TEMAN HIDUPKU YANG MENGUBAH HIDUPKU

TEMAN HIDUPKU YANG MENGUBAH HIDUPKU
kedatangan tamu


__ADS_3

aku dan rido segera menuruni anak tangga untuk menemui tamu tersebut , aku melihat dhan berdiri dengan tegap tepat berada di samping kursi papa , papa pun sudah berada duduk dengan santai di atas kursi ruang tamu , mama berada di samping papa , begitupun ibu dan ayah yang masih berada dirumah kami , kulihat dengan mata yang sangat terbuka , tamu itu adalah shalom dan om jose .


setelah beberapa bulan yang lalu semenjak kejadian itu aku tak pernah mendengar kabar apapun tentang shalom maupun gesya , aku begitu terkejut dengan kedatangan shalom dan om jose apalagi dengan pakaian shalom yang menggunakan hijab dan gaun yang sangat tertutup , akupun segera menyapa shalom dan om jose , shalom segera berdiri untuk menyambut memeluk ku ,


' may >>>> " sambil berdiri dan melebarkan kedua lengan nya untuk memeluk ku


" kak shalom ?? apakabar " menghampiri dan memeluk shalom aku juga mencuim pipi kiri dan kanan shalom.


" aku baik , maafkan aku may " ucap shalom sembari melepaskan pelukan nya


"sudahlah kak , biarkan yang lalu berlalu , aku harap kaka akan selalu menjadi orang yang baik " ucapku


" sayang , duduk disini di sampingku " ucap rido sembari menepuk bangku kosong di sampingnya akupun menghampiri rido dan duduk disampingnya aku juga tak lupa memberikan salam dengan mencium punggung tangan om jose .


" may , maksud om datang kesini untuk mengantarkan shalom yang ingin bertemu dan meminta maaf kepada mu , om harap kamu menerima ucapan maaf dari kami , terutama shalom anak om " ucap om yang seraya memandangku dengan senyuman nya


"juga tak lupa aku ingin meminta maaf untuk semua keluarga mu , dan juga kamu rido " shalom menimpali percakapan ayahnya

__ADS_1


"kami sudah memaafkan kamu nak , kami harap untuk kedepan nya kamu dan may tidak ada masala apapun " ucap papah yang sembari tersenyum ke arah ku


" baik om , saya sangat menyesal dengan apa yang sudah saya lakukan ,, ada orang yang sangat baik yang telah menyadarkan saya , dia orang yang telah saya sakiti tetapi dia tak sungkan meminta maaf kepada saya " ujarnya seraya tersenyum kepadaku ,,


(aku sangat yakin shalom sudah berubah , mungkin saat itu saran dari liralah yang membawaku untuk menemui nya sebelum shalom berangkat ke luarnegri yang membuat shalom berhenti berpikirku negatif)


"kak , sudahlah lupakan yang dulu , apakah kamu mau menjadi sahabatku sekarang " aku tersenyum dan memberikan tangan ku untuk bersalaman dengan shalom


"baiklah , kamu adalah sahabatku yang baik may , terimakasih sudah mau memaafkan dan menerimaku sebagai sahabat mu " sembari menjabat tanganku dengan lembut


"nak , dia sudah 3 bulan yang lalu meninggalkan kami , " berdecak air mata


"maksud om ? gesya meninggal ?? " tanya ku dengan kaget


"dia mengalami kecelakaan yang sangat fatal yang mengakibatkan otak belakang nya mengalami pembekuan " om jose menceritakan dengan air mata yang berderai


"itu semua salahku may " jawab ka shalom menyela cerita om jose

__ADS_1


"tidak sayang , dia kecelakaan karena sedang berada dalam perjalan untuk menemui mu" om jose mengalihkan pembicaraannya om jose mulai menceritakan detail kecelakaan yang dialami gesya


*saat itu gesya sangat telaten merawat kaka nya yaitu shalom , gesya tidak ingin shalom merasa kesepian tekad gesya ingin merubah shalom kejalan yang benar dengan sangat fokus , gesya membiarkan dirinya tak menyelesaikan kuliahnya yang tinggal sedikit lagi untuk menemani shalom yang sedang dalam masa pemulihan , saat itu ges sedang menemui om yang sedang berada di kantor untuk meminta uang yang akan dipakainya membeli obat shalom , saat itu ges memeluk om dan meminta maaf untul tingkah manja nya terdahulu , sebelum ges meninggal tepat sebulan nya ibunya meninggal karena sakit ges meminta om untuk terus sehat demi dia dan shalom , semenjak ibunya meninggal ges menjadi sosok pribadi yang hangat juga kuat , dia sangat tegar menghadapi tingkah shalom yang kadang-kadang ingin menmgakhiri hidupnya , setelah ges berpamitan untuk pulang karena mengkhawatirkan kaka nya , dia terlibat kecelakaan beruntun dijalan raya yang mengakibatkan 10 orang korban meninggal termasuk ges dan supir taxi tersebut , om sangat terpukul atas kejadian itu sebulan ges meninggal kan kami , om dikejutkan dengan perubahan shalom yang ingin memakai hijab dan ingin belajar mengenal islam , om sangat bangga dengan nya yang inginĀ  merubah diri sendiri ... ges mungkin sudah tersenyum disana bahagia dengan ibu dan nenenya .. dia juga sangat menyayangimu nak * cerita om berakhir dengan isak tangis kecil dari bibir shalom ."sudah pap cukuplah aku tak kuat mendengarnya"


aku sangat terpukul mendengar kabar tersebut , tak sadar akupun menagis ..


gesya memang kadang menyebalkan tapi sebelum dia pergi , aku melihat dia sudah mau memakai hijab dan memeluku dengan erat dan berjanji untuk menjaga kaka nya juga mengubah jalan pikir kaka nya itu


(ges , kamu sahabat ku , terimakasih atas semua yang kamu lakukan untuk ku ,, aku bangga padamu)


kami pun hanyut dalam obrolan itu , kulihat rido pun mengusap air mata nya mendengar kisah gesya .


papa , mama , ibu juga ayah yang mendengarkan om jose bercerita memberikan kalimat yang sangat menguatkan , akhirnya om jose dan kak shalom pamit untuk pulang sebenarnya kami mengajak mereka untuk makan malam terlebih dahulu tapi mereka meminta pulang karena ada urusan penting yang harus diselesaikan , kami pun bergegas mengantarekannya ke depan rumah


oh iya ayah ibu meminta ijin papa dan mama untuk menginap dirumah kami , mereka sangat senang dan kami segera pergi ketempat makan untuk makan malam .


(kalau kak shalom sudah berubah terus siapa yang dibicarakan rido dan dhan tadi 'gumamku dalam hati sembari melihat kearah rido)

__ADS_1


__ADS_2