TEMAN HIDUPKU YANG MENGUBAH HIDUPKU

TEMAN HIDUPKU YANG MENGUBAH HIDUPKU
kebijaksanaan rido


__ADS_3

rido sedang menyusun rencana untuk berbicara dengan ayah tentunya rido sedang mencari waktu yang tepat mengingat seminggu kedepan ayah dan papa sedang banyak kegiatan apalagi tender yang sudah dimenangkan oleh rido , papa juga ayahlah yang akan mengurus segala keperluannya .


" aku pasti bantu kalian , tapi ku mohon kalian sabar dan jangan berbuat yang aneh-aneh " pinta rido


" duhh , kenapa ya kamu gerak nya cepet banget nak " ucapku seraya mengelus lembut perutku


" sayang , papa mohon kepadamu berikan posisi nyaman untuk mama mu ya nak , anak sholeh papa " ucap rido sembari mencium perutku , aku tersenyum dan menatap wajahnya dengan tatapan penuh cinta.


" terimakasih sayang sudah mau membantu rani , aku salah menilai mu .. aku mengira kau akan membenci rani dan juga akan mengubah sikapmu untuk ku setelah tahu masalah ini " ucap ku sembari menangis dihadapannya


" aku tidak akan pernah membenci siapapun , dan ingatlah semua orang pernah melakukan kesalahan tetapi jika orang yang berbuat kesalahan ini akan bertaubat dan merubah dirinya kita harus memberinya semangat untuk menjadi lebih baik , kita tidak bisa menjudge orang ini seperti ini , yang itu seperti itu .. 1 hal berubah lah untuk kebaikan " nasihat rido yang membuat rani juga richard tertunduk malu , tidak hanya mereka rido pun sellu memiliki cara untuk mengubahku menjadi manusia yang lebih baik .


" aku malu kak , malu dengan diriku sendiri .. apa ayah juga ibu akan memaafkanku seperti kaka dan kak may yang dapat memaafkanku " tanya rani


" kaka yakin ibu juga ayah akan memaafkanmu ran , walaupun pada awalnya mereka akan marah tapi kau harus menerima atas apa yang sudah kamu lakukan walaupun tidak sengaja .. tapi tetaplah kau juga richard salah pada awalnya , dengan kau meminum alkohol saja sudah salah , kumohon kalian jauhi yang kaya gitu-gituan " ucap rido menenangkan rani juga richard  .


" iya do gw janji gak akan pernah minum-minum lagi " ujar richard .


kami masih dalam obrolan santai , rido banyak memberikan kami nasihat . rido sangat bijaksana menurutku ridopun tak segan memberikan wejangan-wejangan yang membuat kami tersadar bahwa hidup yang kekal bukan hanya didunia melainkan di akhirat , nasihat rido membuat kami malu dengan apa yang terkadang kami lakukan . dan aku sendiri masih suka lalai dalam beribadah .


" kita semua sama , dimata tuhan kita semua sama .. tidak ada yang berbeda mau kita muslim atau non muslim semua saudara ..jangan pernah kita beda-bedakan " ucap rido

__ADS_1


(" aku malu bener-bener malu sama elu do , elu dulu kaka ipar gw dan sekarang takdir membawa elu tetep jadi kaka ipar gw , risa maafkan aku - batin richard )


 ************** DI TEMPAT LAIN *************


DHAN , terbangun dari tidurnya dia mendapatkan pesan yang panjang dari atasannya yang bijaksana itu . dhan yang merasa pusing terkejut dengan apa yang ia terima . terlebih dhan sama sekali tak ingin rido mengetahui tentang apa yang sudah dhan lakukan karena , dhan sangat tau rido tidak menyukai hal yang berbau alkohol .


" dhan , kamu ambil libur 2 hari karena saya juga tidak akan pergi kekantor . beristirahatlah dan jangan pernah melakukan hal konyol seperti itu lagi . saya mohon kesehatan mu lebih penting dari apapun .. tak perlu meminta maaf kepadaku minta maaflah kepada tuhan juga dirimu sendiri " ( pesan rido )


DHAN : 'SHIT... tuan muda mengapa bisa tau tentang semalam !


dhan yang merasa kacau akhirnya memilih untuk segera memanggil lira , lira yang sedang menerima tamu itu tak mendengar jika kaka nya sedang memanggilnya membuat dhan menghampiri lira yang sedang sibuk mengobrol dengan tamu itu .


' raaaaa... raaaaa ' panggil dhan


" eh maaf tuan , saya kira sedang tidak ada tamu " tanya dhan


" gak apa dhan , saya kesini mau ketemu kamu , rido bilang kamu lagi cuti dua hari jadi saya berpikir untuk menemui mu disini " jawab jimmy


" saya masuk dulu tuan " ucap lira berpamitan kepada jimmy


" eh liraa , jangan kemana-kemana atuh , kan saya kesini juga pengen ngobrol sama kamu " ucap jimmy dengan menatap lira lama

__ADS_1


dhan yang melihat tatapan suka jimmy kepada lira membuat nya sedikit tak nyaman , dhan menyadarkan jimmy yang sedang menatap lira itu .


" tuan jimmy boleh saya bertanya ? " tanya dhan mengagetkan jimmy seketika


" eh .. maaf habis senyum adik kamu mengalihkan dunia ku " goda jimmy , lira terdiam dan tersenyum manis kepada jimmy membuat jimmy semakin menyukai lira.


( aduh , kak dhan kenapa ya kok keliatan gak suka gitu sama tuan jimmy - batin lira )


" eh iya apa tadi dhan ?" tanya jimmy


" apa tuan muda marah dengan  yang saya lakukan , karena saya hanya mengingat kau yang membawa ku dari club malam itu . dan apakah tuan muda ikut bersamamu ? " tanya dhan dengan serius .


" iya , rido menunggu di mobil dan aku yang membawamu keluar , rido sangat baik dia membukakan jacket yang kau kenakan , dia juga yang memboyongmu dari mobil menuju kamarmu dhan kau ternyata bar bar ya , aku kira kau pendiam " ucap jimmy yang berbicara sembari setengah tertawa


dhan tertunduk malu , dia seperti kehilangan kata-kata . dhan memikirkan bagaimana wajahnya jika bertemu dengan tuannya itu . dhan yang selalu menemani rido kemanapun , dhan tidak pernah separah ini apalagi dengan cinta . dhan memang sudah salah dengan pengakuannya itu yang membuat rani membenci dan memuutuskan hubungannya dengan dhan .


" dhan kau tak perlu khawatir , rido tidak akan membencimu rido sangat menyayangimu  " ungkap jimmy seraya menenangkan dhan yang terlihat sudah pucat pasi .


jimmy memang berniat meminta antar kepada dhan untuk menemani nya mendatangi tempat yang akan ia gunakan untuk kedainya itu , tidak hanya untuk menemui dhan , jimmy juga sudah mulai menyukai lira . jimmy sudah mulai menyukai lira karena lira terlihat keren sebagai wanita , senyumnya yang menawan itu membuat jantung jimmy selalu berdegup kencang .


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2