Terpaksa Menikah

Terpaksa Menikah
Kesialan Kevin


__ADS_3

Sandra menatap tajam pada seseorang yang berdiri dihadapannya, karena ia paling tidak suka jika ada orang lain yang mencampuri urusan keluarganya. Begitu juga Anin, Rara dan Jefri menatap pada pria yang ada dihadapannya.


"Saya ayah dari anak yang ada dirahim putri Anda" ucap Kevin tegas.


Anin menarik tangan Kevin "ini semua tidak ada hubungannya denganmu, jadi pergilah !" Anin berusaha menarik lengan kekar Kevin agar menjauh dari hadapan ibunya.


"Untuk apa Saya pergi ?" tanya Kevin dan menghempaskan tangan Anin.


Jefri diam saja saat mengetahui ternyata CEO Adhitama Grub yang menghamili adik iparnya. Jefri menyeringai licik, ini kesempatannya untuk membalas kekesalan nya dulu saat berkunjung ke kantor pusat. ia ingin melihat sampai dimana Kevin pria yang terlihat angkuh itu bisa melawan ibu sandra yang sangat jago bela diri dan juga memainkan pisau.


Sandra mengarahkan gagang sapu tersebut ke dada bidang Kevin dan memukulnya perlahan-lahan. "Tadinya Saya khawatir tidak bisa menemukanmu, Saya beritahu padamu, Anin gadis yang sangat mudah di tindas, tapi tidak dengan ibunya" ucap Sandra menyeringai licik.


"Katakan! bagaima caramu akan bertanggung jawab? ayo katakan!" bentak Sandra.


Kevin menelan salinya dengan susah, ia tidak tahu haru menjawab apa, apa lagi saat melihat tatapan membunuh dari Ibu Sandra.


"Sebagai CEO dari perusahaan ternama, pengusaha paling berpengaruh di Asia, saat menghadapi krisis bisnis, Aku bisa dengan mudah memikirkan setidaknya tiga solusi sempurna di dalam otakku. Akan tetapi dalam situasi seperti ini, walaupun Aku memikirkannya dengan tenang Aku hanya bisa menjawab...." batin Kevin.


Kevin merapikan jasnya yang sedikit berantakan dan berdirih dengan gagahnya. Dan menjawab pertanyaan Sandra dengan penuh percaya diri.

__ADS_1


"Saya tidak tahu" ucap Kevin dengan ekspresi datarnya.


"Tidak tahu?" tanya Sandra geram, dan melayangkan gagang sapu ketubuh Kevin.


Kevin menghindari pukukan Sandra dan berlari di dalam rumah tersebut, karena pintu keluar sudah di kunci oleh Jefri, dan terjadilah kejar-kerjaran antara Sandra dan juga Kevin.


"Kalu kamu tidak tahu kenapa kamu berani datang kehadapanku?" teriak Sandra masih mengejar Kevin dengan memegang sapu ijuk.


"Ibu berhentilah !" teriak Anin saat melihat Kevin kelelahan.


Setelah cukup lama kerjar-kejaran hingga rumah Anin seperti kapal pecah, Sandra berhasil menangkap Kevin dan mengikatnya didalam gudang.


Sandra kembali melontarkan rentetan pertanyaan pada kevin, tapi tak satupun Jawaban Kevin yang bisa membuat Sandra Puas.


"Ibu jangan" ucap Anin membelakangi Ibunya. "Dia tidak bersalah, malahan dia membantuku di saat aku kesusahan." ucap Anin mencoba membela Kevin.


Sementara Kevin hanya diam saja sambil memperhatikan setiap Inci wajah anin yang begitu dekat dengannya.


"Ambil ponselnya !" perintah sandra pada Rara.

__ADS_1


Rara dengan sigap memeriksa saku Kevin hingga mendapatkan Ponselnya.


"Bibi aku mendapatkannya." Rara memberikan ponsel Kevin pada Sandra.


"Baiklah kita akan mengabari orang tuanya" ucap Sandra dan mengeledah isi kontak Kevin, tapi ia tidak menemukan no ponsel orang tua kevin, dan hanya mendapatkan no ponsel yang bernamakan Oma Jelita.


"Baiklah karena saya tidak menemukan No ponsel orang tuanya, saya akan menelfon Omanya" ucap Sandra.


"Jangan Oma, dia bukan Oma saya, itu adalah asisten saya. dia cerewet seperti nenek-nenek makanya saya memberinya nama Oma" kilah Kevin dengan ekspresi panik diwajahnya sambil meronta-ronta ingin dilepaskan.


"Jangan menelfon Oma dia tidak akan peduli padaku" teriak Kevin.


Karena merasa terganggu dengan teriakan Kevin, Rara menyumpal mulut kevin dengan sapu tangan.


Sementara Sandra menelfon Oma Jelita, dan tidak butuh waktu lama, Oma jelita menjawab telponnya.


"Kevin" ucap Oma Jelita dengan suara lembut dan menjanya lalu tersenyum.


"Hei" Bentak Sandra membuat Oma Jelita mengerutkan Keningnya dan tidak ada lagi senyum menghiasi wajahnya.

__ADS_1


TBC


Jangan lupa Meninggalkan jejak, agar Author semangat up nya.


__ADS_2