Cara Menjadi Kaya : BERNAFAS

Cara Menjadi Kaya : BERNAFAS
Bab 140 Tim Alpha


__ADS_3

Andi sekarang kembali berada di gym tempat dirinya melakukan pertandingan bersama dengan Andres tadi. Bedanya, saat ini yang akan menjadi lawan Andi bukan lagi Andres, tetapi para pengawal yang ada di sini.


Sekarang ini para pengawal itu mulai berbaris rapi setelah mendapatkan sebuah pengumuman dari Lucas. Lucas memang ditugaskan oleh Roy menemani Andi memilih pengawal yang akan disewanya. Ketika tengah melakukan sebuah persiapan, Andi mendengar sebuah pemberitahuan dari sistem.


[Ding]


[Modul sistem mendeksi bahwa Host akan melakukan seleksi pengawal keluarga]


[Ding]


[Misi telah dibuat]


[Misi : Kalahkan dua puluh orang pengawal]


[Hadiah : - Kemampuan menggunakan senjata api]


[Ding]


[Selesaikan misi dengan sepenuh hati Host. Kedepannya akan ada misi lainnya dengan hadiah yang sangat menarik]


‘Eh sistem, akhir-akhir ini kamu sering sekali memberikanku misi dadakan seperti ini.’ gumam Andi dalam hati. Kenapa sekarang sistem sering memberinya misi? Hari ini saja dirinya mendapatkan dua misi.


[Kedepannya Host akan sering mendapatkan misi mengenai kejadian di sekitar Host dan juga orang-orang terdekat dengan Host. Jadi, Host bersiaplah menerima berbagai misi tambahan seperti ini.]


‘Ah jadi seperti itu baiklah.’


Andi cukup senang dengan hadiah dari misinya kali ini. Itu adalah kemampuan menggunakan senjata api. Selama mempelajari bela diri, Andi sama sekali belum menyentuh senjata api. Jika senjata tajam dan senjata tumpul, Andi sudah beberapa kali berlatih menggunakannya.


Seperti golok, pisau, tombak, dan tongkat. Sedikit banyak Andi sudah menguasai penggunaan senjata-senjata tadi. Namun tidak dengan senjata api. Sejata tajam lebih mudah didapatkan daripada senjata api. Dan lagi, keluarganya tidak memiliki senjata api yang bisa Andi gunakan untuk berlatih.


Jadi, ketika akan mendapatkan kemampuan penggunaan senjata api, Andi sangat senang. Dengan begini, jika musuhnya semakin kuat dan menggunakan senjata api, maka Andi akan memiliki cara untuk bisa melindungi diri.


‘Aku akan melaksanakan misi ini dengan sungguh-sungguh.’ Gumam Andi dalam hati.


“Mr. Andy, semuanya sudah siap. Apakah Anda mau memulainya sekarang?” Tanya Lucas kepada Andi.


“Ya tentu saja. Aku sudah siap.”


Setelah berucap demikian, Andi kemudian berjalan memasuki arena. Lucas kemudian memanggil satu persatu nama seseorang yang akan menjadi lawan tanding dari Andi.

__ADS_1


Andi ingin semuanya cepat selesai. Jadi, ia menggunakan tiga perempat kekuatannya untuk melawan para pengawal tersebut. Jika ada yang bisa mengimbanginya, maka Andi akan menaikkan kekuatannya untuk mengetes orang tersebut.


Andi juga sudah membuat pertimbangan mengenai kriteria siapa saja yang lolos untuk menjadi pengawalnya. Kriteria Andi adalah orang tersebut harus memiliki stamina yang tingggi. Lalu, orang tersebut bisa mengalahkannya.


Jika nanti pada akhirnya tidak ada satu orang pun yang bisa mengalahkannya, maka Andi akan sedikit menurunkan kriterianya. Setidaknya orang tersebut bisa mengimbang Andi saat ia menggunakan tiga perempat kekuatannya.


Penantang pertama bisa Andi kalahkan dengan cukup cepat. Ketika penantang tersebut melayangkan pukulannya kepada Andi, pemuda itu langsung menangkap tangannya dan melakukan bantingan kepada penantang tersebut.


Setelahnya, Andi melakukan sebuah kuncian sehingga penantang tersebut tidak bisa lagi bergerak. Hal itu membuat Andi langsung memenangkan pertandingan tersebut setelah Lucas menghitung hingga sepuluh.


Penantang selanjutnya juga memiliki nasib tidak jauh berbeda dengan penantang sebelumnya. Bahkan hingga penantang ke sepuluh pun Andi belum menemukan seseorang yang bisa bertahan lebih dari empat puluh detik.


Semua orang tumbang kurang dari tiga puluh detik setelah Andi bergerak. Melihat hal itu, Andi sedikit kecewa. Bukankah ini berarti anak buah Roy tidak begitu kuat? Jika begini, kemana lagi dirinya akan mencari pengawal untuk keluarganya?


“Mr. Andy, kita hentikan sebentar pertandingannya. Aku akan akan memanggilkan tim lain untuk menjadi lawan Anda.” Suara Lucas yang cukup keras membuat Andi tersadar dari lamunannya.


“Apakah itu tim yang lebih kuat lagi dari ini Lucas?” Tanya Andi.


“Ya Mr. Andy. Yang barusan Kau lawan adalah Tim Delta. Mereka adalah tim terlemah yang dimiliki oleh Mr. Smith. Karena Anda sudah mengalahkan sepuluh orang dari mereka dengan mudahnya. Maka dari itu, aku akan memanggilkan Tim Beta untuk menjadi menantang.”


Andi bernafas lega setelah mendengar penjelasan dari Lucas. Ini berarti masih ada anak buah Roy yang lebih kuat lagi. Dari nama timnya, jika Tim Beta tidak bisa memenuhi kriteria Andi, jelas masih ada Tim Alpha yang kemungkinan besar sesuai dengan kriteria yang Andi buat.


“Baiklah. Panggil tim itu kemari.”


Setelah menunggu lima belas menit, semua Tim Beta yang ada di mansion sudah berkumpul. Langsung saja penantang pertama dari Tim Beta naik ke arena. Tanpa basa basi Andi dan penantang tersebut beradu tinju.


Dengan tiga perempat kekuatannya, Andi bisa dengan mudah membalas serangan-serangan dari lawannya. Meski begitu, Andi masih bisa mengalahkan lawannya tersebut. Jika dibandingkan dengan Tim Delta yang Andi kalahkan kurang dari tiga puluh detik, maka Tim Beta bisa bertahan lebih dari satu menit melawan Andi.


Memang benar apa kata Lucas. Tim Beta jauh lebih kuat daripada Tim Delta. Sekarang Andi tidak sabar mengalahkan beberapa orang lagi dari Tim Beta. Dengan begini, Lucas pasti akan memanggil Tim Alpha untuk bertanding dengan Andi.


Tidak jauh dari arena, Brian terlihat tengah berbincang-bincang dengan sepupunya, Andres. Rasa bangga bisa didengar dengan jelas dari nada suara Brian ketika membicarakan pertandingan yang sedang Andi lakukan.


“Kau lihat itu Andres? Dia jauh lebih hebat darimu. Jadi, jangan memakai alasan Kau bisa mengalahkannya jika bertahan sedikit lama lagi melawan Andi.”


“Dia benar-benar tidak menggunakan seluruh kekuatannya ketika bertanding melawanku tadi. Apakah dia sungguh meremehkanku seperti itu?”


“Dia tidak meremehkanmu. Aku pikir Andy tidak ingin melukaimu. Jadi, dia menurunkan kekuatannya hingga setara dengan kekuatanmu.” Suara Roy yang bergabung dengan obrolan mereka, membuat Brian dan Andres terlonjak kaget.


“Daddy, tidak bisakah Kau bersuara ketika datang kemari? Jangan tiba-tiba muncul di belakang kami lalu berbicara seperti itu. Itu sangat mengagetkanku.” Keluh Andres

__ADS_1


“Iya Uncle Roy. Jantungku tidak kuat menerima kejutan seperti itu.” Imbuh Brian.


Roy tidak mempedulikan keluhan dua orang di depannya. Pandangannya tertuju pada Andi yang kini kembali mengalahkan lawannya di arena. “Itu sudah orang yang ke berapa yang sudah Andy kalahkan?” Tanya Roy.


“Orang ketiga di Tim Beta.” Jawab Andres.


Roy menganggukkan kepalanya pelan. “Panggilkan Tim Alpha. Tim Beta sama sekali bukan tandingan dari Andi. Bahkan aku sendiri tidak yakin Tim Alpha bisa mengimbangi kekuatannya.”


“Yes Sir.” Ucap seseorang yang berdiri di belakang Roy.


“Lalu Daddy, jika dia bisa mengalahkan Tim Alpha, apakah Kau akan mengeluarkan tim khusus milikmu?” Tanya Andres.


Roy menggelengkan kepalanya pelan. “Tim itu hanya untuk anggota keluarga kita saja. Aku melatih mereka dengan susah payah untuk mereka memiliki kemampuan yang sekarang. Jadi, aku tidak akan memberikannya kepada orang lain.” Jelas Roy.


….


Setelah Andi mengalahkan orang keempat dari Tim Beta, Lucas kembali menghentikan pertandingan. Laki-laki itu bilang, Andi perlu menunggu beberapa saat untuk kedatangan Tim Alpha. Rupanya Lucas tidak mau Andi bermain-main dengan Tim Beta lebih lama lagi. Jadiia memanggil Tim Alpha.


Andi memanfaatkan kesempatan ini untuk sedikit merenggangkan ototnya. Meski melawan empat belas orang tidak begitu memelahkan bagi Andi, tetapi ia perlu melakukan hal ini. Andi perlu mempersiapkan diri untuk melawan Tim Alpha.


Meski sebelumnya Andi dengan mudahnya mengalahkan Tim Beta, ia tidak mau meremehkan Tim Alpha. Sudah jelas Tim Alpha lebih kuat dari Tim Beta. Jadi, Andi perlu berada dalam kondisi prima untuk melakukan pertandingan ini.


Ketika pertarungannya dengan Tim Alpha berlangsung, persaan kecewa muncul dalam diri Andi. Pasalnya dari pertukaran pukulan yang ia lakukan, Andi bisa mengetahui bahwa Tim Alpha tidak akan bisa mengalahkannya meskipun dirinya hanya memakai tiga perempat kekuatannya.


Meski begitu, Andi cukup puas dengan Tim Alpha. Bisa dibilang, Tim Alpha sudah cukup untuk menjadi pengawal keluarganya. Yang perlu Andi pikirkan adalah bagaimana cara memperkuat mereka ketika mereka resmi menjadi pengawal keluarga Andi nantinya.


[Ding]


[Misi mengalahkan para pengawal telah selesai]


[Hadiah telah disimpan di penyimpanan sistem]


[Host hanya perlu menginformasikan sistem ketika sudah siap untuk menerima hadiah]


Pemberitahuan itu Andi dengar setelah berhasil mengalahkan dua puluh orang pengawal.


“Lucas aku rasa semuanya sudah cukup. Aku akan memilih beberapa orang dari Tim Alpha saja. Sejauh ini mereka memiliki kekuatan yang setara. Jadi, aku tidak perlu lagi meneruskan pertandingan ini.”


Mendengar perkataan Andi, Lucas sedikit bernafas lega. Sudah cukup banyak rekannya yang kalah di tangan Andi. Sebenarnya, ia ingin menghentikan pertandingan yang sudah terlihat jelas hasilnya itu. Namun, ia tidak berani mengatakannya.

__ADS_1


Sekarang, Andi sendiri yang meminta menghentikan pertandingan ini. Jadi, Roy nantinya tidak akan mempertanyakan kinerjanya.


“Baiklah Mr. Andy, kita akan membicarakan prosedur selanjutnya di kantor.” Ucap Lucas.


__ADS_2