Cara Menjadi Kaya : BERNAFAS

Cara Menjadi Kaya : BERNAFAS
Bab 175 Pengalaman Tingkat Selanjutnya


__ADS_3

Selama tiga hari selanjutnya, Andi sibuk mengurusi bisnis miliknya yang sudah ia tinggal lama. Jika dihtung-hitung, dua minggu lebih Andi tidak mengurusi bisnis miliknya. Dia pergi ke Spanyol untuk mencari pengawal selama beberapa hari.


Tidak lama setelah Andi pulang dari Spayol, Kakek Buyut Adipramana meninggal dunia. Jadi, Andi kembali tidak mengurusi bisnis miliknya selama seminggu masa berkabungnya. Sekarang ia sibuk mengecek perkembangan semua bisnisnya.


Hari Sabtu lalu, Andi menemui Tomi dan mengecek perkembangan bisnis impor peralatan elektronik dari luar negeri. Ia mendapatkan keluhan dari Tomi mengenai susahnya mereka mengantar barang pesanan.


Meski cukup baru, tetapi peralatan elektronik yang di jual Tomi, terutama perangkat komputer, banyak yang membeli. Itu mungkin ada kaitannya dengan komunitas yang Tomi ikuti, mempromosikan bisnisnya ini. Jadi mereka mulai mendapatkan pesanan.


Hal itu membuat Tomi sedikit kualahan dalam pengiriman. Andi langsung menghubungkan Tomi dengan Diana, sepupunya yang berkeinginan membuat bisnis ekspedisi dan kurir. Kerja sama antara Tomi dan Diana akan membuat perempuan itu mepercepat mendirikan bisnisnya.


Ke depannya, Andi berencana membuat bisnis yang saling berhubungan seperti ini. Dengan demikian, meskipun terjadi krisis, itu tidak akan mengganggu jalannya bisnis keluarganya ini. Tetapi, cara seperti itu memiliki resiko yang besar pula.


Jika satu bisnis yang berhubungan itu mengalami kebangkrutan, maka bisnis yang lain bisa jadi ikut terpengaruh. Meski begitu, Andi yakin dengan dibantu sistem, dirinya tidak akan mengalami kebangkrutan. Andi tidak akan membiarkan itu terjadi.


Setelah itu, di hari Minggu Andi mengecek parbrik milik perusahaan yang ia akuisisi dari keluarga Jony. Ia ingin mengecek bagaimana bisnis yang ada di sana. Andi sama sekali tidak melihat ada masalah di sana. Semua berjalan dengan lancar.


Keesokan harinya, Andi mengikutin rapat mingguan dari perusahaannya. Ia ingin melihat perkembangan bisnis-bisnis kecil yang sudah mulai dia berikan investasi. Sekarang ini, perusahaan investasi milik Andi sudah bisa melakukan investasi skala besar.


Sebelumnya, perusahaannya itu hanya menginvestasikan kurang dari satu milyar untuk tiap bisnis yang membutuhkan modal. Tetapi sekarang, perusahaannya bisa memberikan investasi lebih dari lima milyar rupiah. Dengan modal investasi yang lebih besar, kedepannya keuntungan yang Andi dapat lebih banyak pula.


….


Hari ini adalah tanggal enam belas. Itu berarti, Andi bisa membuka kembali toko sistem. Jika dihitung berdasarkan urutannya, kali ini Andi dapat membeli peningkatan dari pengalaman seorang direktur utama dan pialang saham.


Peningkatan kedua pengalaman itu ke level lima berpengaruh besar kepada bisnis milik Andi. Bisnisnya sudah semakin besar sekarang. Meski kemampuannya masih bisa mengatasi bisnisnya yang sekarang, tetapi itu sangat kurang untuk mulai melangkah ke bisnis skala internasional.


Karena sekarang ada sepupunya yang membantunya mendirikan kerajaan bisnis keluarga Prayudi di dalam negeri, sudah saatnya Andi melangkah memulai bisnis di luar negeri. Dan kedua pengalaman itu sangat Andi butuhkan.


Andi akan memanfaatkan kemampuan pialang sahamnya untuk menaikkan modalnya. Bukan ini saja sistem sudah memberikan target bulanan untuk menghabiskan uang satu triliyun rupiah. Jika dilihat dari pola pemberian target bulanan oleh sistem, di bulan depan pasti targetnya adalah kepemilikan saldo dengan nomina tertentu.


Andi yakin saldo itu tidak akan sedikit. Pasti triliyunan rupiah. Jika dia tidak memulai mengumpulkan modal dari sekarang, pasti Andi akan susah dalam mencapai target bulan depan.


“Toko sistem.”


[Ding]


[Toko Sistem]


[Pengalaman Direktur Utama Tingkat 2 : Rp 500.000.000,-]


[Pengalaman Direktur Utama Tingkat 3 : Rp 1.000.000.000,-]


[Pengalaman Direktur Utama Tingkat 4 : Rp 5.000.000.000,-]


[Pengalaman Direktur Utama Tingkat 5 : Rp 10.000.000.000,-]

__ADS_1


[Pengalaman Pialang Saham Tingkat 2 : Rp 1.000.000.000,-]


[Pengalaman Pialang Saham Tingkat 3 : Rp 5.000.000.000,-]


[Pengalaman Pialang Saham Tingkat 4 : Rp 10.000.000.000,-]


[Pengalaman Pialang Saham Tingkat 5 : Rp 50.000.000.000,-]


[Host, manfaatkan toko sistem untuk memperkuat dirimu]


“Ternyata harganya semakin mahal. Untung saja aku tidak jadi membeli saham dulu. Jika aku membeli saham, pasti uangku tidak akan cukup untuk membeli semua pengalaman ini.” Gumam Andi.


Sebeumnya, Andi memang berniat membeli beberapa saham di pasar efek luar negeri. Tetapi pada akhirnya ia mengurungkan hal itu. Itu karena modalnya tidak terlalu besar. Apalagi Andi perlu mempertimbangkan barang yang dijual di toko sistem.


Benar saja, jika Andi membeli semua peningkatakan pengalaman ini, ia perlu menghabiskan uang ssebesar delapan puluh dua koma lima milyar. Itu bukan angka yang sedikit.


“Sistem, beli semua pengalaman yang tersedia di toko sistem.” Pinta Andi kepada sistem miliknya.


Setelah itu, Andi merebahkan tubuhnya di ranjang miliknya. Ia kemudian memakai satu persatu pengalaman yang ia beli. Rasa sakit di kepalanya yang baru mereda, kembali Andi rasakan karena ia bergantian mencerna pengalaman-pengalaman tersebut. Ia membutuhkan waktu setengah jam untuk menyelesaikan semua itu.


Setelahnya, Andi terdiam selama sepuluh menit untuk membiarkan otaknya mengorganisir pengalaman-pengalaman yang sudah ia dapatkan.


“Sekarang, aku siap mengumpulkan modal yang lebih banyak lagi. Dengan lima bahasa yang aku miliki, aku bisa berpindah-pindah dari pasar efek satu negara ke negara lainnya.”


Sekarang, Andi baru benar-benar bisa merasakan keuntungan memiliki kemampuan berbahasa asing yang cukup banyak. Ia bisa membeli efek di pasar efek dari negara yang berbeda. Negara-negara yang menggunakan, Bahasa Inggris, Bahasa China, Bahasa Prancis, Bahasa Jepang, dan Bahasa Spanyol, pasti akan Andi kunjungi pasar efeknya.


Jika melihat zona waktunya, maka kemungkinan besar pasar efek yang bisa Andi kunjungi adalah pasar efek negara-negara di Benua Asia, Benua Australia, dan Benua Eropa. Untuk Benua Amerika, itu akan cukup sulit. Hal ini karena perbedaan waktu yang cukup banyak.


Andi tidak mau mengganti jadwal tidurnya mengikuti jadwal pembukaan pasar efek Amerika. Selagi masih banyak pasar efek lainnya, Andi tidak akan terpaku ke sana. Mungkin nanti jika dirinya ingin memiliki perusahaan di Amerika, Andi akan mengunjungi pasar efek Amerika.


“Panel status.”


[Ding]


[Modul Menjadi Kaya]


[Level 13 (857.116.135.200/1.400.000.000.000)]


[Saldo Host : Rp 86.530.113.158,-]


[Tingkat Konversi : 1 kali nafas \= 34 USD (1 USD \= Rp 14.000,-)]


[Misi : - Buatlah sebuah game. Hitung mundur 59 hari 18 jam]


[Misi Harian : - ]

__ADS_1


[Target Mingguan : - Capai pengeluaran Rp 250.000.000,-


Hadiah : 15 pecahan tiket lucky draw


Hukuman : Pengurangan saldo Rp 2.500.000.000,-]


[Target Bulanan : - Capai pengeluaran Rp 1.000.000.000.000,- (902.400.000.000/1.000.000.000.000)


Hadiah : 1 tiket lucky draw


Hukuman : Host tidak akan mendapatkan pemasukan dari bernafas selama 2 tahun]


[Tiket Lucy Draw : 0 Tiket 114 Pecahan]


[Penyimpanan : - Kartu kemampuan Karyawan (34)]


[Selamat berjuang menghabiskan uang Host]


“Saldoku tinggal delapan puluh enam koma lima milyar rupiah. Jika itu diubah ke dalam dollar, maka modalku hanya enam juta dolar lebih sedikit. Aku rasa modal sebanyak itu cukup untuk saat ini. Setelah membeli dan menjual beberapa saham, aku yakin aku akan menyelesaikan target bulanan kali ini.”


Saat ini Andi hanya butuh menghabiskan uang sembilan puluh delapan milyar rupiah untuk menyelsaikan misinya. Untuk menghabiskan uang sebanyak itu, dari saldonya yang sekarang Andi membutuhkan lima belas milyar lagi.


Meski tidak mendapatkan uang dari menjual saham, Andi masih mendapatan uang lima belas milyar dari bernafas selama tiga puluh tiga jam. Ini berarti Andi bisa mengangap misi target bulanannya telah selasai.


Dalam beberapa hari ke depan, Andi bisa mendapatkan tiket lucky draw. Bicara soal tiket lucky draw, Andi baru sadar bahwa saat ini pecahan tiket miliknya sudah melebihi seratus. Itu berarti Andi sudah menukarkannya dengan satu tiket lucky draw utuh.


“Sistem, tukarkan pecahan tiket milikku dengan tiket lucky draw utuh.”


[Ding]


[Seratus pecahan tiket lucky draw telah ditukarkan]


[Ding]


[Tiket lucky draw telah dikirimkan ke penyimpanan Host]


[Host, kumpulkan sebanyak mungkin pecahan tiket lucky draw dan dapatkan kesempatan mendapatkan properti berharga]


Langsung saja Andi menukarkan tiket lucky draw itu. terakhir kali dirinya menukarkan tiket lucky draw, ia mendapatkan sebuah villa di Bali. Villa tersebut memiliki nilai seratus tujuh puluh empat milyar lebih. Andi yakin setelah ini properti yang ia dapatkan akan jauh lebih mahal lagi.


[Ding]


[Selamat Host mendapatkan satu unit apartermen fully furnished di Kota New York dengan nilai sebesar Rp 840.000.000.000,-]


“Eh, sebuah apartemen? Kenapa letaknya di New York? Apa ini karena aku sudah akan memulai membuka bisnis skala internasional?”

__ADS_1


Mau di manapun properti yang Andi dapatkan, menurutnya sama saja jika itu tidak berada satu provinsi yang sama. Andi tidak akan tinggal di properti tersebut. Sejak mendapatkannya sampai dengan sekarang saja, Andi belum pernah mendatangi villa miliknya yang ada di Bali apalagi yang ada di New York.


Tetapi, apartemen itu akan berguna nantinya. Mungkin saja nanti Andi akan melakukan kunjungan kerja ke New York. Atau ketika ia mengunjungi Rosalinda yang sekarang tinggal di sana. Jadi ia tidak perlu tinggal di hotel jika ke sana.


__ADS_2