TEMAN HIDUPKU YANG MENGUBAH HIDUPKU

TEMAN HIDUPKU YANG MENGUBAH HIDUPKU
kesedihan lira


__ADS_3

sore harinya setelah aku selesai mandi , aku bertanya pada diriku sendiri akan keberadaan lira yang sudah beberapa hari semenjak aku pulang aku sama sekali tak melihatnya , jangankan melihatnya lira pun tak mengabari ku sama sekali.


aku berjalan untuk menghampiri rido yang sedang berbicara santai bersama dhan juga richard di ruang kerja nya , aku tersenyum di depan pintu , sebelumnya aku meminta ijin untuk masuk dan ikut berbincang santai bersama mereka , aku melihat dhan menundukan kepalanya .


" apa aku boleh masuk ? " tanyaku sembari terlihat nada bicaraku yang engap karena perutku sudah masuk trimester ketiga itu artinya sudah membesar sekali.


" boleh sayang , kemarilah " ucap rido yang menepuk kursi kosong disampingnya


" adiku kaki mu bengkak tuh , nanti minta rido olesi minyak kemiri ya supaya tidak tambah bengkak " richard berbicara mengingatkanku >


" oh iya kaka udah mempersiapkan acara ulang tahun anak ku kan ? tanya ku pada richard


" tentu saja aku dan rani sudah menyiapkan yang kecil-kecilnya dulu " ucap richard kepadaku


aku pun menoleh kepada dhan dan menyapanya .


" tuan dhan , apa kau baik-baik saja ?" tanya ku padanya .


" baik nona muda , hanya saja saya memikirkan adik saya " ucap dhan


" mengapa dengan lira ? apa kau memuukulnya ?" tanya ku dengan mata yang terbelalak

__ADS_1


" tidak nona , saya tidak pernah berani memukul perempuan , lira sudah 3 hari tidak pulang dan saya sangat mengkhawatirkannya , tadinya saya ingin meminta bantuan nona untuk menghubungi adik saya " pinta dhan dengan kwpala yang masih tertunduk .


" saya minta sama kamu kalo bicara jangan menundukan kepala gitu dan kalau kamu memang sudah serius dengan rani panggil saja aku kaka , tidak usah nona muda .. oke dhan , dan tenang saja aku akan menghubungi lira ?" ucapku tergas pada nya .


dhan hanya menganggukan kepala nya , rido dan richard tertawa melihat ku setengah marah karena mereka belum pernah melihat ku sesarkas itu . aku segera menghubungi lira dan lira menerima panggilanku . aku meminta lira segera datang menemui ku , aku terpaksa membohonginya karena aku tahu lira sangat mengkhawatirkanku jadi sepertinya lira akan segera datang menemui ku.


beberapa jam kemudian lira sudah datang dan menunggu ku di tepi kolam karena aku meminta nya untuk menungguku disana , aku melihat wajahnya yang penuh dengan beban dan yang paling aku sayangi adalah aku melihat di luka lebam dipipinya yang akan memudar .


aku : raaaa ,, duduklah


lira : baik nona , ( lira duduk dan menundukan pandangannya dariku )


"kaka , mengkhawatirkanku ?? , apa nona sedang menjebak ku ,- batin lira


lira terdiam tak menjawab pertanyaanku , dia seperti ingin menangis dan menahannya karena tak ingin aku mengetahui masalah yang sedang ia hadapi .


aku :" raaaa , kamu denger aku ngomong kan ? maaf aku membohongimu . aku tak bermaksud mencampuri urusanmu tapi dengan melihat lebam ini , siapa yang tega melakukannya " tanya dengan menunjuk luka lebam itu .


lira : akuuu .... akuuu , aku gak bisa cerita nona . aku tidak mau nona dan keluarga terseret atas masalahku ' jawabnya dengan meneteskan air mata .


aku : aku berjanji akan membantumu , apa kau sudah tak menganggap ku ? tanyaku  kepadanya

__ADS_1


lira pun segera menceritakan permasalahannya dan tak sengaja saat lira akan memulai rido , richard dan dhan menghampiriku yang sedang berbicara kepada lira , lira pun merasa canggung kepada mereka .


" ceritakanlah lira , aku ingin mendengarnya .. dan kami pasti akan membantumu " ucap rido


*****LIRAA


" saat aku ingin bertemu dengan anak ku , mantan mertua ku tak mengijinkannya , anak ku berlari melihatku dan memeluk ku dia mencium ku dan mendekapku kembali . aku sangat merindukannya .. aku ingin ada didekatnya tapi mantan suami ku datang bersama istri barunya dia memukulku dan mengancamku untuk tidak menemui anak ku , aku terperosok dihantam oleh tangannya , aku hanya bisa menangis aku tak ingin membalas nya , karena aku melihat anak ku yang ketakutan . aku tak ingin menunjukan perkelahian didepan anak ku itu karena bisa saja aku pun memukulnya kembali . " lira menceritakan dengan isak tangis di bibirnya


" lalu mengapa kamu lari dan tidak memberitahu kaka " tanya dhan


' aku tak mau hal itu terulang kembali , aku tak mau kaka terlihat emosi dan mencelakai siapapun " jawab lira


aku pun memeluk lira yang sedang menangis tersedu-sedu itu , richard merasa iba akan apa yang lira rasakan dan berjanji akan membantunya .


" lira dengarkan saya , saya janji akan merebut hak asuh anak mu itu , mari kita berjuang dan aku mohon mulai hari ini jangan menyimpan permasalahan seorang diri , kami ini keluargamu dan sebaik-baiknya keluarga adalah menolong keluarga yang kesusahan , besok aku akan kembali ke inggris , sepulang ku kembali dari inggris aku akan membantumu mengurus hak asuh mu " ucap richard menenangkan lira , richardpun tak segan menggenggam kedua tangan lira , lira yang menangis pun tersenyum kembali .


' kaka mohon , pulanglah kaka merasa sepi jika kau tak berada dirumah " ucap dhan kepada adiknya itu .


" sudah cukup jangan menangis lagi , kami pasti bantu kamu ra " ucap rido menenangkan lira kembali


aku merasa kan lira sudah tenang dengan permaalahan hidupnya dan aku pun mencium aroma asmara yang akan terbangun ckckckc ****

__ADS_1


__ADS_2