TUAN MUDA AKU BENCI KAMU

TUAN MUDA AKU BENCI KAMU
KONFERENSI PERS


__ADS_3

Mark dan Rangga sudah di balik ruang jumpa pers. Hanny, Nindy, Alexa dan Camelia juga sudah berada di sana.


“ Mark, aku sedikit gugup” ucap Camelia dengan lembut.


“ Anda tidak perlu gugup. Jawab saja sesuai faktanya!” jawab Rangga.


“ Heh, dasar. Aku bicara dengan Mark bukan padamu" bisik hati Camelia sangat kesal.


Rangga melihat jam tangannya, “ Baiklah. Sekarang sudah waktunya”.


Pengawal membukakan pintu untuk mereka, dan mereka langsung memasuki ruangan jumpa pers tersebut.


Sontak seluruh camera langsung tertuju pada mereka dan memotret mereka tanpa henti.


Mark, Camelia yang di dampingi oleh Rangga dan 2 orang pengawal lainnya langsung menuju panggung. Sementara yang lainnya duduk di tempat yang sudah di sediakan.


Di panggung sudah tersedia 3 kursi, Mark Sedikit bingung siapa yang akan menempati kursi yang satunya lagi. Begitu juga dengan Camelia, hatinya juga langsung bertanya kenapa ada 3 kursi yang tersedia.


Mark dan Camelia langsung duduk. Sementara Rangga berdiri di samping Mark dan 2 pengawal berdiri di sisi kiri kanan panggung.


Mark memberikan isyarat pada Rangga untuk mendekatinya. Rangga langsung menunduk mendekati Mark.


“ Kenapa ada 3 kursi?” bisik Mark pada Rangga.


“ Entahlah. Aku juga baru tau, Nina yang menyiapkan semuanya”.


“ Ok. Baiklah”.


Tapi tiba-tiba semua wartawan di ributkan ketika Luna muncul, semua camera tertuju padanya.


Luna muncul dengan melebarkan senyumnya, lalu berjalan ke depan dengan elegant.


“ Apa dia juga akan ke panggung?”.


“ Ya.. seharusnya begitu” semuanya ribut-ribut.


Mark dan lainnya hanya menatap Luna dengan bingung.


“ Ckk..apa yang ingi jal*ng ini lakukan?” bisik hati Camelia tidak senang.


Ternyata benar saja, Luna menaiki panggung. Dia mendekati kursinya lalu membungkukkan badannya sebelum duduk.


“ Wah.. ini memang luar biasa. Dia tersenyum seperti tidak ada masalah sama sekali” ucap para wartawan ribut-ribut.


Rangga langsung ambil kendali, dia menyuruh agar semuanya tenang agar jumpa pers ini bisa segera dimulai.


Luna duduk di sebelah Camelia, tak lupa dia melirik kesamping. Dia melihat Mark yang duduk terpisah dengannya karena keberadaan Camelia diantara mereka.


Begitu juga Mark menatapnya, Luna langsung melemparkan senyum. Lalu dia langsung menghadap ke depan dengan tenang.


Sementara Camelia sudah menahan geram yang teramat sangat di dalam hatinya.


Mereka kembali fokus, dan Mark mulai menyapa dan membuka jumpa pers ini.


Sebelum masuk pada klarifikasi skandal kencan saat ini, Mark mengatakan banyak hal, mulai dari hubungannya yang baik-baik saja dengan Luna serta tentang acara peresmian pada besok hari.

__ADS_1


Setelah itu Mark mulai menyinggung kabar kencan yang menerpanya.


“ Skandal itu mengatakan bahwa aku berkencan dengan 2 orang wanita saat di Amerika. Dimana salah satu dari wanita itu adalah Camelia Aliester yang merupakan sepupu dari tunangaku Luna Aliester.


Seperti yang telah di klarifikasi oleh nona Camelia Aliester melalui unggahan video, bahwa laporan tersebut salah. Dan aku juga mengatakan bahwa laporan itu salah.


Isu ini sangat di sayangkan karena bisa merusak nama baik dan hubungan banyak keluarga.


Hal-hal menjadi canggung di antara aku dan Luna, dengan keluarga Camelia dan dengan yang lainnya.


Luna sempat menjadi sedikit dingin padaku, meskipun dia sangat mempercayaiku. Tapi bayangkan ketika tunangannya di isukan sedang berkencan dengan sepupunya sendiri, pasti membuat hatinya sedih. Tapi aku suka dengan sikap dinginnya, karena itu menandakan dia cemburu dan berarti itu dia sangat mencintaiku” sambil menatap Luna.


Sontak semua orang ribut mendengar perkataan Mark. mereka memuji hubungan keduanya.


“ Mark sejak kapan kau bisa bicara semanis ini?” bisik hati Rangga tak percaya dengan apa yang di dengarnya.


Beruntungya saat itu Luna bisa menontrol ekspresinya, meskipun sebenarnya detak jantungnya mulai tak beraturan.


“ Seperti yang kalian lihat, sekarang kami semua hanya bisa mentertawakannya. Rumor ini tidak akan bisa merusak hubunganku dengan Luna, maupun hubungan Luna dengan keluarganya dan begitu juga hubunganku dengan Camelia sebagai kakak iparku.” Tambah Mark.


Lalu para wartawan juga langsung menanyakan pendapat Camelia.


“ Aku merasakan hal yang sama. Mark mengatakan semua yang ingin aku katakan. Aku hanya ingin hubunganku dengan sepupuku dan yang lainnya tetap hangat dan damai. Aku tidak ingin ada perasaan canggung lagi. jadi aku mohon pada masyarakat untuk tidak menyudutkan siapapun di sini. Seperti di video yang ku unggah juga sudah menjelaskan semuanya.” Jelas Camelia dengan lembut dan sopan.


Penjelasan Camelia juga membuat orang orang memujinya, karena dia memperlihatkan dukungannya terhadap hubungan Luna dan Mark. Serta cara penyampaiannya yang baik dan sopan membuat orang terpesona dengannya dan berkata bahwa dia adalah gadis yang polos.


Mendengar tanggapan orang\-orang Camelia merasa sangat puas, karena dia bisa memanipulasi pandangan publick terhadap dirinya.


“ Step by step, aku akan menyingkirkanmu” bisik hati Camelia puas.


“ Itu adalah teman sekaligus rekan bisnisku. Dia adalah nona Janneth pebisnis dari Inggris. Tak ada makan malam romantis, saat itu kami hanya menbicarakan bisnis. Di dalam ruangan tidak hanya kami berdua tapi juga ada orang-orang dari pihakku dan juga dari pihaknya.”


Sebuah layar besarpun menyala untuk menapilkan foto mereka saat membicarakan bisnis saat itu.


Semua orang berbisik-bisik paham dan mengangguk percaya.


“ Dan untuk lebih jelasnya, aku akan menampilkan percakapanku dengannya saat isu kencan ini muncul. Nona Janneth juga memngirim video klarifikasi untuk membantuku meluruskan isu ini ” jelas Mark.


 


Semua mata langsung tertuju pada layar yang menampilkan isi percakapan mereka dan video klarifikasi dari Janneth.


Dimana Janneth meminta Maaf dan merasa tidak enak pada Mark dan Luna akan munculnya skandal ini. Di dalam, video klarifikasinya, Janneth meminita maaf pada semua orang dan dia juga mengatakan bahwa Mark sangat mencintai Luna dan tidak akan mungkin berpaling.


“ Inilah semua kejelasannya. Aku harap tidak ada lagi spekulasi yang berkembang” tegas Mark .


Selanjutnya wartawa menanyai pendapat Luna mengenai hal ini.


“ Sebelumnya aku minta maaf pada semuanya atas tidak ada tanggapan dariku atas setiap rumor yang beredar. Hal ini aku lakukan demi kebaikan semua orang.


Karena begitu sulit untuk membedakan suara kebenaran dari tengah keributan yang diangkkat oleh partisan yang memanas.


Oleh karena itu aku memilih diam dan mempercayakan semuanya pada pihak yang terlibat.


Aku yakin banyak hal yang membuat orang-orang penasaran. Namun aku sangat berhati-hati karena ini merupakan tepat dimana Lixing Group akan meresmikan proyek terbesar kedua tahun ini.

__ADS_1


Sekarang semuanya sudah jelas, mereka sudah mengemukakan semua bukti. Seperti yang Mark bilang bahwa hubungan kami tidak akan bisa dirusak dengan mudah, itu karena kami saling mempercayai.


Jadi rumor sebesar apapun, kedepannya aku harap kami akan tetap bisa menghadapinya dengan baik. Aku dan Mark selalu berusaha yang terbaik, jadi tolong dukung kami” ucap Luna sambil membungkukkan kepalanya.


“ Wah.. dia berhati malaikat”.


“ Putri tuan Alister memang sangat mengagumkan, dia memeprtimbangkan semuanya. Tuan Aliester pasri sangat bangga” puji mereka.


Semua orang menjadi semakin kagum dengan Luna. Karena dia tidak dengan mudah tepancing dengan rumor yang beredar. Cara bicaranya yang sopan dan tegas mengingatkan orang pada sosok ayahnya.


“ Cih..Luna kau jangan senang dulu. Ini baru awal dari jalanku menghancurkan” bisik hati Camelia penuah dengan rencana jahatnya.


Sebelum konferensi persi ini berakhir, seorang wartawan ingin mengajukan pertanyaan terakhir.


Rangga menolakknya, karena takut akan menimbulkan masalah baru. Tapi Mark malah mengizinkannya.


“ Mark..” bisik Rangga khawatir.


“ Tidak apa-apa" jawab Mark meyakinkan Rangga.


“ Silahkan bacakan pertanyaannya” ucap Mark.


Sementara Rangga saa itu benar-benar khawatir, dia takut jika itu adalah pertanyaan jebakan.


“ Teimakasih tuan. Jika boleh kami tau, apakah tujuan akhir Tuan muda Mark?” tanya wartawan tersebut.


Orang-orang sedikit ribut karena pertanyaan ini memang mengandung jebakan, tapi mereka juga sangat menantikan jawaban dari Mark.


“ Tujuan akhirku adalah menjadi suami dan ayah yang baik” jawab Mark dengan polos.


Jawaban Mark sontak membuat semua orang tertawa. Mereka tidak menyangka jika Mark yang selama ini di kenal dingin dan kejam tapi malah menjawab pertanyaan ini dengan polos.


Begitu juga Luna, dia sedikit menundukkan wajahnya untuk menyembunyikan senyumnya.


“ Itu bukan berarti sekarang aku sudah memiliki anak juga. Tapi aku dan Luna akn berusaha ke depannya” tambah Mark.


Luna lansung menatap Mark dengan tatapan kesal dan senyum yang paksakan.


“ Mark, kau bicara terlalu banyak” bisik hati Luna dengan menahan kesalnya.


Orang-orang tertawa serta mereka juga menunjukkan dukungannya terhadapa hubungan Mark dan Luna.


“ Kalian membuat semua orang iri, tapi kami suka”.


“ Kami mendokan yang tebaik untuk kalian”.


“ Seluruh kota merestui kalian” ucap mereka bersemangat dengan senyum yang terukir di bibir mereka.


Rangga menutup jumpa pers dengan sopan. Dia mengucapkan terimakasih atas kehadiran semua media untuk meliput jumpa pers ini.


Mark, Camelia dan Lun berdiri dan memberikan hormat sebelum meninggalkan ruangan.


Bersambung...


Readerku sayang jangan lupa untuk selalu tekan tombol Like dan meninggalkan Koment ya..! . Karena itu bisa membuat author lebih semangat untuk membuat cerita ini.

__ADS_1


Jangan lupa buat vote juga! hehe..


__ADS_2