TEMAN HIDUPKU YANG MENGUBAH HIDUPKU

TEMAN HIDUPKU YANG MENGUBAH HIDUPKU
rido yang baik part 2


__ADS_3

Keesokan harinya kami mengantar rido untuk medical check up karena memang sudah jadwalnya untuk rido dan juga richard melakukan serangkaian check up terutama untuk rido , walaupun aku tau mereka sudah sangatlah kuat dan terlihat sehat .aku dan shalom menunggu di ruang tunggu , richard sudah terlebih dulu selesai .


" mengapa rido lama sekali ya kak " tanyaku pada kak richard


" sabar may adik ku , kamu harus yakin hasil nya semua bagus !! " kak richard menenangkanku .


aku masih menunggu , sekitar 20 menit kemudian rido keluar dengan senyumannya . dia terlihat sangat tampan, aku segera menghampirinya dan memeluk nya dengan erat .


" mengapa kamu lama sekali didalam ? " tanyaku pada rido yang tak ingin melepaskan pelukan


" sayang , aku masih disini kok . kata dokter aku sudah membaik hanya saja masih belum bisa memakan makanan keras atau kasar " jawabnya dengan mengelus lembut punggungku


" sungguhkah ? " mana hasilnya aku ingin lihat " tanyaku padanya


" nanti om rus berikan kepadamu dan juga papa dirumah , yasudah antarkan aku menemui yofie dan juga jimmy " seru rido sembari menarik tanganku yang digenggamnya .


aku meminta tuan dhan untuk menunggu resep obat dan kami melanjutkan perjalanan bersama kak richard juga shalom , aku melihat sorot mata shalom sepertinya mulai menyukai richard tapi tidak dengan richard yang terlihat sangat dingin .


( aku kasian dengan kak shaloom , sepertinya aku harus membuat kak richard menyukai kak shalom <, tapi kan waktu itu kak shalom menceritakan bahwa mereka sudah mulai dekat apa kak shalom bohong lagi padaku untu menutupi perasaannya pada rido ...... ahhhh entahlah .... " gumamku dalam hati )


kami sudah sampai ditempat mereka ditahan , aku meminta kak richard untuk mendampingi rido , tapi kepala kepolisian setempat sudah mempersiapkan ruang pertemuan untuk rido dan juga mereka , jadi aku dan shalom bisa ikut bergabung untuk menemui mereka . kami masih menunggu polisi membawa mereka untuk bertemu kami , dan aku melihat mereka sudah berada didepan pintu untuk masuk dan mulai duduk dihadapan kami .


kak jimmy tertunduk malu meihat ku menatapnya , aku tak bisa menutupi rasa benciku . selama ini aku tidak pernah ingin menemuinya walaupun sebenarnya kak jimmy sering sekali meminta pengacaranya untuk bisa bertemu denganku , beda halnya denga sikap yofie yang terlihat sangat angkuh sekali , yofie menatap rido penuh dengan kebencian tak segan yofie meluruskan pandangannya kearah rido .

__ADS_1


" mengapa kau melihat suamiku dengan seperti itu , dasar manusia aneh " ucapku mengeluarkan kekesalanku


" sayang , kumohon tahan emosimu " rido dengan sangat sopan menyuruhku tenang


" untuk apa kalian menemui kami , kalian merasa senang melihat kondisi kami sekarang , apa kalian merasa menang , dan untuk kamu (menunjuk kewajah rido) ' bagaimana kondisimu apa sudah bisa merangkak ?" melihat rido yang masih duduk dikursi roda


" sudahlah yof , aku tidak tau mengapa kau membenciku ? aku kesini bukan untuk mengolok-ngolok kamu , aku kesini bermaksud untuk melebarkan bendera perdamaian " ungkap rido yang sepertinya sangat dari hati


" hahhh ?? apa salahmu ??? kau membuatku menderita !!! tender apapun kau dapatkan dengan mudah dan kau telah merampas wanita kesayangan adik ku , dan apakah ingat wanita yang aku cintai dengan tega meninggalkanku demi kau " menunjukan telunjuknya kearah wajah rido dan meninggikan bada suaranya


" jaga sikap dan tingkahmu bg**** " ucap kak richard yang tersulut emosi \, yofie hanya membuang muka dan mulai mengeluarkan air liurnya \, rido sangat sabar menghadapi yofie yang sedari dulu membencinya .


" aku minta maaf do , may . aku sungguh menyesal dengan apa yang sudah kaka lakukan kepada kalian " ucap kak jimmy sembari menangis tersedu-sedu


" drama ? dan kau penghianat !!! " menunjukan telunjuknya kearah shalom , shalom hanya terdiam dan seperti menahan air matanya.


" petugas , tolong kau bawa bajingan ini " titah richard kepada petugas , petugas segera membawa yofie kembali . yofie pun mengeluarkan kalimat yang mengundang pertanyaan kami .


" kau tak lepas seperti ular < dan kau , rido jangan menjadi pahlawan di siang bolong .. aku tak ingin berdamai denganmu dasar bodoh data-tomark-pass >>>>> " ungkap yofie yang sedang dibawa oleh petugas.


" jimmy , gw tau lo orang baik , tolong lo bener-bener pakai sumpah lo sebagai dokter walaupun lo udah gak punya ijin praktek lagi tapi jadilah manusia yang berguna untuk sesama nya , jangan lo dibutain oleh cinta " ucap richard menasehati jimmy sembari menepuk bahunya


" maafin saya do , maafin saya " memeluk erat rido , kak jimmy juga sempat memeluk richard dan meminta maaf kepada kami

__ADS_1


" aku sudah memaafkanmu jimm, aku ingin kau menjadi orang yang baik kembali ... ku mohon " pinta rido


" baiklah 20 hari lagi sidang aku harap kalian datang , aku tidak ingin kau memperingan hukumanku , hukumlah aku sesuai hukum berlaku .. aku ingin benar-benar bertaubat " ucap kak jimmy yang masih menagis di hadapan kami


" kau akan menjadi sahabatku jimm , jika kamu bebas tak usah sungkan untuk datang kepada kami " ucap richard sraya memberikan  pelukan pada jimmy


 


kami segera berpamitan untuk pulang , sebelum kami pulang ' jimmy terlebih dahulu di bawa oleh petugas .


jimmy terlihat sangat tulus meminta maaf kepada rido , aku harap kak jimmy menjadi kak jimmy yang dulu aku kenal.


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


__ADS_2