TEMAN HIDUPKU YANG MENGUBAH HIDUPKU

TEMAN HIDUPKU YANG MENGUBAH HIDUPKU
tentang shalom


__ADS_3

Hari ini aku memutuskan untuk menemui shalom di tempat dimana polisi menahan , tak ku sangka gesya mau menemani ku , akulah yang meminta gesya untuk menemaniku namun pada awalnya gesya sangat kekeuh untuk tidak ingin bertemu dengan kakaknya itu karena , kakak nya sudah membuat gesya sangat malu ,


gesya sangat mengenalku dengan baik walaupun gesya adalah teman yang selalu mengajak ku untuk ke arah negative tapi aku selalu punya cara untuk menolak nya sehingga gesya paham betul dengan sikap ku , saat ini gesya merasakan malu yang sangat mendalam atas tingkahnya


gesya datang menemui ku dirumah ,


papa tidak mengijinkan kami bertemu , aku memohon dengan tingkahku yang sangat menggemaskan dan papa mengijinkan ku , aku sedang menunggu nya dikamar , gesya datang menghampiriku tentunya dengan ditemani lira.


dia memeluk ku dan menangis dengan tersedu-sedu..


"may ,, maafin kaka gue ya.. gue mohon maaf dengan sangat sama loe " ucapnya sembari memeluk ku


"sudahlah ges , loe gak perlu minta maaf kek gini . loe gak salah apa-apa kok" sembari melepaskan pelukan gesya


"gue bener-bener malu , bokap nyokap gue juga mau nemuin loe dan keluarga loe untuk meminta maaf " ujar gesya yang duduk di kursi yang dibawakan lira , lira mematung dan segera memalingkan muka pada saat aku memberi kode supaya dia keluar dari kamarku , lira hanya terdiam tak menggubrisku"


aku ngerti kenapa lira seperti itu , lira tak ingin melakukan kesalahan lagi , dan aku pun memperbolehkan lira tetap dikamarku , gesya tak henti menghapus air mata nya seraya memegang tanganku .


"kehamilan loe gimana may ? loe baik-baik aja kan ye "tanya nya melihatkan wajah yang sangat khawatir


"sikembar baik kok, loe jangan nangis ahh apaansih jadi canggung gini gue" tersenyum dan memandangi gesya


"lu tuh ya , orang yang bener-bener datar banget , orangnya bener-bener gak mau punya masalah , loe cuek banget makan nya loe anggap masalah gini aja buat loe ringan , kalo gue udah gue gebukin balik kakak gue" gesya mencoba menghibur dirinya dengan memuji ku , aku tau dia ... dia tidak pernah memuji ku seperti ini dia juga terkesan bodo amat sama hidup ku tapi kadang kepo sih dikit.


(ges , loe gak salah ...mungkin gue yang salah udah rampas kebahagian kakak loe) ucapku dalam hati


"gue pengen nemuin kakak loe , loe mau kan nemuin gue sama kakak loe ??" tanya ku padanya


"gak , gue gak mau nyelakain loe lagi ..udah cukup gue dibikin malu .. udahlah loe meningan jaga kehamilan loe.. " ucapnya ketus padaku


"gue mohon ges , gue pengen banget minta maaf sama kak shalom ...:" ucapku sembari meletakan tanganku ditangannya


"apaan , mana ada loe minta maaf sama kaka gue , yang ada kaka gue yang harus memohon maaf , kalo perlu sampe bertekuk lutut dihadapan loe , loe tuh aneh ya ... dari apa sih hati loe dibuat ,,,,heran njirr "celotehnya kepadaku


obrolan kami terhenti karena ada mbak tati yang datang untuk memberikan minum kepada kami .


aku terdiam , sebenci itukah gesya pada kakaknya ,,, kenapa ??? aku makin penasaran dengan shalom


aku putuskan untuk bertanya tentang kak shalom pada gesya dan gesya tak keberatan menceritakannya.


 


*****CERITA GESYA TENTANG SHALOM****

__ADS_1


gue sama kak shalom gak pernah deket , gue juga gak mau deket sama dia , gua gak suka dengan tingkah nya dengan selalu menyalahkan bokap gue atas kematian nyokapnya , gue sama shalom gak seibu ....


pada saat bokap gue nikah dia udah punya shalom dan yang gue tau sebelum nyokap bokap gue nikah


papah memang masih bersama nyokap nya shalom , nyokapnya frustasi dan bunuh diri gitu


gue dipertemukan pada saat umur gue 8 tahun dan shalom 11 tahun gue sering banget hampir dibunuh sama dia , gue pernah dimasukin digudang gelap pada saat nyokap dan bokap ke inggris untuk perjalanan bisnis bokap.


usut punya usut nene gue yang dari bokap bilang kalo bokap udah lama menceraikan nyokapnya shalom tapi karena nyokap nya shalom itu gila alias ga waras jadi bokap dateng lagi untuk merawatnya itupun dengan ijin nyokap gua , nyokap gua baik banget anjirr , gua sangat aneh ya kaya loe lah.


aku masih terdiam mendengarkan cerita gesya , sesekali ku lihat gesya menghapus air matanya


("gausah dilanjutin ges kalo loe gak kuat "ucapku disela cerita gesya , gesya ingin melanjutkannya dan aku kembali mendengarkannya)


***kembali kecerita gesya tentang shalom***


waktu gue nangis dengan sangat keras , shalom mendekap mulut gue dengan sangat keras, napas gue hampir aja abis , gue juga di pukul beberapa kali sama dia cuma gara-gara gue pengen tidur di kamar bokap gue.


untung ada bibi yang jagain gue , akhirnya nene gue dateng tuh waktu itu juga , gue lagi tinggal di jerman karena papah tinggal dijerman gak jaulah sama rumah nene . nene memarahi shalom dan memeluk ku . pada saat papa pulang nene mmenceritakan semua yang gue alamin , gue gak nyangka papa membuat shalom sangat takut dengan membentaknya sangat keras , bokap langsung memeluk gue


"you okay honey " memeluk sembari mengusap kepala gua.


saat itu juga bokap gue bawa shalom ke tempat psikiater gitu , gue juga kurang ngerti soalnya gue juga masih sangat kecil , dan gue denger percakapan bokap , nyokap juga nene gue .. shalom mengalami situasi dimana dia gak bisa ngendaliin emosi nya semacam punya penyakit jiwa gitu gue juga gak paham . dari situ gue mulai hidup dengan nyokap di indo , shalom juga sering mengunjungi kami tentunya gue gak terlalu banyak bercengkramah dengan dia , jujur gue sangat takut .


dia juga menceritakan kak rido sama nyokap dan bokap juga gue , dia selalu menganggap kak rido itu pacarnya, dia beranggapan kalo kak rido sangat mencintainya , makanya gue bilang kan kalo kak rido pacar ka shalom.


nene gue juga meninggal karena serangan jantung atas ulah nya kakak gue, bokap udah gak mau tau dengan kakak gue itu pada akhirnya kemaren ngadain makan malem untuk membicarakan kesembuhan kakak gue , bokap minta kak rido menikahi kakak gue , tapi kak rido menolaknya karena sudah memiliki calon ya mungkin itu elo .


kakak gue gila may , gue gak mau elo celaka.... gue gak mau kehilangan temen baik kaya loe .


tolong lo gausah nemuin kaka gue " pintanya dengan mendekap kedua tangannya seraya memohon padaku


 


"gue pengen ketemu, kalo lo gak mau nemenin gue ... gue pergi sendiri aja'ucapku ku dengan keras


"gue mohon kalo perlu gue juga ajak rido " kata ku meyakinkan gesya


"baiklah asal dengan kak rido gue akan ikut " ucapnya kepadaku.


aku lihat dengan mataku gesya sangat merasa tertekan dengan kaka nya itu


akhirnya aku meminta ijin kepada papa untuk menemui shalom , aku juga tak lupa meminta rido menemani ku , aku berangkat bersama lira , gesya , rido dan juga dhan ... tak lupa papah mengirimku dua bodyguard yang memimpin jalan ku ...sungguh papa sangat antisipasi mengenai keamanan ku , papa tidak ingin kehilanganku dan juga si kembar karena papa sudah sangat trauma atas kehilangan risa 2 tahun lalu..

__ADS_1


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


 


 


__ADS_2