumah tangga nya, Beberapa tahun pun berlalu Zalina anak dari Alea yang juga salah satu putri dari Rido May ini telah menikah dengan lelaki yang sangat Ia cintai.
Kisah cinta mereka berawal dari sebuah pertemuan indah, Zalina yang menyukai lelaki itupun segera menceritakan pada Ibunya yaitu Alea bahwa lelaki itu adalah lelaki yang berhasil membuatnya Jatuh cinta.
Satu hingga dua tahun pernikahan, kehidupan Mereka penuh dengan kebahagiaan. Namun berubah saat "Ken" suami dari Zalina ini sukses dalam bidang bisnisnya, Ken menjadi sosok pemarah, tidak betah di rumah bahkan Ken tidak jua memperhatikan anak semata wayangnya yang bernama Xavier.
Zalina pun tidak mampu berbuat apa-apa, dulu saat Ia mengatakan ingin menikah. sang Ibu dan kakeknya Rido selalu mengatakan bahwa Zalina harus berpikir dengan matang, Namun Zalina tetap bersikukuh dan Yakin bahwa Ken akan membuat dirinya merasa nyaman.
Singkat cerita, malam itu Ken pulang dalam keadaan mabuk. Terdengar suara mesin mobil Ken yang berhenti tepat di hadapan Mansion megah miliknya, "Mami.... " Lirih Xavier yang terdengar mengigau.
"Sss... Tidur lah sayang, sebentar lagi Papi pulang.' Ucap Zalina yang berusaha membuat anak semata wayangnya itu kembali tertidur.
Meliha Xavier sudah tertidur dengan pulas, Zalina pun segera keluar kamar anaknya dan menghampiri suami yang baru saja pulang
Brukkk.... Ken terlihat terjatuh dan seorang supir pribadinya terlihat mencoba membantu Ken untuk bangkit.
__ADS_1
"Biar Zalina saja Bapak." Ucap Zalina yang berusaha secepat mungkin membantu Ken.
Namun saat Ken mendapatkan sebuah bantuan dari Zalina, Ia terlihat menepis tangan Zalina.
"Jangan menyentuh ku!" Tepis Ken dan mata bulat Zalina terlihat mengembun, Ia tidak mengerti dengan permasalahan diantara dirinya dan suaminya itu. Ia pun hanya mampu terdiam, supir bernama Tedi pun terlihat menatap pilu wajah Nyonya di hadapannya.
Setelah beberapa menit berlalu, Tedi terlihat selesai membantu Ken untuk masuk kedalam kamar pribadi Zalina. Ia pun terlihat berpapasan dengan Zalina, "Pak Tedi, darimana suami saya sebenarnya?" Tanya Zalina.
"Beliau..." Tedi menundukkan kepalanya, Zalina terlihat menatap penasaran kearah wajah sang supir.
"Katakanlah Pak Tedi, Zalina berjanji tidak akan menegur Mas Ken." Ucap Zalina dengan kedua tangan yang mengatup, Tedi merasa tidak tega. Ia tahu bahwa Zalina yang polos tidak sepolos itu, Zalina hanya menginginkan sebuah jawaban darinya.
Zalina mengangguk.
"Ina janji Pak Tedi."
__ADS_1
"Tuan Ken meracau kesal setelah mendapatkan sebuah panggilan suara dari seseorang, lalu Ia meminta saya untuk mengantarnya ke sebuah Club malam. Dan Tuan Ken mabuk di sana." Terang Tedi kepada Zalina.
"Baik Tuan Ken, sisanya biar saya cari tahu sendiri. Terimakasih sudah mengantar Mas Ken dengan selamat."
"Baik Nyonya, sudah menjadi kewajiban saya menjaga keselamatan Nyonya maupun Tuan Ken." Jawab Tedi.
Setelah selesai melakukan perbincangan bersama Supirnya, Zalina pun berjalan menghampiri suaminya yang terlihat merebahkan diri diatas ranjang dengan pakaian yang terlihat berantakan.
Langkah pelan Zalina menandakan bahwa dirinya takut jika langkah kakinya mengganggu suaminya yang terlihat sudah tertidur.
"Ya Tuhan ada apa dengan dia?" Tanya nya seorang diri.
Ia pun kembali berjalan dan kali ini Ia mendekati suaminya, dibukanya sepatu suaminya itu dengan sangat hati-hati. Ia begitu takut dengan kemarahan Suaminya itu, apalagi akhir-akhir ini Ken selalu berusaha memarahi Zalina, dan Ken tidak memandang tempat bahkan waktu. terkadang Ken memarahi Zalina saat Xavier anaknya itu sedang berada di dalam dekapan Zalina.
Oke, tunggu Episode selanjutnya ya..
__ADS_1
InshaAllah bulan depan, mampir dulu Yuk Ke SUARA HATI AMARA. CARI JUDULNYA, KLIK TOMBOL FAVORIT DAN TUNGGU PEMBARUAN BAB SELANJUTNYA.
THANKS❤