TEMAN HIDUPKU YANG MENGUBAH HIDUPKU

TEMAN HIDUPKU YANG MENGUBAH HIDUPKU
semakin penasaran part 2


__ADS_3

" makasih ya udah nyempetin dateng " ucapku kepada zain dan juga yofie .


" iya , kita pamit ya .. om tante makasih ya " ucap yofie yang berpamitan kepada papa , mama , ayah , juga ibu.


mama ser tak lupa berpamitan kepada papa juga mama dan semuanya , aku dan rido segera mengantarkan mama kedepan pintu.


" kasih tau mama kalau lahiran ya " pesan mama serly seraaya berpamitan kepadaku juga rido.


" inshallah mah , mama sehat ya salam ke papa " begitulah jawaban rido yang memeluk mama serly dengan erat.


mama serly juga memeluk ku dan mengusap lembut perutku dan mereka mulai masuk kedalam mobil . beberapa saat kemudian mobil yang mereka tumpangi sudah jauh dari pandanganku juga rido .


" sayang aku merasakan bahwa mama serly menyayangimu " ucap rido kepadaku


" menyayangi kita , bukan hanya aku " jawab ku singkat kepadanya


" kamu cantik sekali sayang " godanya kepadaku


" gombal teruss deh , pasti ada maunya " jawabku genit kepadanya.


" malam ini dapet jatah kan ? " tanya nya kepadaku.


" sayang maafkan aku , lelah sekali badanku ini dan anak mu yang di dalam selalu bergerak membuat pusarku sangat sakit , maafkan ya " jawabku


" tidak apa-apa sayang , aku tidak akan memaksa , oh iya bolehkah aku menemui dhan sebentar " ucap rido meminta ijinku sembari membelai pipiku .


rido segera pergi diantar oleh jimmy karena mendapatkan pesan dari lira bahwa dhan sedang berada didalam club malam.


" sebentar aja sayang , nanti aku segera kembali " pamitnya kepadaku .


aku menganggukan kepalaku , aku kembali menghampiri mereka yang sekarang duduk di ruang tengah , melepaskan rasa lelah nya itu.


" ibu rani kemana ? " tanyaku


" rani meminta ijin untuk pulang sayang dia pulang di temani adikmu juga , rani mengeluh pusing dikepalanya..dan katanya pada saat rani akan berpamitan kamu sedang berbicara dengan suamimu jadi rani menitipkan salam untukmu " jawab ibu


" apa ibu akan menginap disini ? dan rani pulang memakai apa ? tanya ku kembali.


" dia diantar richard , dan richard akan ke apartemen kayanya soalnya tadi papa meminta salinan berkas nya alm risa yang tertinggal di appart .. ibu belum pasti menginap , gimana ya .. soalnya ayah masih seru katanya ngobrol sama papa mu " jawab ibu.


" baiklah aku akan melihat faaz dan fizzi.. selesai itu aku akan ke kamar untuk istirahat.. tidak apakan bu ? tanya ku kepada ibu.


" tidak sayang , kamu juga kan harus banyak istirahat.. sini kiss ibu dulu " pinta ibu


aku mencium ibu juga mama dan berpamitan untuk segera pergi ke kamar .

__ADS_1


" sayang .... " panggil mama kembali membuatku menolehkan badanku.


" iya maa " jawabku sembari tersenyum kepadanya..


" jangan lupa minum susu dulu , nanti mama suruh bi tati membuatkan susu hangat dan mengirimnya ke kamarmu .. jangan sampai tidak diminum ya " ucap mama memperingatiku.


" baik mam ku yang cantik , iloveyou untuk kalian " ucapku seraya berjalan menuju kamar anak-anak ku.


aku kembali ke kamar ku setelah puas meminta bu nina memindahkan anak-anak ku untuk tidur bersama ku supaya bu nina bisa istirahat karena , aku merasa kasihan dengan bu nina yang sendiri mengurus anak-anak ku. kadang lira yang membantu tapi terkadang aku sendiri dan rido bergantian membantu bu nina mengurus anak-anak ku.


" ibu temenin sebentar ya sampai rido dateng " pintaku kepada bu nina sembari membuka hijab dan mengganti pakaianku.


" non , gimana kata dokter ? " tanya bu nina kepadaku


" katanya bisa aja 2 minggu lagi aku lahiran , bisa aja normal tapi kalo cesar juga gak apa sih bu ? " jawabku dan duduk di sofa kamarku .


" iya non gak apa yang penting nona muda sama dede nya selamet dan tidak kurang satu apapun , pokonya ibu mah bakalan setia sama nona muda " jawab ibu nina menghangatkanku.


aku tersenyum dan mulai membuka social media ku , aku melihat status di lini masa social media rani yang sempat aku scroll itu. terlihat kalimat nya seperti menyimpan beban yang amat dalam..


@raninurniakur_


to my self , please stay strong.


the world is a bit cruel .


you will be scrunitinized.


some people will laugh at your faillures.


you will meet a lot of temporary people along the way.


no matter how hard life gets , and please keep going.


"untuk diriku sendiri .


harap tetap kuat .


dunia ini sangat kejam.


anda akan di nilai.


anda akan dicermati.


beberapa orang akan menertawakan kegagalanmu.

__ADS_1


anda akan bertemu beberapa orang disepanjang jalan.


tidak perduli seberapa keras kehidupan , dan harap teruskan !!!!" begitulah kurang lebih kutipan yang rani buat.


aku mencoba menghubungi rani yang saat itu sangat sulit sekali menerima telponku , dan aku mencoba menghubungi adik ku riswan yang mungkin sedang bersama rani di rumah.


TUT...TUT .TUUTT (PONSEL TERSAMBUNG)


" assallamualaikum kak , ada apa telpon malam-malam " ucap riswan ..


" waalaikum salam de , apa kak rani ada dirumah ? " tanyaku


" ada kak , kak rani lagi ngobrol sama kak richard " jawab adeku


" yaudah gausah diganggu dek , dan jangan bilang kaka bertanya kepadamu ya " pintaku.


" iya kak , yasudah ade mau tidur ya soalnya ngantuk ini .. assallamualaikum kk " ( memutuskan sambungan telponnya)


aku segera menghubungi rido dan memintanya untuk segera pulang , rido yang sedang dalam perjalanan pulang terdengar sangat mengkhawatirkan dhan . karena sebelumnya rido mengantarkan dhan pulang dan melihat kondisi dhan yang sudah mabuk parah .


" makasih ya jimm , kamu mau nginep gak ? banyak kamar kosong kok " ajak rido kepada jimmy sembari mengucapkan rasa terimakasihnya.


" gak kayanya do , aku besok mampir ke kantor sekalian mu obrolin kafe ku itu " jawab jimmy .


" siap jimm , aku tunggh ya .. oh yaudah aku masuk ya , kamu hati-hati jimm " ucar rido seraya masuk kedalam rumah


" ya , ucapin makasih ke papa dan ayah juga semua do " jimmy bergegas menancapkan gas nya dan pulang kerumah nya itu.


rido menganggukan kepalanya dan masuk segera kedalam rumah , satu langkah dari pintu utama rido terdiam di depan pintu itu dan kembali mengingat keadaan dhan yang sangat mabuk parah itu


" mengapa dhan begitu bodoh , apa yang sedang mereka alami mengapa mereka tak terbuka kepadaku juga may , mungkin mereka tak ingin membebani pikiranku juga istriku yang saat itu kami sedang dalam berbagai masalah. " gumam rido pelan , rido membuka ponsel dan mengirimi pesan singkat kepada richard.


(chard , besok aku ingin berbicara penting dengan mu ) pesab rido


" nak , darimana kamu selarut ini.. berdiri disitu lagi ? " tanya ayah yang akan pulang mengagetkan rido yang sedang sibuk dengan ponselnya.


" emm tadi aku keluar sebentar dengan jimmy , terus beliin ini yah .. untuk may " jawab rido.. yang setengah kaget itu.


" baiklah , cepat ke kamar.. istirahatkan badanmu kamu sudah sangat kelelahan " ucap ayah..


" iya ayah , ayah tidak menginap ? " tanya rido


" tidak sayang , ayah ibu pamit ya " ucap ibu


" ayah titip may sayang , kalau kerasa perut mules apa.gimana cepet bawa kerumah sakit " pesab ayah untuk rido

__ADS_1


rido memeluk ayah juga ibu yang akan segera berpamitan , papa dan mama mengantarkan ibu juga ayah sampai kedepan mobilnya. rido segera bergegas menemui ku yang sudah menunggunya.


__ADS_2