TUAN MUDA AKU BENCI KAMU

TUAN MUDA AKU BENCI KAMU
INTRIK


__ADS_3

“ Hahaha.. sekarang kita sudah lengkap. Kalian seret dan ikat tuan Aliester. Tanganku serasa sudah tidak sabar mamatikkan pistol beruntun untuk mereka. hahaha.” Hyena berdiri dan mendorong kursi tersebut untuk tempat mengikat tuan Aliester. Dengan sigab pria yang masih memakai penutup kepala melakukan perintahnya.


Sementara pelayan Zhaon mengambilkan kembali kursi untuknya.


“Tutup mulut pria dan wanita mulai menua ini. Sisakan hanya nona Luna, aku ingin bicara banyak hal dengan Noana muda ini. Oh tidak, bukankah sekarang dia sudah menjadi nyonya Rendra?” di ikuti dengan seringai Smirk di akhir kalimatnya. Manatap Luna dengan tatapan penuh ejekan. Lalu dia, mengalihkan pandangannya pada tuan Aliester.


“ Hei paman.” Sapa Hyena pada tuan Aliester di iringi dengan gerak jemarinya yang melambai pelan, saat tuan Aliester sudah di ikat dan duduk di hadapannya.


“ Paman, sudah lama kita tidak bertemu. Dan sekali bertemu menjadi pertemuan terakhir kita.” Hyena berucap dengan intonasi mengasihani di sertai dengan gelengan kepalanya yang menyebalkan. Sementara Luna dan kedua orang tuanya hanya menatapnya dengan ekspresi dingin.


“ Untuk tante tidak perlu minum lagi ya. percuma. Karena.. ” Dia memberi jeda sambil mengulurkan tangan menerima pistol yang di berikan oleh Zhaon padanya. “ Karena peluru ini sebentar lagi akan menembus kepala kalian, hahaha.”


“ Kenapa kalian hanya diam? Tidak bisa memakiku? Kagum dengan kehebatanku?” Hyena memegangi dagu Luna, mencengkramnya kuat, menikmati tatapan mata Luna yang penuh kebencian padanya.


“ Luna sekarang lihatlah. Tidak ada yang bisa membantumu. Tidak ada yang peduli padamu. Mark Rendra, suamimu?.” Hyena mengangkat dagu Luna untuk lebih mendongak padanya.


“ Dia tidak akan terlalu peduli padamu jika EDDEN kesayangannya sedang di usik.” Sambil melepaskan cengkramannya dengan kasar. Hyena berbalik badan, lalu tertawa dengan puasnya.


“ Ternyata nasibmu tak jauh menyedihkan dariku. Kau hanya di cintai oleh pria karena senggang hahaha. Apakah hatimu sakit, di saat seperti ini tidak ada yang bisa menolongmu lagi? Hum?.” Hyena kembali menoleh pada Luna.


“ Luna meskipun dia memberikan segala kemewahan padamu, tapi jika dia tidak ada di saat kamu membutuhkannya. Bukankah itu sama dengan nol besar? Aku benar bukan?”


Luna masih diam dan hanya menatap Hyena. Enggan menjawab, tidak ada artinya. Percuma.


“ Hey kenapa kau tidak menjawab hah?” mencengkram kembali dagu Luna, kesal karena merasa berbicara sendiri tanpa ada feedback dari lawab bicaranya.


“ Hyena akan aku pastikan kau akan menyesal dengan semua kalimat yang sudah kau ucapkan hari ini.” ucap Luna dengan tersenyum.


“ Haha.. akhirnya kau bicara juga. Lebih baik begitu dari pada diam. Aku akan menghabisimu tanpa penyiksaan jadi bebas kau mau bicara apa.”


“ Cih,” Luna mengalihkan pandangannya, sehingga hal itu membuat Hyena tergelak. Jujur Hyena sendiri kagum dengan keberanian dan ketenangan Luna dalam menghadapi segala persoalan.


“ Luna bagaimana menurutmu tentang kado dariku? sangat mengejutkan bukan? Apa aku perlu memberitahu papa dan mamamu, agar mereka juga merasakan apa yang kau rasakan?”


“ Tidak perlu.” Jawab Luna cepat, sehingga membuat Hyena mengangkat alisnya yang menandakankan adanya rasa penasaran atas jawaban Luna itu.


“ Hyena aku ingin menanyakan sesuatu padamu.”


“ Katakan!”


“ Jika papa dan mamaku tahu dengan perbuatan jahatmu di masa lalu itu . Apakah menurutmu mereka akan membencimu?” sontak saja pertanyaan Luna membangkitkan rasa penasaran semua orang. Papa dan mamanya yang berada di sisi kiri dan kanannya menoleh padanya.


Hyena mendengus senyum, lalu di duduk dan memandangi Luna dengan lekat.


“ Tentu saja mereka akan membenciku. Karena kamu adalah putri satu-satunya dan aku telah menghancurkan kesenangan putrinya.” Jelasnya dengan suara dingin.

__ADS_1


“ Apa alasan mu melakukan itu?” tanya Luna menyelidik lebih jauh.


“ Untuk itu aku juga tidak tahu.” Hyena tampak menghindari tatapan mata Luna. ada sesuatu yang di sembunyikannya.


“ Baiklah. Maka akan aku katakan padamu, bahwa dari awal papa dan mamaku mengetahui semua tindakan jahatmu itu.”


“ Apa?” Hyena tampak terkejut, seolah dia sedang tertangkap basah dan tidak bisa menghindar lagi.


“ Papa dan mamaku mengetahuinya, tapi tetap memperlakukanmu dengan baik. Mereka hanya sedikit memberi perhatian lebih ketika aku benar-benar membutuhkan. Tapi kau malah salah paham dan mengira kasih sayang orangtuaku palsu padamu.” Suara Luna meninggi di kalimat terakhirnya.


“ Tidak. Itu tidak mungkin. Luna kau jangan bermain intrik denganku.” Suara yang tak kalah kerasnya. Hyena berdiri dan langsung menodongkan senjata di kening Luna. Lagi-lagi para pengawal dan pelayang terlihat berteriak di balik perbannya.


“ Luna kau jangan bermain intrik dengan memainkan emosiku. Malam ini, apapun yang terjadi aku akan menghabisi nyawamu dan kedua orangtuamu.” Entah kenapa , terlihat air mata Hyena terjatuh di sela ucapannya.


“ Cih, sial.” Ucap Hyena saat mengusap air matanya yang jatuh tanpa alasan itu.


“ Aku akan membuat orang yang menyakitiku merasakan 10x lipat lebih sakit dari apa yang aku rasakan. Dengan membunuhmu dan keluargamu. Akan menuntaskan beberapa dendamku. Jiang He, Mark Rendra harus merasakan bagaimana rasanya kehilangan yang menyesakkan dada ini.” teriak Hyena, dengan gerak tangannya yang tampak mau menekan pelatuk pistol.


“ Hyena, aku kan memberimu kesempatan, mari berdamailah dan jadilah Hyenaku yang ceria tanpa dusta.”


“ Apa? berdamai? Huh jangan harap!” Hyena mundur dan mengambil ancang-ancang untuk memulai menembak. Sementara Luna hanya memejamkan matanya.


Terlihat di sudut sana para pelayan Wanita menangis histeris tanpa suara hingga menundukkan kepala mereka. Tidak sanggup melihat hal ini. Pasrah, hanya itu yang bisa mereka lakukan, karena nasib merekapun tidak ada yang tau.


“ Lou Hyena, ini keputusanmu. Maka terimalah akibatnya.”


“ Hah?” Hyena terlihat terkejut. Karena pistol tersebut kosong. Dia langsung menoleh pada Zhaon yang menundukkan wajahnya.


Dengan perlahan pelayan Zhaon mengangkat wajahnya menatap Hyena dengan senyum.


“ Cih sial.” Dia melempar pistolnya, lalu mengambil pistol yang masih ada di ikat pinggangnya. Namun dengan gerak cepat pria yang mengenakan penutup kepala menendang tangan Hyena lalu melumpuhkan Hyena dengan sekali serangan. Sekarang Hyena lah yang di taklukan. Pria itu memegangi tangan Hyena kebelakang, lalu mendorong tubuh Hyena pada pelayan Zhaon.


Dengan sigap pelayan Zhaon memegangi tangan Hyena di belakang sambil menodongkan senjata ke kening Hyena. Pelayan Zhaon tampak lihai dengan ilmu bela diri dan pistol yang di pegangnya itu. Sungguh bukan seperti pelayan Zhaon yang seperti biasanya. Tentu saja aksi pelayan Zhaon mengejutkan semua orang.


“ Hyena, saya Zhaon Zhang tidak akan pernah mengkhianati orang-orang yang tulus.”


“ Zhao Zhang? Jadi..” Hyena tampak terkejut mendengar nama itu dan tak lagi bisa melanjutkan kalimatnya.


“ Zhaon Zhang?” gumam Luna yang juga terkejut.


“ Hyena, kau mau ku habisi dengan cara apa?” ucap pria yang masih penutup kepala. Suara itu tidak asing. “ Bukankah aku sudah memperingatimu, untuk tidak menyentuh istriku lagi.” Mark membuka penutup kepalanya.


“ Mark?” ucap Luna yang tak kalah terkejut untuk kejutan kedua ini. Mark tersenyum lalu mendekat untuk melepaskan ikatan Luna. sementara 2 orang pengawal membantu untuk melepaskan ikatan tuan dan nyonya Aliester.


“ Terkejut sayang?” bisik Mark.

__ADS_1


Luna mengangguk, lalu memeluk Mark ketika ikatannya lepas.


“ Aku pikir, kamu tidak di sini. Aku pikir kamu bersama Rangga dan lainnya.”


“ Aku tidak akan membiarkanmu tanpa pengawasanku. Apa lagi ini adalah yang berbahaya.”


“ Ehem.” Tua Aliester berdehem hingga Luna melepaskan pelukannya pada Mark.


Kemudian semua orang juga muncul, dengan menyeret orang-oarang Hyena yang terlihat setengah sadar, sepertinya terpengaruhi sejenis obat tidur. Setelah itu para pengawal yang baru datang membantu melepaskan pelayan dan pengawal yang terikat.


“ Kalian baik-baik sajakan?” tanya Key yang di susul oleh Rangga, Louis dan juaga Jiang He.


Hyena menatap Jiang He, tapi Jiang He langsung buang muka padanya. Hingga Hyena yang ibarat tertimpa tangga tejatuh pula, langsung meneriakkan kehancurannya.


“ Apa ini? jadi kau benar-benar mempermainkanku Mark Rendra.” Ucap Hyena yang masih saja berani. Jiwa kekalahannya yang meronta melihat semua orangnya yang terkapar di lantai seperti orang yang sedang pulas tidur.


“ Jika tidak memainkan sedikit drama menyedihkan ini, apa kau berfikir bisa berakhir seperti ini? aku ingin drama yang lebih keras, aku ingin langsung menghabisimu saja. Tapi istriku masih ingin memberimu kesempatan.Sayangnya kau malah menolaknya. Dan sekarang nasibmu 100% di tanganku. Zhaon. Seret dia ke markas.”


“ Baik tuan.”


Zhaon langsung menyerat Hyena keluar. Hyena terus memandangi Jiang He, tapi Jiang He tidak menoleh sama sekali. Hingga membuat hatinya yang sudah rusak ini semakin rusak. Semua rencana yang sudah di susunnya sedemikian rupa lagi-lagi gaga total dengan permainan drama yang di ataur oleh Mark.


Sementara mengenai siapa Zhaon adalah topic yang sangat ingin di ketahui oleh semua orang di sini. Tapi seketika Luna juga terkejut melihat sosok Louis.


“ Kamu?” teriak Luna. Louis langsung berbalik badan, dan mengikuti Zhaon yang menyeret Hyena.


" Tunggu aku Zhaon, aku ikut bersama mu." Teriaknya langsung bergegas pergi, sangat jelas sekali dia seperti menghindari Luna.


Luna semakin bingung, dia menatap Mark untuk meminta penjelasan. Tapi Mark malah langsung mengangkat bahu sebagai tanda tidak mau berkomentar.


Sejenak melupakan tentang siapa Zhaon, semua orang terlihat gembira kembali.


Luna memeluk kedua orag tuannya. Para pelayan dan pengawal berkumpul dengan air mata haru melihat moment ini.


“ Syukurlah bayiku baik-baik saja.” Key ingin mencubit pipi Mark, tapi tidak jadi karena tatapan mata Mark yang tajam sudah bersiap menerkamnya. Key berbalik dan mencubit pipi Jiang He yang ada di dekatnya.


“ Apa-apaa ini.” teriak Jiang He geli


Sontak saja hal itu langsung memecah gelak tawa semua orang yang ada di sana.


.


.


Bersambung...

__ADS_1


1x Up Menuju Ending.


Janga lupa like dan komentnya ya.


__ADS_2