Terpaksa Menikah

Terpaksa Menikah
Pesan Dari Galang Morris


__ADS_3

"Kurang ajar kau! Berani - beraninya kau menyentuh keluarga dan pacarku! Matilah kau karena berani membangunkan singa yang tertidur!" Geraman kemarahan Julian di tengah - tengah pukulan demi pukulan ia layangkan di wajahnya Evan.


"Pak Dokter hentikan! Pak Dokter! Hentikan!" Bujuk seorang security pada Julian.


BUGH


Pukulan keras terakhir mendarat sempurna di wajah Evan yang sudah babak-belur oleh lebam dan bibir pecah. Wajah lelaki yang tidak punya hati dan tamak akan harta itu hancur membengkak oleh pukulan kemarahan dari Julian.


"Rasakan kehancuran mu sekarang. Tadinya aku tidak mau menodai tanganku untuk menghukummu. Tapi kau yang datang sendiri meminta dan menyerahkan diri padaku!"


Dengan napas agak tersengal, Julian berucap dengan setenang mungkin dengan memperbaiki sikap dan pakaiannya. Berdiri menjulang di hadapan Evan yang sudah tidak berdaya. Tatapan Julian masih di penuh dengan kemarahan. Ingin rasanya hatinya mengganti sebagai malaikat pencabut nyawa untuk mencabut nyawa lelaki yang sudah dengan sengaja memancing kemarahannya itu.


Namun, rasanya sayang. Untuk seseorang iblis tak berhati seperti Evan menghantarkannya langsung pada kematian adalah jalan yang termudah tanpa harus Kakak tiri Naura itu merasakan perihnya rasa kesakitan di dunia.

__ADS_1


"Halo, Pak Choki segera datang ke rumah sakit dan temui aku di ruanganku," ucap Julian pada kuasa hukum Galang Morris pada sambungan teleponnya yang terhubung. "Aku ingin menggunakan kuasa sebagai pengganti beliau selama beliau masih berada di dalam pemulihan." sambungnya kemudian.


Ya, kedatangan Julian di kota S adalah selaku dokter yang di minta oleh Galang untuk menangani kanker lambung dan penyakit jantung yang sudah di deritanya selama beberapa tahun belakangan ini.


Julian sejatinya telah bolak-balik ke kota B dan Kota S, setelah Galang Morris meminta sendiri kepada dokter konglomerat itu. Sewaktu Julian menemani Naura dalam pelariannya pun Julian telah beberapa kali bertemu dengan Galang di kota S.


Sikap tenang Julian dan kejeniusannya membuat hati Galang tertarik untuk menjodohkan putrinya, Naura. Semula Julian menolak. Namun, berkat dorongan dan bujukan dari teman baiknya, dokter Bimantara. Julian pun mulai tergoyahkan dan berakhir mau untuk mencintai dan melindungi putri kesayangan dari Galang Morris.


"Aku akan menebus semua kesalahan saya dimasa lalu dengan Alexa. Tapi, setelah aku mendapatkan bukti jika Evan dan istriku terbukti bersalah dalam kasus penggelapan dana rumah sakit dan percobaan meracuniku. Evan memang putraku,tapi tidak ada seorang anak yang menginginkan orang tuanya mati. Dan tidak ada seorang istri yang meracuni suaminya selama bertahun-tahun. Rumah sakit yang sudah aku dirikan selama puluhan tahun ini akan langsung tenggelam di bawah ke kekuasaan Evan. Jadi Julian, aku memintamu untuk menjadi tameng bagi putriku yang sudah lama aku sakiti karena aku hanya bisa melindunginya dalam diam."


Kalimat - kalimat yang keluar dari bibir Galang sebelum Julian melakukan tindakan operasi untuk menolong lelaki tua itu dari penyakit yang di derita olehnya. Penyakit yang seujung kuku pun tidak pernah di ketahui oleh Naura.


"Kau bisa menghubungi pengacaraku jika selama aku tidak sadarkan diri dan keadaan yang tidak bisa di kompromikan lagi. Aku memberikan kuasa penuh padamu untuk mengambil alih atas jabatanku. Aku percaya padamu, Julian."

__ADS_1


Dan kini Julian menggunakan kekuasaan yang sudah Galang percayakan di karenakan putranya dan istrinya tidak bisa lagi di berikan ampun. Karena ketamakan yang sudah menguasai hati dan jiwa telah merusak psikis keduanya hingga berujung pada kehancuran.


*******


Hay... hay! Kalian yang sudah baca Bab ini jangan lupa kasih likenya dong untuk author.D


Kalau ada yang mau ngasih 🌷atau ☕ juga boleh kok hehehe. Seperti biasa author juga mau mengingatkan pada para reader ku. Yuk, kasih sajen votenya untuk author. Komentarnya juga jangan sampai lupa yah~


Author selalu menunggu komenan dari kalian loh😁


Makasih...


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2