
Jakun Julian naik turun akan saliva yang tertelan dalam - dalam. Kedua mata yang melihat dengan jelas sesuatu yang indah dari balik celah kemeja Alexa yang terbuka membuat laki - laki tampan itu tanpa sengaja menggigit bibir kecil bawahnya.
"Aku akan mengenakan kembali pakaianku sebelum orang suruhanmu membawakan pakaian untuk aku kenakan malam ini." ucap Naura.
Kedua kaki Naura yang bergerak, melangkah menapaki lantai kamar dengan kedua kaki yang polos. Sepasang kaki nan jenjang dan polos dengan kemulusan kulit yang seputih susu terpamerkan jelas memanggil Julian hingga mengejar langkah Naura dari belakang. Sebotol air mineral di atas meja tepat di hadapannya pun tak luput dari cengkraman tangan Julian.
Zras!
Gaun putih yang tergeletak di atas sofa yang telah basah kuyup oleh sebotol air mineral yang sengaja Julian tumpahkan.
Julian terkesiap. Perempuan cantik itu langsung berbalik badan tanpa memikirkan jarak antara dirinya dan lelaki yang berdiri tepat di belakangnya.
"Lian!" Bentak Naura dengan penuh kemarahan.
Namun, amarah di dalam diri Naura langsung mereda. Berubah menjadi gugup dengan wajah yang di rayapi oleh rona merah.
Kedua mata Julian membulat sempurna, membelalak dan tanpa berkedip sedikitpun. Kedua tangan yang menyentuh kulit dada bidang Naura tanpa terhalang apapun memicu aliran darah memompa kerja jantung menjadi lebih cepat.
__ADS_1
Jantung Naura berdebar dengan tak normal di karenakan keintiman dirinya dan Julian yang setengah polos. Lelaki tampan itu membiarkan dadanya setengah polos tanpa terselimuti sehelai benang pun. Kemeja yang Julian kenakan tadi di lepaskan olehnya sendiri lalu memaksa Naura untuk memakai kemeja miliknya.
"Pakaianmu telah basah. Tidak ada lagi pilihan selain untuk mengenakan kemejaku ini dan juga," Julian mengaitkan kancing yang di lepaskan oleh Naura "Jangan memancingku karena aku tidak bisa mengendalikan diri jika sudah menyentuhnya."
"Kau sendiri yang lebih dulu menggodaku," gumam Naura lemah.
Julian tersenyum, hatinya tergelitik dan bercampur gemas melihat tingkah Naura yang malu - malu melihat dirinya dengan dada polos.
"Apa kau itu tidak dingin, Lian? Dan kenapa orang suruhanmu itu belum juga datang?" tanya Naura penasaran berusaha untuk mengalihkan suasana canggung.
"Aku sudah terbiasa, lagi pula fisikku kuat." Julian sedikit membungkuk, kemudian bibirnya menepi di sisi telinga Naura dan berbisik. "Aku menyukai kau yang sedang memakai pakaian milikku. Kau terlihat sangat seksi!" Puji Julian dengan bibir bergesek di sisi telinga Naura.
Tak mau kalah dan tidak mau Julian mendapatkan kemenangannya,Naura akhirnya membalas sikap jahil dari Julian yah tidak henti menggoda dirinya sejak tadi. Naura pun ikut mendekat ke arah wajahnya dengan melabuhkan bibirnya di sisi telinga Julian.
"Dr. Julian Mallory Pratama Alvarendra Sp,B" bisik Naura dengan menyebut nama lengkap Julian. "Ayo kita mulai rapatnya sekarang." sambung Naura, lalu dengan sengaja menempelkan bibirnya di sisi telinga Julian dan pembalasan Naura belum cukup sampai di situ saja. Dengan di sengaja pula Naura menghembuskan hawa hangat ke sisi telinga Julian yang memerah.
Kini berganti Julian terperangah mendapatkan pembalasan mutlak dari Naura. Lelaki itu bahkan sejenak mematung, bingung berekspresi ketika Naura telah menjauh dan duduk kembali di kursi dari meja makan yang menjadi tempat rapat bagi keduanya.
__ADS_1
Seringai terulas di wajah dokter tampan itu saat menduduki kursi kosong di hadapan Naura. Skor seimbang di dapatkan oleh Naura dan membuat Julian tak bisa menganggap remeh perempuan cerdas yang ada di hadapannya.
"Bisa kita memulai rapatnya Tuan muda Julian?" tanya Naura penuh percaya diri dan membusungkan dadanya.
Julian tersenyum tipis. "Ya, ayo kita mulai rapat ini Dokter Alexandra Naura Morris."
...*********...
Hay... hay! Kalian yang sudah baca Bab ini jangan lupa kasih likenya dong untuk author.D
Kalau ada yang mau ngasih 🌷atau ☕ juga boleh kok hehehe. Seperti biasa author juga mau mengingatkan pada para reader ku. Yuk, kasih sajen votenya untuk author. Komentarnya juga jangan sampai lupa yah~
Author selalu menunggu komenan dari kalian loh😁
Makasih...
Bersambung....
__ADS_1
Terima kasih sudah membaca. Maaf jika masih banyak typho.
Jangan lupa like, komen, vote dan juga hadiahnya.