TEMAN HIDUPKU YANG MENGUBAH HIDUPKU

TEMAN HIDUPKU YANG MENGUBAH HIDUPKU
kemarahan ayah


__ADS_3

rani menghampiriku , dan memintaku untuk menemaninya bicara dikamarku . rani seperti anak yang kehilangan induk nya . aku melihat matanya sangat menyimpan rasa takut akan kedatangan ayah , beberapa saat lagi ayah akan mengetahui kabar yang rani anggap buruk ini .


" kaka , kumohon temani aku sebentar saja .. aku merasa diriku tak tenang " ucap rani


" yaudah ayo ran , kamu masih pusing dan mual ?" tanya ku kepada rani


" entahlah aku tak merasa pusing , tetapi sekujur badanku merasa seperti merinding . aku takut akan kemarahan ayah selama ini ayah tidak pernah memarahi kita apapun masalahnya tapi ini kan menyangkut nama baik ayah " ujar rani yang tak berjalan beriringan bersamaku dan masuk kedalam kamar bersama .


.


.


.


.


1 JAM KEMUDIAN....


lira memberitahu kedatangan ayah , ibu juga riswan mereka sedang berbincang bersama dan adik lelaki memilih menemani bu nina mengasuh anak-anak ku . saat ini papa , rido dan richard sedang mencoba menjelaskan pada ayah dan ibu mengenai masalah rani dan richard . bagi ku kak richard termasuk orang yang sangat gentle dia sendiri yang meminta menjelaskan kepada ayah walaupun papa dan rido membantunya .


" kaka ... bagaimana ini " tanya rani seraya memeluk tubuhku , aku merasakan detak jantungnya berdegup dengan kencang dan aku mencoba menenangkannya .


" nona , tuan muda meminta anda dan nona rani untuk bergabung dibawah " ucap lira mengagetkanku juga rani.

__ADS_1


aku segera menghampiri mereka aku melihat ayah yang tersenyum kepadaku dan memintaku untuk duduk didekatnya . ayah ibu juga menyapa rani dengan sangat ramah . aku memberikan kode kepada rido . rido hanya menggelengkan kepalanya tanda ia belum berbicara apa-apa kepada ayah .


(" ya ampun , kak ichad udah bilang belum sih , kok masih pada dingin gini .... degdeg gini hati ku .. semoga ayah menerima ini dengan lapang " batinku bergumam )


" dimulai saja ia pembicaraan ini ... " ucap papa menoleh kearah ku juga rido


" ada apa sih ini gus , aduh kok saya merasa tidak tenang " jawab ayah seraya memegangi tanganku


" sayang apa ada masalah serius " bisik ayah bertanya kepadaku , aku hanya menundukan pandanganku . seketika rani meluruhkan air matanya dan terjatuh bebas dipipinya .


' loh anak ibu kok nangis ? " tanya ibu kepada rani , mama memeluk rani dan mencoba menenangkannya .


papa mencoba menjelaskan dengan sangat hati-hati , ayah mendengarkan setiap kalimat yang papa berikan .. ibu menangis saat mengetahui rani sedang mengandung dan terjadi di luar pernikahan itu , aku memeluk ayah yang sudah terlihat marah dan selesai papa menjelaskan papa meminta richard untuk berbicara dan mengutarakan niat nya untuk menikahi rani secepatnya .


" jadi ayah , disini richard mau minta maaf atas apa yang telah terjadi .. jujur ayah richard tidak tahu akan seperti ini .. richard akan segera bertanggung jawab dan menikahi rani " ucap richard tertunduk dan sangat lemas itu , rido mengusap lembut punggung richard untuk menguatkan sahabatnya itu .


" rani .... apa kau tahu apa yang telah kau lakukan itu adalah kemaksiatan " tanya ayah dengan geram , kami hanya terdiam , kami memberikan kesempatan ayah untuk mengeluarkan emosi nya karena aku tahu setelah ayah marah ayah akan memaafkan kami .. walaupun sebelumnya ayah tidak pernah memarahi kami dengankeras .


" apa kau sadar saat meminum alkohol itu , lihat kaka mu apa dia pernah mengecewakan ayah .. ini bukan kali pertama ayah mengetahui sikap mu yang seperti ini .. kau berkali-kali mengecewakan ayah .. mengapa kau tak memikirkan perasaan ayah dan ibu " ucap ayah dengan sangat lantang membuatku tak kuasa menahan tangisku.


" aku , ibumu menbanting tulang hanya untuk memberimu hidup yang layak , kami tak ingin kau membalas keringat kami yang sudah berjatuhan , karena itu adalah kewajiban kami .. kami hanya ingin kau hidup dengan aturan agamamu , kami hanya ingin kau tahu bahwa ini halal untuk mu dan ini haram untuk mu " ucap ayah masih dengan nada yang sangat tinggi , rani menangis dan memberanikan diri untuk membela dirinya dihadapan kami , rido memeluk ku , dan mama kini memeluk ibu yang menangis dengan lemas .


" ayah maafkan aku, aku memang sangat salah ..sangat salah tapi apakah kau tahu ayah ... aku iri dengan sikapmu pada kaka yang tidak seperti itu kepadaku dan apakah ayah pernah memikirkan perasaan ku , apakah ayah pernah merasa bahwa anak kesayangan ayah adalah kaka seorang , apakah ayah pernah memberiku kasih sayang seperti yang ayah beri kepada kaka , (sembari menunjukan telunjuknya kearahku) .. " menangis tersedu-sedu

__ADS_1


" iya rani tahu , rani memang tidak seperti kaka yang lulus sebelum waktunya , rani memang bukan kaka yang mendapatkan suami yang kaya , rani memang bukan kaka yang selalu mengucapkan kata iya kepada ayah ataupun ibu , rani memang tidak seperti kaka yang selalu memberikan hal yang sangat baik untuk ayah .. ini rani yah bukan kak may " jawab rani dengan tegas .


" ibu , kau yang selalu memaafkan kesalahanku .. kumohon maafkan aku bu .. aku khilafbu " mengoyangkan badan ibu yang sedang dalam pelukan mama , ayah membangunkan tubuh rani yang sedang berjongkok memeluk ibu dan.......


" PLAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKK' SUARA TAMPARAN KERAS


" SUDAH CUKUP , KAU MEMANG BERBEDA DENGAN KAKAK MU , KARENA KAKAK MU ADALAH ANAK KANDUNGKU DAN KAU BUKAN !!!!!!!!!!!!!" UCAP ayah SEMBARI MELAYANGKAN TANGAN NYA KE PIPI RANI.


'' ayah kumohon hentikan .. ranii kau tak perlu menganggap ucapan ayah ,, ayah sedang dalam keadaan marah // rani dengarkan kaka sayang .. maafkan semua salah kaka kepadamu 'kaka sangat menyayangimu .. ibu ayah pasti memaafkanmu ..." ucapku untuk menenangkan rani yang terdiam mendapat tamparan dari tangan ayah untuk pertama kalinya itu .


" sudah kaka , biarkan ayah memberitahunya " ucap ibu


" ayah apa benar itu ? " tanya rani dan seketika memeluk tubuh ayah yang terdiam itu , papa membawaku untuk duduk karena perutku terasa sangat sakit , rido mengusap lembut perutku .


rani masih terdiam memeluk ayah yang membisu , ayah seperti menyesal setelah memberi tahu luka lama itu .


aku jelas mengetahui nya karena aku pernah mendengar obrolan tante july dengan ibuku .


" sudah lah lupakan saja , kapan kau akan menikahi anak ku chard " tanya ayah kepada richard


" mungkin besok ayah , secepatnya aku akan menikahi rani .. aku meminta restu daru ayah , juga ibu dan apakah ayah memaafkanku ? " tanya richard seraya menghampiri ayah yang kini duduk dan rani berjongkok menyenderkan kepala nya di paha ayah , ayah tak menjawab pertanyaan rani juga richard . hanya membangunkan tubuh nya dari duduknya itu dan segera meminta papa untuk menemaninya menenangkan dirinya .


" gus , temani aku untuk menenangkan diriku ' pinta ayah , papa segera mengajak ayah untuk mengagajknya berbincang di ruangan kerja papa .

__ADS_1


richard membawa rani untuk duduk disampingnya dan mencoba menenangkan pikiran rani.


" ran , mungkin saat ini kaka dan kamu belum saling mencintai .. tapi ada yang sangat membutuhkan kita.. janin ini membutuhkan cinta dariku dan juga darimu.. kumohon berhentilah menangis , kaka janji akan selalu mencoba mencintaimu sampai kaka benar-benar yakin atas cinta kaka kepadamu " ucap richard sembari merangkul rani yang tak henti menangis.


__ADS_2