
malam ini adalah malam yang indah bagiku juga rido karena aku dan rido akan mengadakan acara makan malam bersama dengan semua orang yang kami cinta . rido juga mengundang papa hendra dan keluarga untuk ikut bergabung bersama kami .
" nyonya semua sudah selesai saya rapikan " ujar bi tati kepada mama
" baik bi , bi inem gak usah kerja gitu ya . kasian kan bi inem lagi sakit " jawab mama
" mama , aku sama rido akan memeriksa kandungan sebentar " ijinku pada mama yang seharian ini ingin mengatur persiapan nya dengan tangan sendiri tentunya dapat bantuan dari dayang-dayang kesayangan mama .
" iya sayang hati-hati dijalan ya " jawab mama
aku dan rido yang akan memeriksa kandungan segera menaiki mobil yang dikemudikan dhan , karena pa jajang meminta cuti untuk seminggu kedepan dikarenakan sesuatu hal mengenai kondisi kesehatan nya . didalam perjalanan menuju rumah sakit , aku ingin sekali bertanya kepada dhan mengenai hubungannya dengan adik ku rani . mengingat akhir-akhir ini sangat banyak terjadi masalah aku mengurungkan pertanyaanku di depan rido karena aku tidak mau rido terbebani dengan masalah rani . rido sangat menyayangi adik-adik ku jangankan dengan rani ' riswan saja lebih sering menghubungi rido daripada menghubungi ku .
20 menit kemudian .....
sesampainya di lobby rumah sakit , dhan membukakan pintu mobil dan meminta ijin untuk tidak ikut masuk dan memilih menunggu di parkiran .
" tuan muda , saya minta ijin untuk menunggu di tempat parkiran " ucap dhan
" baiklah , nanti aku hubungi kamu jika sudah selesai " jawab rido menepuk bahu dhan .
rido berjalan sembari merangkul bahu ku , rido tak henti memuji kecantikanku . aku dan rido memang sama sekali tak ingin mengetahui jenis kelamin anak ku , tetapi saat ini rido yang berubah pikiran memintaku untuk menanyakan jenis kelamin anak ku . aku masih menunggu suster itha memanggil giliranku . tak begitu banyak pasien yang sedang menunggu panggilan untuk masuk ruangan dokter . beberapa menit kemudian suster itha memanggilku . . .
" nyonya may , tuan rido " panggil suster itha
aku tersenyum dan menghampiri suster itha , suster itha adalah teman dekat risa terdahulu . dia sangat mengenal rido dan sekarang dia lumayan dekat dengan ku .
" gimana kabarnya , aduh udah besar ya kandungannya ?" sapa sus itha ..
__ADS_1
' iya sus , aku udah engap ini sus , ditambah kaki ku bengkak sekali " jawabku , sus itha mendampingiku untuk menemui dokter carly . dokter perempuan yang kebule-bulean itu . dokter cantik yang baik hati dan sangat perhatian kepada pasien nya .
" hay nona muda yang syantik , aduh ini baru mahmud yang menggemaskan " puji dookter carly
" aduh dokter bisa aja " jawab ku
" mau usg dong , bisa kan dok ? " tanya rido
" memang sudah seharusnya , ini minggu ke 31 ya ? " tanya dok carly
" iya dok , tapi aku kok merasa udah kaya mau melahirkan padahal kan masih sebulan lebih lagi " jawab ku
" kalau hitungan perkiraan lahiran sih bisa cepet , bisa juga lambat dari perkiraan , yang penting kamu jangan stress ya may " ucap dok carly.
dokter carly segera memerika kandungaku , menumpahkan gel dingin di perut bawahku dan mulai memencet tombol mesin yang dapat melihat keadaan janin ku . aku sangat tegang karena aku akan mengetahui perkiraan jenis kelamin anak ku , meskipun belum tentu 100 % kebenarannya
" posisi nya sudah bagus kan dok ? " tanya rido
" posisi nya sudah bagus , kita lihat wajahnya ya ? aduh liat hidung nya kaya ayah nya ini .. mancung matanya sudah sempurna ya .. tapi kayanya ada kesalahan dalam berhitung hpl karena ini sudah masuk usia kehamilan 34 minggu kurang lebih 2 minggu lagi bisa lahiran cepat " ucap dok carly
" ya ampun secepat itu dok ?" tanya ku dengan penasaran
" iya , tapi kan semua terserah diatas .. ada kemungkinan normal iya kalo ibunya memang mampu kenapa tidak " jawab dok carly .
" tapi kan yang pertama cesaer dok ?" tanyaku
" iya , yang penting lahir dengan selamat .. kamu jangan stress terus kamu juga harus banyak jalan-jalan meskipun hanya sebentar soalnya kaki mu bengkak .. jangan banyak makanan berminyak ia " ucap dok carly
__ADS_1
" terimakasih dok atas penjelasannya " ucap rido tersenyum kepada dokter carly
aku dan rido selesai dan segera keluar dari ruangan dokter , tak sengaja aku melihat rani yang sedang duduk seperti menunggu panggilan periksa . dan saat aku melihat nya aku langsung mengalihkan pandangan rido untuk tidak melihat rani .
" sayang apa kamu tidak apa-apa menunggu terlebih dahulu di lobby , aku sudah meminta dhan untuk membawakan mobil ke lobby " ucapku meminta rido agar segera menunggu di lobby.
" kamu mau kemana emang ? " tanya rido kepadaku.
" aku ingin ke toilet sayang , tidak lama hanya sebentar .. tidak apa-apa kan ?" ucapku membuat rido percaya
" aku akan mengantarmu " ucap rido kepadaku sembari membelai pipiku lembut
" sayang maksudku , agar tidak saling menunggu kau bisa menunggu di kassa kan sekalian membawakan vitaminku di apotik sana " pinta ku seraya memohon kepadanya.
" baiklah , secepatnya kembali ya sayang jika aku yang terlebih dahulu selesai aku akan menunggu di mobil " jawab rido seraya berjalan kearah lobby .
__ADS_1