TEMAN HIDUPKU YANG MENGUBAH HIDUPKU

TEMAN HIDUPKU YANG MENGUBAH HIDUPKU
romantisnya rido


__ADS_3

aku masih termenung dikamar , rasanya ingin sekali aku menelpon rido dan mendengar suara nya . aku pikir baru saja beberapa jam rido meninggalkan ku mungkin rido masih dalam perjalanan menuju bandara , aku memutuskan untuk menelpon rani saja ,, kubawa ponselku dari atas meja rias ku , ku mulai menyambungkan dengan mengetik nomor rani di ponselku .


tuttt .........tuuuttt .. (telpon tersambung)


rani : halloo , iya kak ? ko tumben telpon gue malem-malem "celoteh rani


aku : iya ran , kaka ....


rani : kangen ya kan ??? (tertawakencang)


aku : gak ada temen ran , rido pergi untuk satu pekan (keluhku pada rani)


rani : biasa nya kaka kesini , atau mau gw yang kesana nemeni lu  ?


aku : boleh , kamu mau dijemput pa jajang ? soalnya lira ga ada ?? "jawabku dengan nada manja


rani : boleh , emang ka ido ga diantar pa jang ? tanya nya\


aku : oups yaa , lupa yaudah besok aja ya ?


rani : oke , bye (menutup telponnya)


(dasar anak nakal belum bilang salam udah main tutup aja "gumam ku dalam hati)


sesudah selesai berbincang ditelpon dengan rani aku menghampiri bu nina dan mbak lastri yang sedang menjaga baby twin ku , ponsel ku kembali berdering kuputuskan membalikan badan ku kembali untuk menjawab ponselku.


sembari berjalan menuju ponsel ku , pintaku dalam hati (semoga saja rido).


~mylovely husb calling~


(betapa senang nya , aku langsung menjawa ponselku itu dengan tersenyum)


"sayang , assallamualaikum , kamu sudah sampai bandara , aku ....." aku menjawab dengan semangat 45


"waallaikum salam istriku yang shalihah , aku baru saja sampai dibandara , penerbangannya delay 30 menit  " jawabnya


"kenapa sayang kok diperlambat " sembari melentikan jariku dan menggeserkan dengan pelan dimeja riasku


"iya sayang , tadi kabarnya ada badai disana , jadi om tony terlambat menjemputku " tukasnya menenangkanku


"tapikan kamu pakai jet pribadi kenapa mesti pakai waktu sih " tanyaku


"om tony , pilotnya papa memang sedang dalam tugasnya untuk mengantar om sawn orang kepercayaannya  papa , jadi aku memilih waktu tadi yang tepat , baiklah kamu baik-baik ya dirumah.. aku mencintaimu" ungkap rido dengan suara kiss yang menempel di telingaku

__ADS_1


"aku juga sayang , cepat kembali ya" jawabku sembari melontarkan kiss muahh nya wkwkw


"sampaikan cium hangat ku untuk anak-anak' rido mengakhiri panggilan .


haripun sudah sangat larut setelah aku melihat anak-anak ku tertidur dengan pulas aku meminta ijin untuk istirahat dikamarku dan bu nina juga mbak lastri yang menjaga anak-anak ku , sesekali aku terbangun untuk menyusui mereka ,


lima hari sudah keberangkatan rido untuk perjalanan bisnisnya , setiap hari kami rutin video call untuk melepas rasa kangen kami , benar ya kalau sudah berkeluarga rasanya ditinggal satu hari saja merasa seperti setahun , rani pun tidak bisa menemani ku karena ada keperluan untuk menyelesaikan tugas kuliahnya , aku pun ditemani lira , mbak lastri dan bu nina sesekali bi inem mengajak ku mengobrol untuk melepas kepenatan ku apalagi mama juga papa yang sama-sama sibuk mengelola perusahaan asic besar yang berada di luar negri (berbagai negri)


siang itu aku sedang mengobrol diruang tengah dengan mereka yang setia menemani ku tak lupa aku juga membawa anak-anak ku untuk ikut santai diruang tengah , mang sep mengagetkan ku dengan membawa sebucket bunga lily besar dan 2 bucket bunga berukuran kecil ,


'nona muda , ini ada kiriman bunga ?" mang asep berbicara dengan menundukan pandangannya


"dari siapa mang ? besar sekali bunganya .. simpan saja dulu disitu mang asep " pintaku kepada mang asep


"baiklah nona , " mang asep membalikan badannya sembari masih menundukan kepalanya


"mang asep " panggilku


"iya nona , " masih dengan gerak tubuhnya yang sama


"makasih ya mang , lain kali jangan menundukan kepala seperti itu , saya memang istrinya rido ... tapi saya sama seperti mang asep ,, apalagi mang asep lebih tua dari saya <,, " ungkapku


"maaf nona muda tapi tuan besar yang memerintahkan seperti itu , saya dan pak salim begitupun pak jajang harus bersikap sopan dengan nona " tukasnya yang masih menundukan kepalanya


"tapi rumah ini banyak camera pengintai nona , saya tidak ingin di tegor tuan besar,, maafkan saya nona " jawabnya dengan gusar ...


"baiklah , maaf sudah membuat mang asep gusar " jawabku


(ya ampun aku kok gak tau ya disini banyak cctv , papa memang lelaki idaman 'gumamku dalam hati seraya menggelengkan kepalaku)


aku berdiri dan menghampiri sebucket bunga yang besar itu , lira yang sedang duduk pun menatapku penuh haru begitupun dengan mbak lastri dan juga bu nina ..


"nona , sepertinya tuan muda sangat mencintai nona" ucap bu nina


"aku sangt iri nona , tuan begitu sangat menyayangi anda "mbak lastri menimpali , lira hanya terdiam dan sesekali melontarkan senyuman nya , aku melihat ada sepucuk surat yang menempel di sela-sela bunga tersebut.


 


(isi surat)


~untuk bidadari surga ku~


AKU...tidak ingin melihatmu bersedih

__ADS_1


hanya kebahagiaanlah yang aku ingin lihat dari wajah cantikmu


karena aku tahu bahwa lelaki baik itu akan memperlakukan istrinya dengan terhormat


untuk istriku,aku sangat berterimakasih karena kamu telah menyempurnakan segala kekuranganku,


tuhan hanya memberikan aku hidup hanya satu kali, jadi tidak ada alasanku untuk menyakitimu apalagi menduakanmu,


dunia adalah perhiasan terbaik, dan sebaik-baiknya perhiasanku adalah kamu , istri solehahku


dariku yang mengagumimu


~rido alfazz rumnawan~


 


aku berdecak kagum dan tak sengaja mengeluarkan airmata kebahagianku , aku yang merasa belum pantas mendapat sanjungan ini sangatlah bangga atas apa yang rido selalu berikan kepadaku ,


**ridooookkkkuuuuu \,\, kau lah yang selalu membuatku bahagia....terimakasih ayah \, ibu \, papa \, mama sudah mempertemukan kami*** gumamku dalam hati sembari mengelus dada ku.


aku segera meminta liraa untuk mengambil ponselku dikamar , aku ingin segera menghubungi rido suamiku ,


aku ingin mengucapkan rasa haru ini dan berterimakasih padanya , lira memberikan ponselku dan aku menghubunginya ,,


tutttt ....tuuutttt


(hallo , saya rido maaf saya sedang ada keperluan apabila panggilan ini sangat penting , harap mengirimi pesan suara setelah nada tersebut.tut) panggilan dengan nada sibuk ...mungkin rido sedang berada dikesibukannya makanya dia mematikan ponselnya .


aku pun mengirimi pesan suara untuk ridoku.


(sayang , setelah kamu tidak sibuk cepat hubungi aku,, aku mencintaimu)


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


__ADS_2