
******DI TEMPAT LAIN******
dhan mendapatkan kabar mengenai hadiah yang diterima rido beserta isi pesan ancaman itu , dhan sama sekali tidak bisa berpikir siapa yang mengirimnya dan menurut dhan semasa hidup risa , risa hanya mengenal 3 lelaki yang pernah mengencaninya .
rino , dave , dan richard bahkan semuanya sangat mengenal baik rido. dan salah satu dari mereka juga adalah teman may yang mengenal risa . dhan mencoba berpikir sejenak dengan memejamkan matanya dan mengingat siapa yang menganggap rido adalah musuhnya .
" entahlah , tuan yofie kan adik nya mana mungkin akan mencelakai tuan muda kembali .bahkan sekarang tuan muda adalah hidupnya " dhan berbicara dan memikirkan kembali siapa yang berani mengirimkan hadiah ancaman itu.
dhan terdiam , masih terdiam .. dhan pasti akan mencari tahu bahaya yang akan mengancam tuannya itu setelah ia merasa lalai saat percobaan pembunuhan rido oleh yofie dan jimmy terdahulu . dhan semakin waspada.
" apa aku harus meminta bantuan tuan jimmy , tuan yoffie juga tuan zain " - gumam dhan.
setelah ia cukup untuk berpikir ia mencoba untuk segera menghubungi mereka tanpa rido mengetahuinya karena ia sangat yakin rido yang sangat baik hati tidak akan berpikir negative kepada siapapun , rido menganggap ancaman apapun adalah pemanis dan ujian didalam hidupnya , bagi rido itu adalah hal yang biasa saja tetapi berbeda dengan mereka yang sangat mencintainya .
dhan segera datang ke kafe yang sudah dipesankan yofie juga zain untuk pertemuan itu , dhan ingin membahas dan mencari tahu orang yang akan berniat menghancurkan serta mengganggu ketentraman tuan mudanya itu .
DHAN : ' maafkan saya tuan sudah membuat anda menunggu lama
__ADS_1
ZAIN : tidak apa-apa ,dhan aku meminta data siapapun yang pernah bertemu dengan kakak ku , apalagi sampai punya dendam . " ucap zain seperti menahan kesal
YOFIE ; AKU , akan menemui shaloom , kuharap kau ikut denganku dhan .
DHAN : baik tuan , aku sudah menghubungi tuan jimmy dan tuan richard untuk menjaga tuan muda selama aku dalam cuti , karena aku meminta memperpanjang cuti ku untuk mencari tahu masalah ini .,
ZAIN : kau jangan khawatir , papa sudah mencari tahu siapa pengirim itu . mereka memasang cctv di toko bunga itu dan seperti nya kami akan segera mengetahui .
YOFIE : " aku tidak akan membiarkan kaka ku dan kaka ipar terluka ,, siapapun yang berani mengganggunya akanĀ berhadapan dengan ku " ucap yofie dengan sangat marah .
yofie dan dhan segera pergi untuk menemui shalom , zain yang akan bersiap-siap pergi ke amerika memilih untuk segera pulang dan menyiapkan barang-barang yang akan dibawanya.
" enggak kok kak , cuma 3 hari sih " jawab zain seraya masuk kedalam mobilnya.
********************
di dalam rumah mama dan papa yang sangat mengkhawatirkan aku juga rido tak henti nya menanyakan keberadaan kami kepada orang-orang dirumah , tentunya rido merasa sangat tidak nyaman akan hal itu apalagi papa memasang penjagaan ketat di rumah kami sampai-sampai papa mengirimkan beberapa body guard untuk menjaga sekitar rumah .
__ADS_1
' iya pak , saya tidak ingin anak saya terganggu ' papa berbicara sembari memegang ponsel ditelinganya , ketika papa melihat rido .. papa segera memutuskan sambungan telponnya .
RIDO : papa , apa-apaan ini ? aku tidak akan membiarkan orang mencelakaiku , kumohon aku takut jika seperti ini may tidak nyaman ," rido berbicara seakan tidak nyaman ada padanya dan aku segera menghampiri rido untuk menepis pembicaraannya itu .
" aku lebih nyaman seperti ini sayang , aku gak akan menginap dirumah ayah .. karena ayah akan menginap disini bersama ibu , riswan juga rani..... " jawabku
" sayang , sudahlah lupakan teror itu " ucap rido
" rido .......... ini keinginan papa gusti , ayah juga papa hendra .. udah deh diem aja kenapa sih bawel banget " ucap richard yang saat itu juga menerima surat cuti yang sedang di pegangnya.
" apa itu ditangan mu ?" tanya rido
" surat cuti , sepertinya setelah menikah aku akan memboyong rani ke inggris karena aku tidak bisa kalo harus bolak balik gitu " jawab richard dengan lemas .
" jangan dong , apa kamu akan meninggalkan ku ?" tanya rido dengan gemas, seraya mengedipkan matanya .
" geli do sumpah , gw masih normal kalee " jawab richard masih dengan lemas
__ADS_1
rido tertawa dengan sangat lepas , aku melihat cahaya yang indah di wajahnya entahlah rido ku sangat tampan , aku yang sedang melihat tawa nya itu tak henti memandanginya dengan penuh cinta .
( sayang , jangan tertawa seperti itu aku tak mau ada kesedihan dibalik tawa itu - batinku )