TEMAN HIDUPKU YANG MENGUBAH HIDUPKU

TEMAN HIDUPKU YANG MENGUBAH HIDUPKU
kepergian rido


__ADS_3

**one week ago.....


seminggu sudah nene meninggalkan kami , hari ini ada acara mengingat kepergian nene , papa mengundang orang-orang komplek dan keluarga besar kami berkumpul untuk berdo


a bersama dirumah , rido menggunakan baju koko dan pecinya (tampannya) , dia berjalan menghampiriku yang sedang menggendong faaz , dan bu nina yang menggendong fizi tepat berada di belakangku


"sayang , kamu cantik !!!" ucapnya sembari mengecup keningku


"papp , malu ahh ada bu nina " jawabku dengan pelan sambil.menoleh ke arah bu nina


bu nina tersenyum melihat rido yang mengecupku dengan lembut, wajah ku pun sudah berubah seperti tomat yang merah dan sekarang rido tak henti mencium pundak ku sembari memeluk ku dari arah belakang ,


"apa sudah selesai acaranya sayang ? " tanyaku kepada rido


"sudah sayang, baru saja selesai ... aku kangen sama kamu jadi langsung kesini" ucapnya menggodaku


"kalo bakalan kangen gak akan pergi lama" jawabku sembari melengoskan badanku


rido hanya tersenyum melihat sikapku yang tak ingin ditinggalkan , padahal rido memang sering bepergian 2 hari atau lamanya 1 minggu untuk perjalanan bisnis nya entah mengapa sekarang aku tak mau sama sekali jauh darinya , mungkin masih dengan suasana kehilangan nene , dan masih baru mengalami masa pasca melahirkan.


"yasudah , simpan faaz nya berikan ke mbak last , papa menyuruhku memanggilmu sayang" pintanya yang masih saja ingin memeluk ku


aku tersenyum dan memberikan faaz ke gendongan mbak las , aku segera menghampiri papa yang sedang berkumpul dengan keluarga besar kami , ada kakek samy dan nek rara , kake sam adalah kaka tertua nene , beliau masih sangat ganteng dan juga sehat ... kake sam juga cukup dekat dengan rido , dia juga begitu sangat menyayangiku

__ADS_1


aku menyalami , dan memeluk seluruh keluarga yang datang untuk berkumpul dirumah ,


"sayang , cantik selamat ya ..maaf kake belum memberikanmu kado " ucap kake sam


"terimakasih kake , kake sudah mau berkunjung may sudah senang sekali'' ungkapku kepada kake yang tersenyum dengan hangat kepadaku


aku mulai bersenda gurau dengan semua keluarga yang sedang mengobrol disana , hanya ayah dan ibu ku yang tidak bisa menghadiri karena ayah dan ibu sedang ada keperluan ke luar negri , tentunya mereka sempat menelpon papa juga mama untuk meminta maaf atas ketidakhadirannya.


waktu pun sudah mengharuskan mereka pulang , sebenernya papa meminta keluarga kake sam untuk menginap dirumah kami tapi mereka masih punya keperluan diluar sana , apalagi anak tertua kake sam sedang sibuk dalam usaha barunya membuka kafe , kafe nya juga sangat ramai..banyak sekali pelanggan yang selalu mengantri.


aku mulai membereskan segala keperkuan rido , rido yang sedang mengobrol dengan papa juga dhan di ruangan nya tak bisa diganggu mungkin sedang membicarakan perihal perusahaan nya yang sedang terkena masalah , tapi entahlah... aku hanya bisa memendam tentang obrolan rido dan juga dhan... tak sekata pun aku mampu menanyakannya.


rido menghampiriku dan memeluk ku dari belakang , dia mencium tengkuk leherku , dia membalikan badanku berhadapan dengan badannya , dia mulai melumat bibirku dengan lembut , aku pun membalas ciumannya tak berlangsung lama aku berciuman dengannya , dia memintaku untuk menjaga anak-anak dengan baik dan memintaku tidak terlalu kelelahan


"sayang ,kamu gak akan lama kan perginya" tanyaku dengan gusar sembari mengalungkan tanganku ke lehernya


"tidak sayang hanya 1 pekan saja , kamu jangan sampe kelelahan ya" rido mengangkat daguku dan mencium bibirku


"tapi mengapa kamu banyak sekali membawa pakaian" tanyaku kembali dengan gusar


"itukan hanya pakaian , kalau gak dipake ya dibawa pulang lagi , aku suka males kalo memakai laundry disana" jawabnya dengan tenang ,


"baiklah , kamu gak kenapa-kenapa kan? " tanyaku kembali dengan muka memelas berharap rido tak pergi

__ADS_1


"aku baik. sayang , kamu kenapa sih? jangan khawatirkan aku , aku kan pergi mencari rezeki untuk kalian " jawabnya dengan tersenyum dan mencubit hidungku dengan lembut


"entahlah rasanya aku sangat ingin ikut" pintaku kepadanya sambil menaikan kedua bahu ku


"jangan sayang , anak-anak lebih membutuhkanmu , kasian kalo gak ada kamu" berjaalan dan mulai menggunakan sepatunya


"apa harus pergi jam segini" pertanyaanku semakin gusar


"penerbangan nya pukul 05.00 pagi aku harus menunggu sekitar 1jam ," jawabnya masih tenang dan tersenyum menoleh kepadaku


aku pun terdiam tanda mengiyakan nya , aku mengantarnya ke depan pintu rumah , aku lihat pa jajang dan dhan sudah ada di luar menunggu rido , papa memeluk rido dan mama juga , tak biasanya seperti ini ada apa ini hanya itu yang aku ucapkan dalam hati.


"mah ,paa jaga istri dan anak-anak ku ya " pintanya kepada mama dan papa


"ya sayang , semoga sukses dengan bisnis mu " mama menimpali dengan air mata yang hampir menetes


(aku melihat seperti ada sesuatu dimata mama , dan papa tapi apa ya... ya tuhan jaga suami ku dimana pun dia melangkah ..aku harap dia selalu baik-baik saja)


"sayang , jangan menelponku apabila aku tidaj menelpon duluan ya , aku takut tak bisa mengangkat telpon nya pada saar aku sibuk dan kau akan berpikir aku sedang macam-macam " goda nya dengan mengedipkan matanya


aku hanya tersenyum entah mengapa hatiku memiliki firasat tidak baik , tetapi aku mencoba untuk menutupiny aku tidak ingin rido melihatku terlalu gusar akan kepergiannya toh rido sering sekali bepergian untuk keperluan bisnis.


aku kembali ke kamar dan mulai memandangi foto-foto album pernikahan kami , tak terasa aku meneteskan air mata ,mengingat rido yang selalu ada memeluk ku ,kini 1 minggu kami tidak akan berjumpa tentunya ini akan merasa sangat berat karena akhir-akhir ini rido selalu menemani ku..

__ADS_1


__ADS_2